BERITA TERKAIT
JAKARTA-PT AKR Corporindo Tbk di sisa waktu tahun ini siap membangun tujuh gerai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (SPBKB). Hal itu dilakukan terkait dengan status perusahaan sebagai Lembaga Penyalur Bahan Bakar MInyak (BBM) Satu Harga di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Indonesia. “Tujuh gerai lagi akan menyusul. Untuk saat ini kami telah meresmikan SPBKB AKR Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat sebagai Lembaga Penyalur BBM Satu Harga,” ujar Direktur AKR Corporindo, Nery Polim, dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (8/11). Selain yang telah diresmikan di Kawasan Ledo, menurut Ney, pihaknya juga tengah dalam persiapan peresmian SPBKB Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Menurut Nery, langkah perusahaan berkode emiten AKRA ini untuk terus menambah gerai SPBKB di wilayah perbatasan, adalah demi mendukung pemerintah dalam mewujudkan Program BBM Satu Harga di seluruh wilayah di Indonesia. Untuk ketujuh gerai yang bakal dibangun hingga akhir tahun 2018 ini, meliputi Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat, Provinsi Lampung, dan di Kabupaten Bengkayang, Ketapang, Landak, Sintang dan Melawi, Propinsi Kalimantan Barat. Ketujuh gerai tersebut bakal menambah 135 gerai SPBKB dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) existing milik perusahaan yang tersebar di 72 kabupaten/kota dan 12 provinsi di Indonesia. 12 provinsi itu meliputi Sumatera Utara, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali. “Dengan berdiri dan beroperasionalnya kedua outlet SPBKB AKR di Bengkayang dan Sanggau ini diharapkan masyarakat sekitar dapat menikmati BBM dengan harga yang sama sebagaimana ditetapkan oleh pemerintah,” tegas Nery.
















