JAKARTA, Stabilitas– Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan mengatakan, saat ini total aset lembaga menembus angka Rp103Triliun pada periode Januari hingga September 2018. Aset tersebut terbagi atas aset investasi sebesar Rp90,56T sedangkan sebanyak Rp11,25Triliun merupakan kas dan piutang lembaga.
“Untuk aset tetap lembaga, LPS mencatat sebanyak Rp102,5Milyar dan sianya merupakan aset lainnya,”kata Fauzi dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (10/1/2019)
Untuk pendapatan dalam periode waktu sebelas bulan, Fauzi mengungkapkan LPS berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp16.8Triliun dengan perincian pendapatan premi sebesar Rp10,9Triliun dan pendapatan investasi sebesar Rp5.9Triliun.
BERITA TERKAIT
Sementara itu dari sisi kinerja operasional LPS, Direktur Eksekutif Klaim dan Resolusi Bank LPS Ferdinan Dwikoraja Purba mengatakan sejak tahun 2005 dilaporkan LPS telah melikuidasi 92 bank yang terdiri dari 1 bank umum dan 91 Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
“Untuk tahun 2018 saja ada 7 bank yang sudah dilikuidasi .”kata Purba. Purba menambahkan, jumlah pembayaran klaim yang telah dilakukan oleh bank yang dilikuidasi sebesar Rp1.06triliun
“Saat ini kami proses bank yang sudah selesai likuidasi sebanyak 72 bank dari 92 sehingga yang sekarang dalam proses penyelesaian likuidsi ada 20 bank”tutup Purba.
















