• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

OJK : IIS 2025 Perlu Dijadikan Titik Balik Industri Asuransi Perkuat Pembangunan Nasional

by Stella Gracia
22 Mei 2025 - 17:16
16
VIEWS
OJK : IIS 2025 Perlu Dijadikan Titik Balik Industri Asuransi Perkuat Pembangunan Nasional
0
SHARES
16
VIEWS

BALI, Stabilitas.id – Industri perasuransian Indonesia menunjukkan tekad kuat untuk bertransformasi dan menjawab tantangan masa depan melalui penyelenggaraan Indonesia Insurance Summit (IIS) 2025 yang secara resmi dibuka hari ini di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dalam pidato kuncinya menyampaikan bahwa momentum IIS 2025 perlu dijadikan sebagai titik balik untuk memperkuat peran industri perasuransian dalam mendukung pembangunan nasional.

  • Baca juga: Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

“Untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, kita membutuhkan sistem keuangan yang inklusif, tangguh, dan produktif—dan di dalamnya, industri perasuransian memegang peran strategis yang tidak tergantikan. Transformasi menyeluruh perlu dilakukan: mulai dari tata kelola, penguatan modal, manajemen risiko, hingga digitalisasi layanan. Tetapi yang paling utama adalah membangun kembali kepercayaan publik. Kepercayaan adalah fondasi dari asuransi. Maka dari itu, inovasi, edukasi, dan integritas harus berjalan seiring untuk menghadirkan industri yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga dipercaya dan relevan bagi masyarakat luas,” tegas Mahendra.

BERITA TERKAIT

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Kenalkan Tokenisasi Aset Riil di Unair: OJK Minta Mahasiswa Cermati Prinsip 2L dan Hindari FOMO

Indonesia Tuan Rumah BCBS–ICBS 2026 di Bali: Bahas Risiko Kripto hingga Komputasi Kuantum Perbankan

Gagal Pulihkan Kinerja: OJK Cabut Izin Usaha PT Porto Ventura Kapital

Dalam sesi pembuka dengan paparan berjudul “Shaping the Future of Indonesia’s Insurance Sector”, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam membentuk arah masa depan industri perasuransian nasional.

“Masa depan industri perasuransian Indonesia bukan sesuatu yang kita tunggu, melainkan sesuatu yang harus kita bentuk bersama, secara kolektif, progresif, dan terarah. Di tengah tantangan global, disrupsi digital, dan perubahan kebutuhan masyarakat, transformasi menyeluruh di sektor ini adalah sebuah keniscayaan. Dengan tata kelola yang kuat, inovasi berbasis teknologi, dan kolaborasi erat antara regulator dan pelaku industri, saya yakin industri perasuransian dapat menjadi pilar utama ketahanan ekonomi nasional,” ungkap Ogi.

Indonesia Insurance Summit (IIS) 2025 merupakan inisiatif kolaboratif dari Dewan Asuransi Indonesia (DAI) bersama lima asosiasi anggotanya, yaitu Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APPARINDO), serta Asosiasi Penilai Kerugian Asuransi Indonesia (APKAI).

Tahun ini, IIS mengangkat tema besar “Reimagining the Future of Insurance: Innovation for a Sustainable Future”, sebagai bentuk komitmen industri untuk mendorong inovasi dan keberlanjutan secara menyeluruh.

IIS 2025 terdiri dari rangkaian kegiatan yang berlangsung selama empat hari. Acara dimulai dengan Welcoming & Networking Night pada 21 Mei 2025 di Gamelan Ballroom, Sofitel Bali Nusa Dua, sebagai ajang pertemuan informal dan silaturahmi antara regulator, pelaku industri, dan mitra strategis.

Seminar utama diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada 22 dan 23 Mei 2025, dengan agenda pembahasan mencakup roadmap industri perasuransian, integrasi prinsip ESG dan green finance, penguatan regulasi, transformasi digital, serta risiko-risiko baru dalam ekosistem asuransi.

  • Baca juga: Kenalkan Tokenisasi Aset Riil di Unair: OJK Minta Mahasiswa Cermati Prinsip 2L dan Hindari FOMO

IIS 2025 ditutup dengan sesi Golf Networking pada 24 Mei 2025 yang berlangsung di New Kuta Golf Pecatu, sebagai wadah relaksasi sekaligus memperkuat jejaring bisnis secara informal.

Ketua Umum DAI, Yulius Bhayangkara, menegaskan bahwa IIS 2025 merupakan panggilan kolektif bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bertindak dan merancang masa depan industri yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Tema tahun ini, ‘Reimagining the Future of Insurance: Innovation for a Sustainable Future’, bukan sekadar aspirasi. Ini adalah ajakan untuk berpikir lebih berani dan bekerja bersama menciptakan masa depan industri yang lebih cerdas, inklusif, dan berdampak nyata. Kita melihat pertumbuhan yang lebih kuat, portofolio produk yang lebih tangguh, kondisi keuangan yang membaik, dan harmonisasi regulasi yang semakin baik. Yang terpenting, kita mulai memulihkan dan membangun kembali kepercayaan publik melalui transparansi, akuntabilitas, dan inovasi,” ujar Yulius.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada AAJI sebagai penyelenggara utama pada tahun ini, serta atas kontribusi seluruh pihak yang telah memungkinkan terselenggaranya IIS 2025.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada OJK, Dewan Asuransi Indonesia, seluruh asosiasi anggota DAI, para sponsor, serta seluruh peserta yang telah bersama-sama menyukseskan Indonesia Insurance Summit 2025. Forum ini dirancang tidak hanya sebagai konferensi tahunan, melainkan juga sebagai wadah kolaborasi lintas sektor yang strategis untuk menyatukan visi, mengidentifikasi tantangan, dan memperkuat sinergi industri dalam menghadapi masa depan,” ujar Budi.

Sepanjang tiga hari pelaksanaan, IIS 2025 menghadirkan kurang lebih 700 peserta dan lebih dari 30 narasumber nasional dan internasional dari berbagai latar belakang.

Selain sesi plenary, IIS 2025 juga menghadirkan breakout session yang diselenggarakan oleh masing-masing asosiasi anggota DAI. Setiap sesi membahas isu strategis sesuai dengan karakter sektor masing-masing, seperti tema “The Future is Predictive: How AI is Transforming Risk Assessment and Claims Management” untuk asuransi jiwa, “Developing Agricultural Insurance in Indonesia Through Roadmap 2025–2030” untuk asuransi umum, “Riding the Wave of Sharia Spin-off: Trends, Opportunities and Strategic Priorities for the Insurance Industry” untuk asuransi syariah, dan “Dialog dengan OJK tentang Pengembangan SDM di Perusahaan (sesuai POJK 34/2024)” untuk sektor pialang asuransi. Sesi-sesi ini memberikan ruang eksplorasi yang lebih fokus dan mendalam terhadap isu-isu sektoral yang relevan bagi masa depan industri.

  • Baca juga: Indonesia Tuan Rumah BCBS–ICBS 2026 di Bali: Bahas Risiko Kripto hingga Komputasi Kuantum Perbankan

Sebagai bentuk konkret peningkatan kompetensi, seluruh peserta seminar IIS 2025 juga berhak mendapatkan poin pengembangan profesional (CPD) dari berbagai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), baik berupa SKP, PSB, CPD, PDU, maupun sertifikasi level 5, 6, dan 7. Kolaborasi ini menjadi bukti dukungan nyata IIS 2025 terhadap pelaksanaan POJK 34 Tahun 2024, yang mewajibkan setiap pelaku industri untuk mengalokasikan minimal 3,5% dari beban SDM untuk pengembangan kompetensi.

Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan, IIS 2025 diharapkan mampu memperkuat posisi industri perasuransian sebagai sektor yang tidak hanya bertumbuh, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan ekonomi nasional.***

Tags: aajiAASIAAUIDAIIIS 2025Indonesia Insurance SummitojkPembangunan NasionalPeran Asuransi
 
 
 
 
 
Previous Post

Hormati Proses Hukum Terkait Kredit PT Sritex, Bank DKI Komit dengan Prinsip GCG 

Next Post

BNI Borong 3 Penghargaan di Ajang Triple A Treasurise Awards 2025 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2026 - 00:22

LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis asuransi berlaku mulai Juli 2027 dengan menerapkan skema pendaftaran bertahap dan seleksi kesehatan modal....

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:51

Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia Agustus 2026 tetap sehat sebesar US$459,3 miliar (tumbuh 5,6% yoy) dengan rasio PDB 30,9% didominasi...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

by Stella Gracia
13 Oktober 2026 - 13:23

Kementerian Pariwisata meluncurkan rute wisata Camino de Flores. Program ini bertujuan meratakan distribusi wisatawan dan memulihkan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara...

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

by Stella Gracia
12 Oktober 2026 - 12:21

Survei Konsumen BI September 2026 mencatat IKK tetap optimis di level 118,1 di tengah kenaikan rasio belanja konsumsi masyarakat menjadi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
BNI Borong 3 Penghargaan di Ajang Triple A Treasurise Awards 2025 

BNI Borong 3 Penghargaan di Ajang Triple A Treasurise Awards 2025 

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance