• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Juni 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

Akhirnya Bank Neo Commerce Balikkan Rugi Menjadi Laba di Akhir 2024

oleh Stella Gracia
27 Maret 2025 - 10:55
78
Dilihat
Akhirnya Bank Neo Commerce Balikkan Rugi Menjadi Laba di Akhir 2024

Eri Budiono Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk

0
Bagikan
78
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), sebagai pionir bank digital dengan layanan perbankan terlengkap di Indonesia, mencatat peningkatan kinerja operasional dan bisnis sepanjang tahun 2024. Dengan pertumbuhan bisnis yang konsisten dan berkelanjutan, BNC terus meraih berbagai pencapaian positif dan semakin memperkuat posisinya di industri perbankan digital.

Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Eri Budiono, mengungkapkan, BNC berhasil menutup tahun 2024 dengan mencatat laba Rp19,88 miliar, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi Bank Neo Commerce. “Fokus utama kami di tahun lalu, yaitu memperkuat fundamental bank, meningkatkan kualitas kredit, mempertahankan pendapatan bunga, serta menjalankan efisiensi operasional, telah membuahkan hasil yang positif,” katanya melalui siaran pers, dikutip Kamis (27/3).

Keberhasilan Bank dalam melakukan transformasi terlihat antara lain dari penurunan Rasio Kredit Bermasalah atau NPL net dari 0,95% di tahun 2023 menjadi 0,30% di akhir tahun 2024 dan penurunan rasio Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) sebesar 12,93%, dari 112,27% di tahun 2023 menjadi sebesar 99,34% di tahun 2024. Selain itu, tercatat perbaikan efisiensi dari sisi rasio beban operasional terhadap pendapatan bunga bersih atau cost to income ratio (CIR), yang mana posisi CIR turun menjadi 31,47% per Desember 2024 dari setahun sebelumnya 41,52%. Berbagai upaya ini, membuat Bank mampu mencatatkan laba di akhir tahun 2024 dari rugi sebesar Rp573 miliar di akhir tahun 2023.

BERITA TERKAIT

Satgas PASTI 2026 Catat 2.379 Aduan, Bos BNC Ingatkan Bahaya Investasi Berkedok FOMO

Laba Tumbuh Berlipat Ganda, Bank Neo Commerce Pertebal Modal Lewat Laba Ditahan

Balikkan Keadaan, Bank Neo Commerce (BBYB) Kantongi Laba Rp136,9 Miliar di Kuartal I/2026

Klarifikasi Bank Neo Commerce: Izin yang Dicabut OJK Terkait Produk yang Belum Rilis

“Penting bagi kami untuk memperkuat fundamental Bank dengan memerhatikan secara teliti berbagai aspek operasional perbankan, diantaranya dengan melakukan perbaikan tata kelola terutama dalam aspek kepatuhan dan pengelolaan kredit yang disalurkan. Ini untuk memastikan bahwa Bank kedepannya dapat melakukan strategi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sehingga berbagai layanan untuk nasabah kami dan profitabilitas Bank dapat ditingkatkan,” jelas Eri.

BNC semakin fokus menerapkan kegiatan pengelolaan penyaluran kredit yang lebih selektif dan memberikan perhatian yang lebih besar lagi terhadap kualitasnya. Per 31 Desember 2024, BNC telah menyalurkan kredit sebesar Rp8,82 triliun, turun dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp10,78 triliun.

Dari sisi pendanaan, per 31 Desember 2024 perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNC mencapai Rp13,06 triliun, sedikit terjadi penyesuaian dari posisi yang sama sebelumnya di tahun 2023 sebesar Rp13,87 triliun, dengan cost of fund yang turun dari 6,22% menjadi 6,05%. Sementara itu, komposisi Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 67,53%, dengan tingkat CAR yang mengalami peningkatan menjadi 35,30% di posisi Desember 2024 dari 27,86% di posisi yang sama di tahun sebelumnya.

BNC terus mengembangkan produk-produk Wealth Management agar nasabah senantiasa dapat bertransaksi secara digital dan aman untuk memenuhi kebutuhan finansial mereka. Berbagai hasil positif ini menunjukkan bahwa Bank Neo Commerce telah berada pada jalur yang tepat dalam melakukan transformasi finansial yang signifikan dan menjadi bank dengan layanan digital yang aman bagi masyarakat.

Sedangkan dari sisi total aset mengalami sedikit penurunan dari sebesar Rp18,17 triliun di Desember 2023, menjadi Rp17,41 triliun di Desember 2024. Di sepanjang tahun 2024, BNC berhasil mempertahankan tingkat Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) BNC secara tahunan (yoy) di tahun 2024 sebesar Rp2,74 triliun, sedikit di bawah posisi yang sama di tahun 2023 yang sebesar Rp2,90 triliun.

Di tahun 2025 ini, Bank Neo Commerce akan menitikberatkan pada pertumbuhan penyaluran kredit yang ditargetkan di kisaran 12% hingga 15%, fokus pada penyaluran kredit yang berkualitas untuk menjaga NPL tetap sehat, melakukan perluasan pasar dan diversifikasi segmen nasabah. Selain itu, BNC juga akan fokus untuk mengembangkan sektor dana murah (CASA), payroll, serta cash management sembari terus mempertahankan operasional perbankan yang sehat dan efisien.

“Bank Neo Commerce memiliki keunggulan kompetitif yaitu kecepatan dalam eksekusi sehingga kami memiliki berbagai layanan dan produk perbankan yang lebih lengkap tersedia di aplikasi neobank milik BNC. Kami akan memaksimalkannya dengan memberikan offering yang lebih bervariasi agar nasabah memiliki lebih banyak pilihan dan pada akhirnya semakin sering menggunakan berbagai produk perbankan yang tersedia,” ungkap Eri.

Berbagai upaya Bank untuk memastikan kinerja semakin membaik di sepanjang tahun 2024, berlanjut di tahun 2025 ini. Di dua bulan pertamanya, yaitu Januari dan Februari, BNC berhasil mencatatkan laba yang jauh lebih besar, masing-masing sebesar Rp69,24 miliar dan Rp41,67 miliar.

“Kami percaya Bank Neo Commerce berada pada lajur yang tepat untuk terus semakin baik ke depannya, terlihat dengan pencapaian baik di tahun 2024 berlanjut hingga awal tahun 2025 ini. Di dua bulan pertama saja, kami berhasil membukukan laba senilai total Rp110,91 miliar. Momentum ini akan terus kami jaga untuk semakin lebih baik lagi ke depannya. Senantiasa terus memberikan pelayanan perbankan terbaik bagi nasabah setia yang telah memercayakan BNC menjadi bank pilihannya dalam menempatkan dan meminjam dana, serta bertransaksi finansial,” tutup Eri. ***

Tags: Bank Neo CommerceBNC
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Gelar Santunan dan Bakti Sosial, KJEJ Kolaborasi dengan LPS, Bank DKI, dan Sejumlah Perusahaan

Selanjutnya

Kesenjangan AI: Pemimpin di Industri Keuangan Hadapi Tantangan Tata Kelola Data & Tuntutan Infrastruktur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Investasi SDM Jangka Panjang BNI Hantar Devin/Faathir ke Final Macau Open 2026

Investasi SDM Jangka Panjang BNI Hantar Devin/Faathir ke Final Macau Open 2026

oleh Sandy Romualdus
20 Juni 2026 - 22:31

Stabilitas.id – Langkah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dalam memperkuat ekosistem olahraga nasional sebagai bagian dari investasi kemanusiaan...

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

oleh Yusrizal Bagoes
20 Juni 2026 - 16:27

Stabilitas.id – PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) secara agresif membidik klaster komunitas kreatif dan generasi muda lewat strategi pemasaran...

BNI Dukung Kebijakan Pemerintah Tarik Dana Rp200 T untuk Perkuat Likuiditas Perbankan

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

oleh Sandy Romualdus
20 Juni 2026 - 13:09

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui Program Desa...

Perkuat Strategi Beyond Mortgage, BTN Caplok Kredit Konsumer SMBC Indonesia Rp20 Triliun

Perkuat Beyond Mortgage, BTN (BBTN) Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM

oleh Sandy Romualdus
19 Juni 2026 - 23:18

Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) terus mempercepat langkah ekspansi bisnisnya di luar pembiayaan perumahan inti melalui...

Stabilitas dalam Tekanan, OJK Waspadai Risiko Fintech & Geopolitik

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

oleh Stella Gracia
19 Juni 2026 - 13:46

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis paket kebijakan adaptif dan terukur di sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura,...

Laba Bank BSN Mengalir Deras, Tercatat Melampaui 40%

Laba Bank BSN Mengalir Deras, Tercatat Melampaui 40%

oleh Sandy Romualdus
19 Juni 2026 - 10:34

Stabilitas.id - Mengikuti jejak kinerja positif PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sebagai induk usaha, PT Bank Syariah Nasional...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Jangkau Permukiman Padat, SIG Sediakan Layanan Beton Siap Pakai MiniMix

Investasi SDM Jangka Panjang BNI Hantar Devin/Faathir ke Final Macau Open 2026

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

Andalkan AI dan Platform Elevate, SIG Rombak Total Sistem Manajemen Performa

Kemenkeu Kantongi Dukungan Beijing, Penerbitan Panda Bond Dipercepat

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

Perkuat Beyond Mortgage, BTN (BBTN) Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Kesenjangan AI: Pemimpin di Industri Keuangan Hadapi Tantangan Tata Kelola Data & Tuntutan Infrastruktur

Kesenjangan AI: Pemimpin di Industri Keuangan Hadapi Tantangan Tata Kelola Data & Tuntutan Infrastruktur

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance