Jakarta – PT Pos Indonesia (Persero) (Posindo) mengincar pendapatan tahun ini tumbuh hingga 20 persen. Adapun target total pendapatan secara keseluruhan dipatok sebesar Rp 3,4 triliun di 2012 ini. Demikian disampaikan Direktur Utama Posindo I Ketut Mardjana, ditemui setelah acara penandatanganan kerjasama dengan PT UPS Cardig Internasional, di Jakarta, Kamis (15/03).
"Growthnya diharapkan dapat sebesar 14 persen hingga 20 persen setiap tahunnya. Angka ini didapat dari total keseluruhan pendapatan secara keseluruhan. Total keseluruhan yang menyangkut jasa keuangan, logistik, mail (surat), dan parsel. Total pendapatan yang kita harapkan di 2012 ini, bisa mencapai sekitar Rp 3,4 triliun. Tetapi tentu saja bisa lebih besar lagi," katanya.
Menurut Ketut Mardjana, target di angka tersebut relevan mengingat dulu Posindo hanya bisa mengcover 50 negara. Namun sekarang Posindo sudah bisa mengcover hampir 200 negara di seluruh dunia. Untuk mail (surat) Posindo menargetkan akan tumbuh sekitar 1,5 triliun hingga 1,6 triliun di 2012 ini. Angka itu sudah merupakan keseluruhan. Baik domestik dan internasional. "Malah kita targetkan bisa sampai 1,7 triliun untuk kiriman dokumen kita di tahun ini," tandasnya.
BERITA TERKAIT
Sementara target dari internasionalnya sendiri, Ia menyatakan, Posindo sudah menargetkan sebesar 447 miliar jumlah surat dan dokumen yang akan dikirimkan ke internasional. "Target 447 miliar untuk internasional itu adalah target kita sebelum kerjasama dengan UPS. Nah, setelah kerjasama ini untuk di awal mungkin peningkatannya masih sedikit. Tetapi kedepan akan luar biasa. Saya kira bisa terjadi peningkatan sebesar 10 persen untuk pos internasional," ungkap Ketut Mardjana.
Menurut Ketut Mardjana, salah satu alasan peningkatan ini juga dikarenakan oleh pertumbuhan teknologi informasi. "Semakin maju teknologi maka akan membuat orang semakin mudah. Misalkan dengan email bisa membeli barang dari negara mana saja. Maka dari situlah terjadi aliran barang. Inilah yang menyebabkan pertumbuhan paket menjadi luar biasa. Tentu juga bagi jasa keuangan. Orang akan kirim uang dari seluruh negara di dunia akan mudah. Dengan adanya perkembangan teknologi ini PT Pos Indonesia akan semakin bangkit karena mendapatkan energi baru," ungkapnya.
Ia berpendapat dengan teknologi masyarakat juga menjadi diuntungkan. Seperti bisa melacak jejak surat. Ini keuntungan karena teknologi. Lalu, biaya juga bisa menjadi lebih murah. Karena adanya efisiensi kecepatan dalam waktu pengiriman.
Salah satu cara dalam mengembangkan teknologi informasi, Ketut Mardjana meneruskan, adalah dengan partnership. "Nah dengan adanya partnership ini adalah salah satu cara bagaimana kita ini dapat mengembangkan bisnis dan bisa mengembangkan pasar kita. Lalu keuntungan lainnya adalah kita bisa menyerap teknologi-teknologi yang mereka gunakan," imbuhnya.






.jpg)










