• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi Infrastruktur

Beban Proyek Whoosh: WIKA Tagih Piutang Rp5,02 Triliun, Arbitrase SIAC Ditunda

oleh Stella Gracia
7 April 2026 - 10:43
59
Dilihat
Beban Proyek Whoosh: WIKA Tagih Piutang Rp5,02 Triliun, Arbitrase SIAC Ditunda
0
Bagikan
59
Dilihat

Stabilitas.id – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) tengah mengupayakan penyelesaian piutang raksasa terkait proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Emiten konstruksi pelat merah ini mencatatkan klaim cost overrun yang belum terbayar sebesar Rp5,02 triliun dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, mengungkapkan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk menunda proses hukum di Singapore International Arbitration Centre (SIAC) dan beralih ke jalur mediasi guna mencari titik temu yang lebih cepat.

  • Baca juga: Ancaman Forced Delisting Mengintai, BEI Rilis Daftar 59 Emiten Terancam Didepak dari Bursa

“Atas kesepakatan WIKA dan KCIC, kita sedang dimediasi. Jadi, proses SIAC ditunda dulu. Sebisa mungkin penyelesaian dilakukan melalui mediasi,” ujar Agung dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).

BERITA TERKAIT

Ancaman Forced Delisting Mengintai, BEI Rilis Daftar 59 Emiten Terancam Didepak dari Bursa

Garap Proyek Tol Harbour Road II Rp5,22 Triliun, WIKA Fokus Pemulihan Arus Kas

Ada Proyek SUTT di Jalur Padalarang-Tegalluar, Jadwal Whoosh Disesuaikan Mulai 18 Februari

80 Tahun KAI: Dari Rel Perjuangan, Menyatukan Negeri, Menuju Transportasi Publik Modern dan Digital

Belum tuntasnya pembayaran klaim ini berdampak signifikan terhadap kesehatan finansial WIKA. Selama kewajiban tersebut menggantung, perseroan harus menanggung beban keuangan yang menggerus laba bersih secara konsisten.

Agung membeberkan bahwa keterlibatan dalam proyek strategis nasional (PSN) ini menimbulkan tekanan finansial yang masif bagi perseroan. “Perseroan harus mengalami kerugian sebesar Rp1,7 triliun hingga Rp1,8 triliun setiap tahun terkait proyek tersebut,” jelasnya.

  • Baca juga: Garap Proyek Tol Harbour Road II Rp5,22 Triliun, WIKA Fokus Pemulihan Arus Kas

Beban ini muncul dari biaya pendanaan dan kewajiban keuangan lainnya yang timbul akibat pembengkakan biaya proyek yang hingga kini belum sepenuhnya terkompensasi ke kantong WIKA.

Kondisi ini menjadi tantangan ganda bagi manajemen WIKA. Di satu sisi, perseroan diwajibkan menjaga progres proyek infrastruktur nasional lainnya, namun di sisi lain, “luka” keuangan dari proyek Whoosh terus membayangi neraca perusahaan.

Langkah mediasi ini dipandang sebagai jalan tengah untuk menghindari proses hukum internasional yang panjang dan kompleks. Jika mediasi berhasil, kucuran dana dari klaim tersebut diharapkan dapat mempercepat proses restrukturisasi utang dan penyehatan modal yang sedang dijalankan WIKA sejak tahun lalu.

  • Baca juga: Ada Proyek SUTT di Jalur Padalarang-Tegalluar, Jadwal Whoosh Disesuaikan Mulai 18 Februari

Meskipun operasional Kereta Cepat Whoosh telah menjadi simbol modernisasi transportasi, bagi WIKA, proyek ini masih menyisakan pekerjaan rumah besar dalam aspek penyelesaian kewajiban komersial yang krusial bagi keberlangsungan bisnis perseroan ke depan. ***

Tags: #WikaAgung Budi WaskitoArbitrase InternasionalBUMN karyaCost OverrunKCICKereta Cepat Indonesia Chinakereta cepat WhooshPiutang WIKArestrukturisasi keuanganSIACwijaya karya
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Harga Emas Hari Ini: Antam Tembus Rp2,94 Juta, Galeri 24 Paling Kompetitif

Selanjutnya

Antisipasi Risiko Konflik Iran-Israel, OJK Aktifkan Protokol Stabilisasi Pasar Modal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 200 BTS Terdampak dan Sinyal Tiga Operator Terganggu

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 200 BTS Terdampak dan Sinyal Tiga Operator Terganggu

oleh Sandy Romualdus
15 Agustus 2026 - 16:42

Komdigi pantau pemulihan 200 BTS seluler terdampak gempa M 7,7 di NTT. Layanan Telkomsel, XLsmart, dan Indosat terganggu di 10...

SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan ke Proyek Sekolah Rakyat di Empat Provinsi

SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan ke Proyek Sekolah Rakyat di Empat Provinsi

oleh Stella Gracia
2 Juli 2026 - 20:28

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Varia Usaha Beton (VUB), memasok puluhan ribu kubik beton ramah...

Waspada Efek Perang Timur Tengah, KSSK Siapkan Langkah Mitigasi ‘Forward Looking’

SMGR Dorong Konstruksi Hijau, SpeedCrete Jadi Jawaban Perbaikan Jalan Rendah Polusi

oleh Stella Gracia
7 Mei 2026 - 09:20

Stabilitas.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SIG) menghadirkan inovasi beton cepat kering bernama SpeedCrete sebagai solusi perbaikan jalan tanpa...

Garap Proyek Tol Harbour Road II Rp5,22 Triliun, WIKA Fokus Pemulihan Arus Kas

Garap Proyek Tol Harbour Road II Rp5,22 Triliun, WIKA Fokus Pemulihan Arus Kas

oleh Stella Gracia
7 April 2026 - 10:31

Stabilitas.id – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) terus memacu pengerjaan proyek Jalan Tol Pelabuhan II atau Harbour Road 2...

Dukung Huntap Sumbar, SIG Pasok 36.000 Bata Interlock Presisi untuk Korban Banjir

Dukung Huntap Sumbar, SIG Pasok 36.000 Bata Interlock Presisi untuk Korban Banjir

oleh Stella Gracia
25 Februari 2026 - 12:19

Stabilitas.id — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SIG) mulai mendistribusikan 36.000 unit bata interlock presisi guna mempercepat pembangunan hunian tetap...

Jasa Marga Kenalkan Ekosistem Travoy di IIMS 2026, Siap Kawal Mudik Lebaran

Jasa Marga Kenalkan Ekosistem Travoy di IIMS 2026, Siap Kawal Mudik Lebaran

oleh Stella Gracia
12 Februari 2026 - 12:08

Stabilitas.id — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperkenalkan ekosistem aplikasi Travoy (Travel with Comfort and Joy) dalam ajang Indonesia International...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
OJK Tetapkan Tiga Kebijakan Prioritas 2026, Jaga Ketahanan Sektor Jasa Keuangan

Antisipasi Risiko Konflik Iran-Israel, OJK Aktifkan Protokol Stabilisasi Pasar Modal

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance