OJK mencabut izin usaha PT Credit Saison Indonesia Finance usai perseroan gagal memulihkan kinerja keuangan pada masa pengawasan khusus.
Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha perusahaan pembiayaan PT Credit Saison Indonesia Finance (PT CSIF). Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-57/D.06/2026 tertanggal 24 September 2026.
Langkah tegas ini diambil setelah perseroan yang berkantor di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, tersebut dinyatakan sebagai entitas yang tidak dapat disehatkan.
Pencabutan izin usaha ini mengacu pada Pasal 38 Peraturan OJK (POJK) Nomor 49 Tahun 2024 yang telah diperbarui melalui POJK Nomor 25 Tahun 2025. Beleid ini mengatur tata kelola pengawasan dan tindak lanjut penanganan lembaga pembiayaan bermasalah.
BERITA TERKAIT
OJK menyatakan telah memberikan tenggat waktu yang memadai bagi perseroan untuk mengeksekusi rencana perbaikan (action plan). Namun, hingga masa pengawasan khusus berakhir, manajemen PT CSIF gagal mengatasi akar persoalan yang membelit kesehatan keuangannya.
Sejak izin usaha dicabut, PT CSIF dilarang keras menjalankan seluruh aktivitas bisnis pembiayaan. Otoritas mewajibkan perseroan untuk menuntaskan seluruh hak dan kewajiban debitur, kreditur, maupun pihak terkait lainnya.
OJK juga memerintahkan pemegang saham perseroan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling lambat 30 hari kerja sejak penetapan keputusan. Agenda utama RUPS tersebut wajib memutuskan pembubaran badan hukum perusahaan serta pembentukan Tim Likuidasi.
Guna menjamin kepastian bagi masyarakat, perseroan diwajibkan menunjuk penanggung jawab gugus tugas dan pusat layanan nasabah dalam kurun lima hari kerja. Konsumen dapat menyampaikan pengaduan melalui saluran resmi di nomor kontak 0817 6324 339, surat elektronik alit@creditsaison-id.com, atau mendatangi kantor perwakilan di Cyber 2 Tower Lantai 29, Kuningan, Jakarta Selatan.
OJK menegaskan tindakan pengawasan ini merupakan wujud konsistensi regulator dalam menjaga industri pembiayaan tetap sehat dan berdaya saing.

















