• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Klarifikasi Bank Neo Commerce: Izin yang Dicabut OJK Terkait Produk yang Belum Rilis

oleh Sandy Romualdus
27 Maret 2026 - 17:31
198
Dilihat
Bank Neo Commerce Dorong Literasi Digital, Tekankan Tanggung Jawab Nasabah dalam Transaksi Online
0
Bagikan
198
Dilihat

Stabilitas.id – Manajemen PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) memberikan klarifikasi resmi menyusul keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang membatalkan status perseroan sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek (MPPE) Kelembagaan Level I.

Direktur Utama Bank Neo Commerce, Eri Budiono, menegaskan bahwa pencabutan izin tersebut tidak berdampak pada kegiatan operasional maupun layanan produk perbankan digital yang saat ini dinikmati oleh nasabah. Ia menjelaskan bahwa izin yang dibatalkan tersebut berkaitan dengan program referal perdagangan saham yang memang belum diluncurkan oleh Bank.

  • Baca juga: Indeks Inklusi Syariah Baru 13,24%, OJK Bersama DPR dan LPS Pacu Ekosistem EKSiS 2026

“Keputusan tersebut berkaitan dengan izin referal kepada perusahaan sekuritas untuk nasabah yang tertarik melakukan trading saham, yang hingga saat ini belum diluncurkan oleh Bank,” ujar Eri dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/3/2026).

BERITA TERKAIT

Indeks Inklusi Syariah Baru 13,24%, OJK Bersama DPR dan LPS Pacu Ekosistem EKSiS 2026

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Semangat Menabung dari Tapal Batas Selatan Nusantara

Menurut Eri, program referal saham tersebut sejatinya dirancang sebagai bagian dari pengembangan layanan Wealth Management masa depan. Namun, pihak manajemen memilih untuk menunda peluncurannya guna memastikan kesiapan operasional, sistem, serta pengalaman nasabah yang optimal.

BNC berkomitmen untuk menjalankan setiap aksi korporasi berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan manajemen risiko yang terukur.

Perseroan memastikan bahwa produk investasi lainnya di aplikasi neobank tetap tersedia dan dapat diakses secara penuh tanpa gangguan. Beberapa layanan yang dipastikan tetap beroperasi normal antara lain:

  • Investasi Reksa Dana

    • Baca juga: Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi
  • Produk Bancassurance

  • Layanan transaksi Emas

  • Produk perbankan digital lainnya.

“Keamanan transaksi nasabah pada seluruh produk di aplikasi neobank telah memiliki perizinan yang sah serta diawasi oleh regulator, baik OJK maupun Bank Indonesia,” tambah Eri.

Sebagai bank digital yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, BNC menyatakan penghormatan penuh terhadap kebijakan OJK dan akan terus melakukan koordinasi aktif dengan otoritas terkait. Langkah ini diambil untuk memastikan kepatuhan total terhadap regulasi pasar modal dan perbankan yang berlaku.

  • Baca juga: Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam spekulasi negatif di pasar modal terkait emiten bersandi BBYB tersebut, sekaligus menegaskan bahwa strategi inklusi keuangan digital perseroan tetap berjalan sesuai roadmap berkelanjutan di tahun 2026. ***

Tags: Bank Neo CommerceBBYBEri Budionoklarifikasi BNClayanan perbankan digitalneobankojkPasar ModalSahamWealth Management
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Transformasi KUR: Menkeu Purbaya Siapkan Skema Dana Bergulir Rp200 Triliun via PNM

Selanjutnya

Penyelenggara Pindar Terbukti Langgar UU Antimonopoli, OJK Fokus Benahi Manfaat Ekonomi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kolaborasi Bank BSN dan BAZNAS, ZIS Bakal Mudah Dibayar Lewat Bale Syariah

Kolaborasi Bank BSN dan BAZNAS, ZIS Bakal Mudah Dibayar Lewat Bale Syariah

oleh Sandy Romualdus
21 Agustus 2026 - 13:40

Bank BSN menyediakan layanan keuangan dan akses kepada nasabah, sementara BAZNAS memiliki amanah besar dalam pengelolaan zakat secara nasional. Stabilitas.id...

Usung Semangat Beudaya Meusare Sare, KKI 2026 Pacu Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra dan NTT

Terintegrasi Aplikasi OCTO, KKI Ritel CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran QRIS

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:50

CIMB Niaga resmi luncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Ritel. Terhubung aplikasi OCTO dan QRIS, kartu ini tawarkan bebas iuran serta...

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

Rasio LaR Turun 145 Bps, BRI Jaga NPL Coverage Tebal di Level 179,45%

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:49

BRI catat perbaikan kualitas aset dengan rasio NPL turun jadi 3,01% dan LaR 9,67%. Direktur Manajemen Risiko Ety Yuniarti tegaskan...

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:13

BRI luncurkan tampilan baru Qlola by BRI New Skin. Pengguna aktif capai 99.000+ dengan volume transaksi Rp8.799 triliun sepanjang semester...

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:10

Dukung arahan Presiden Prabowo soal Bank Emas Indonesia, BRI Group lewat Holding Ultra Mikro dan Pegadaian catat kelolaan ekosistem emas...

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

oleh Sandy Romualdus
20 Agustus 2026 - 17:30

Milad ke-1 Bank BSN catat laba kotor Rp643,6 miliar (naik 40%) dan aset Rp81,1 triliun per Juli 2026. Dirut BTN...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kolaborasi Bank BSN dan BAZNAS, ZIS Bakal Mudah Dibayar Lewat Bale Syariah

Kemenkeu Peduli Salurkan Bantuan Logistik Rp 565,2 Juta untuk Pengungsi Gempa Nusa Tenggara Timur

Komisi XI DPR dan Kemenkeu Tinjau Gempa Flores: Pemulihan Bencana Tidak Berhenti di Fase Tanggap Darurat

RAPBN 2027 Targetkan Ekonomi Tumbuh 6%: Wamenkeu Suahasil Buka-Bukaan Strategi Efisiensi Anggaran

ULN Swasta Masih Kontraksi, Penarikan Utang Pemerintah Kuartal II/2026 Melambat

Sabet IACA Award 2026, BI Manfaatkan Limbah Racik Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Energi

Terintegrasi Aplikasi OCTO, KKI Ritel CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran QRIS

Rasio LaR Turun 145 Bps, BRI Jaga NPL Coverage Tebal di Level 179,45%

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Kontestasi Seleksi Komisioner OJK

Penyelenggara Pindar Terbukti Langgar UU Antimonopoli, OJK Fokus Benahi Manfaat Ekonomi

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance