• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Asumsi Makro RAPBN 2027 Disepakati, Target Pendapatan Per Kapita Naik Jadi Rp 96,4 Juta

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 17:16
22
VIEWS
Tren Kontraksi Berakhir, Penerimaan Pajak Semester I-2026 Melonjak 24,6% Jadi Rp 1.035,7 Triliun
0
SHARES
22
VIEWS

Pemerintah dan DPR resmi menyepakati asumsi dasar makro RAPBN 2027. Target pertumbuhan ekonomi dipatok 5,8%-6,5% dengan pendapatan per kapita naik jadi Rp 96,4 juta.

Stabilitas.id – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi menyepakati bauran asumsi dasar ekonomi makro serta kerangka postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Salah satu poin krusial yang disetujui adalah target Pendapatan Nasional Bruto atau Gross National Income (GNI) per kapita yang dibidik menyentuh angka Rp 96,4 juta.

  • Baca juga: Rapor APBN Agustus 2026: Keseimbangan Primer Surplus Rp154 Triliun di Tengah Defisit Fiskal

Laporan hasil panja pembahasan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Wihadi Wijanto, dalam Sidang Paripurna DPR Ke-23 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Kamis (2/7).

Wihadi menuturkan, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 mengusung tema besar ‘Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas Investasi dan Industri’. Tema inilah yang dijadikan kompas utama dalam mengarsiteki jajaran target pembangunan nasional pada tahun depan.

BERITA TERKAIT

Rapor APBN Agustus 2026: Keseimbangan Primer Surplus Rp154 Triliun di Tengah Defisit Fiskal

Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

Satu Tahun Kemudi Fiskal Purbaya: Taruhan Ratusan Triliun Mendobrak Stagnasi

Disiplin Fiskal Topang Optimisme, Pasar Saham dan Obligasi RI Catat Kinerja Gemilang di Agustus 2026

“Sasaran pembangunan untuk pertumbuhan ekonomi target tahun 2027 berada di kisaran 5,8% sampai 6,5%. Gross national income per capita ditargetkan sebesar US$ 5.800 sampai US$ 5.840, yang jika dikonversi dalam mata uang rupiah adalah senilai Rp 96,4 juta,” urai Wihadi dalam paparannya.

Patokan jatah kesejahteraan ini terpantau melonjak jika dibandingkan dengan target pada APBN 2026 yang sebelumnya berada di level US$ 5.520 atau setara Rp 92,68 juta. Apabila dibedah secara bulanan, rerata pendapatan masyarakat Indonesia ditargetkan merangkak naik dari Rp 7,72 juta per bulan pada 2026 menjadi Rp 8,03 juta per bulan pada 2027.

Bidikan Indikator Kesejahteraan Sosial

Tidak hanya berfokus pada pacuan roda pertumbuhan ekonomi makro murni, kesepakatan fiskal ini turut menetapkan batas target perbaikan pada indikator kesejahteraan sosial masyarakat:

  • Tingkat Kemiskinan: Ditargetkan mampu ditekan ke kisaran 6,0% hingga 6,5%.

    • Baca juga: Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global
  • Kemiskinan Ekstrem: Diharapkan dapat terkikis habis hingga menyentuh level 0%.

  • Rasio Gini (Ketimpangan): Diproyeksikan berada di level moderat 0,362 – 0,367.

  • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Ditargetkan melandai ke angka 4,30% – 4,87%.

  • Lapangan Kerja Baru: Penciptaan lapangan kerja baru ditargetkan mampu menyerap 2,57 juta hingga 3,49 juta orang, dengan proporsi sektor formal dikunci pada level 40,81%.

“Peningkatan kesejahteraan rakyat adalah tujuan utama dari seluruh gerak pembangunan nasional,” tambah Wihadi. Secara garis besar, seluruh arah kebijakan makro ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, dengan penyesuaian target lifting migas yang dipatok sedikit lebih agresif dari draf awal.

Tabel Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2027

Indikator Ekonomi Makro Target / Pagu Kesepakatan
Pertumbuhan Ekonomi 5,8% – 6,5%
Tingkat Inflasi 1,5% – 3,5%
Suku Bunga SBN Tenor 10 Tahun 6,5% – 7,3%
Nilai Tukar Rupiah (per dolar AS) Rp 16.800 – Rp 17.500
Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP) US$ 70 – US$ 95 per barel
Lifting Minyak Mentah 605 – 620 ribu barel per hari
Lifting Gas Bumi 951 – 990 ribu barel setara minyak per hari

Tabel Kerangka Postur RAPBN 2027

  • Baca juga: Satu Tahun Kemudi Fiskal Purbaya: Taruhan Ratusan Triliun Mendobrak Stagnasi
Komponen Fiskal Persentase Terhadap PDB
Total Pendapatan Negara 12,01% – 12,40%
– Penerimaan Perpajakan 10,16% – 10,50%
– Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) 1,85% – 1,89%
– Penerimaan Hibah 0,002% – 0,003%
Total Belanja Negara 13,81% – 14,80%
– Belanja Pemerintah Pusat 11,26% – 12,01%
– Transfer ke Daerah (TKD) 2,55% – 2,79%
Keseimbangan Primer 0,45% hingga minus 0,14%
Defisit APBN 1,80% – 2,40%
Pembiayaan Investasi minus 0,50% hingga minus 0,90%
Rasio Utang Pemerintah 40,31% – 40,64%

Dengan kisaran defisit yang dirancang lebih ketat di level 1,80% hingga 2,40% dari PDB, arsitektur anggaran 2027 ini diharapkan mampu menjaga kredibilitas fiskal Indonesia di mata dunia sekalian mengamankan ruang gerak bagi akselerasi industri domestik. ***

Tags: #Pertumbuhan EkonomiAsumsi Makro 2027Banggar DPRdefisit apbnKesejahteraan RakyatPendapatan per KapitaRAPBN 2027Rasio UtangSuku Bunga SBNWihadi Wijanto
 
 
 
 
 
Previous Post

Strategi Dual License Sukses, Laba Bersih BSI Melejit 16,73% Per Mei 2026

Next Post

Himbara Minta Kepastian Tenor SAL untuk Kredit UMKM, Menkeu: Kita Harus Antisipasi Kas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Hampir 30 Tahun Terjebak Middle Income Trap, Kepala Bappenas Dorong Inovasi dan Industri Semikonduktor

Hampir 30 Tahun Terjebak Middle Income Trap, Kepala Bappenas Dorong Inovasi dan Industri Semikonduktor

by Stella Gracia
26 Oktober 2026 - 15:13

Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mendorong inovasi teknologi dan ekosistem industri semikonduktor guna membawa Indonesia keluar dari middle income trap. Stabilitas.id...

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 15:26

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rakornas TPAKD 2026, meresmikan DNKK, dan menyiapkan pembiayaan rakyat Rp400 triliun pada tahun mendatang Stabilitas.id - Presiden...

Kuasai 20 Persen Pangsa Pasar Perth, TransNusa Kini Terbangi Rute Melbourne–Bali

Kuasai 20 Persen Pangsa Pasar Perth, TransNusa Kini Terbangi Rute Melbourne–Bali

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 14:46

TransNusa resmi meluncurkan rute langsung Melbourne–Bali empat kali sepekan, membuka konektivitas jaringan Beyond Bali ke 11 destinasi dan hub Asia....

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Manufaktur Tetap Ekspansif, PMI-BI Kuartal III/2026 Naik ke Level 52,28 Persen

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:15

Bank Indonesia mencatat PMI-BI kuartal III 2026 naik ke level 52,28 persen dan diproyeksikan menguat ke 52,37 persen pada kuartal...

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Sambut Libur Akhir Tahun, BI Proyeksikan SBT Kegiatan Usaha Kuartal IV/2026 Tumbuh 10,77 Persen

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:10

Hasil SKDU Bank Indonesia menunjukkan kegiatan dunia usaha kuartal III 2026 terjaga dengan SBT 11,46 persen dan kapasitas produksi 73,75...

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Jaring Talenta Vokasi Global, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Berstandar Internasional

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:09

Kemnaker menggelar InaSkills 2026 pada 26–31 Oktober untuk menjaring talenta vokasi berstandar internasional menuju WorldSkills. Stabilitas.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Transaksi wondr Tembus Rp1.774 Triliun, BNI Akselerasi Inovasi Layanan Keuangan Digital

Nilai Saham Belum Cerminkan Fundamental, Semen Indonesia Kaji Aksi Buyback

Perkuat Asuransi dan Dana Pensiun, OJK Rilis Roadmap Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

Konsisten Perkuat GCG, BRI Masuk Jajaran Top 50 BigCap IICD Corporate Governance Award 2026

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

Saham BBNI Bangkit ke Level Rp3.400, Analis Soroti Valuasi Menarik Perbankan BUMN

Nilai Transaksi Tumbuh 32 Persen, BRI Rilis Qlola Mobile untuk Nasabah Korporasi

Siasat OJK Perkuat Perisai Finansial Siswa di Era Digital

Topang 2,97 Juta UMKM, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp271,20 Triliun per Kuartal III/2026

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Tren Kontraksi Berakhir, Penerimaan Pajak Semester I-2026 Melonjak 24,6% Jadi Rp 1.035,7 Triliun

Himbara Minta Kepastian Tenor SAL untuk Kredit UMKM, Menkeu: Kita Harus Antisipasi Kas

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance