• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi Infrastruktur

Beban Proyek Whoosh: WIKA Tagih Piutang Rp5,02 Triliun, Arbitrase SIAC Ditunda

by Stella Gracia
7 April 2026 - 10:43
64
VIEWS
Beban Proyek Whoosh: WIKA Tagih Piutang Rp5,02 Triliun, Arbitrase SIAC Ditunda
0
SHARES
64
VIEWS

Stabilitas.id – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) tengah mengupayakan penyelesaian piutang raksasa terkait proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Emiten konstruksi pelat merah ini mencatatkan klaim cost overrun yang belum terbayar sebesar Rp5,02 triliun dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, mengungkapkan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk menunda proses hukum di Singapore International Arbitration Centre (SIAC) dan beralih ke jalur mediasi guna mencari titik temu yang lebih cepat.

  • Baca juga: Ancaman Forced Delisting Mengintai, BEI Rilis Daftar 59 Emiten Terancam Didepak dari Bursa

“Atas kesepakatan WIKA dan KCIC, kita sedang dimediasi. Jadi, proses SIAC ditunda dulu. Sebisa mungkin penyelesaian dilakukan melalui mediasi,” ujar Agung dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).

BERITA TERKAIT

Ancaman Forced Delisting Mengintai, BEI Rilis Daftar 59 Emiten Terancam Didepak dari Bursa

Garap Proyek Tol Harbour Road II Rp5,22 Triliun, WIKA Fokus Pemulihan Arus Kas

Ada Proyek SUTT di Jalur Padalarang-Tegalluar, Jadwal Whoosh Disesuaikan Mulai 18 Februari

80 Tahun KAI: Dari Rel Perjuangan, Menyatukan Negeri, Menuju Transportasi Publik Modern dan Digital

Belum tuntasnya pembayaran klaim ini berdampak signifikan terhadap kesehatan finansial WIKA. Selama kewajiban tersebut menggantung, perseroan harus menanggung beban keuangan yang menggerus laba bersih secara konsisten.

Agung membeberkan bahwa keterlibatan dalam proyek strategis nasional (PSN) ini menimbulkan tekanan finansial yang masif bagi perseroan. “Perseroan harus mengalami kerugian sebesar Rp1,7 triliun hingga Rp1,8 triliun setiap tahun terkait proyek tersebut,” jelasnya.

  • Baca juga: Garap Proyek Tol Harbour Road II Rp5,22 Triliun, WIKA Fokus Pemulihan Arus Kas

Beban ini muncul dari biaya pendanaan dan kewajiban keuangan lainnya yang timbul akibat pembengkakan biaya proyek yang hingga kini belum sepenuhnya terkompensasi ke kantong WIKA.

Kondisi ini menjadi tantangan ganda bagi manajemen WIKA. Di satu sisi, perseroan diwajibkan menjaga progres proyek infrastruktur nasional lainnya, namun di sisi lain, “luka” keuangan dari proyek Whoosh terus membayangi neraca perusahaan.

Langkah mediasi ini dipandang sebagai jalan tengah untuk menghindari proses hukum internasional yang panjang dan kompleks. Jika mediasi berhasil, kucuran dana dari klaim tersebut diharapkan dapat mempercepat proses restrukturisasi utang dan penyehatan modal yang sedang dijalankan WIKA sejak tahun lalu.

  • Baca juga: Ada Proyek SUTT di Jalur Padalarang-Tegalluar, Jadwal Whoosh Disesuaikan Mulai 18 Februari

Meskipun operasional Kereta Cepat Whoosh telah menjadi simbol modernisasi transportasi, bagi WIKA, proyek ini masih menyisakan pekerjaan rumah besar dalam aspek penyelesaian kewajiban komersial yang krusial bagi keberlangsungan bisnis perseroan ke depan. ***

Tags: #WikaAgung Budi WaskitoArbitrase InternasionalBUMN karyaCost OverrunKCICKereta Cepat Indonesia Chinakereta cepat WhooshPiutang WIKArestrukturisasi keuanganSIACwijaya karya
 
 
 
 
 
Previous Post

Harga Emas Hari Ini: Antam Tembus Rp2,94 Juta, Galeri 24 Paling Kompetitif

Next Post

Antisipasi Risiko Konflik Iran-Israel, OJK Aktifkan Protokol Stabilisasi Pasar Modal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tawarkan 76 Proyek Strategis: Pemerintah Buka Peluang Investasi KPBU Senilai US$63 Miliar

Tawarkan 76 Proyek Strategis: Pemerintah Buka Peluang Investasi KPBU Senilai US$63 Miliar

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 14:10

Pemerintah menawarkan 76 proyek KPBU senilai US$63,45 miliar dalam PPP Book 2026 mencakup jalan tol, kereta perkotaan, hingga tanggul laut...

Mandiri Economic Review: Volume Ekspor Kelapa Sawit pada Awal Tahun 2025 Masih Terkontraksi

Tata Kelola Infrastruktur 2026: Proyek Smelter dan Perumahan Subsidi Jadi Juru Selamat Pabrik Semen

by Stella Gracia
23 September 2026 - 11:17

Penjualan semen domestik pada Agustus 2026 tumbuh 4,4% menjadi 6,2 juta ton. Pertumbuhan ditopang masifnya proyek hilirisasi nikel di Maluku...

Tanjung Emas Menuju Gerbang Utama: Berlomba Melawan Arus Investasi

Tanjung Emas Menuju Gerbang Utama: Berlomba Melawan Arus Investasi

by Stella Gracia
15 September 2026 - 12:37

Pelaku usaha mendesak Pelabuhan Tanjung Emas segera naik kelas menjadi pelabuhan utama logistik Jawa Tengah. Diwarnai ancaman perpindahan ke Priok,...

Perkuat Ekonomi hingga Literasi Warga Surabaya, Patra Logistik Gandeng Unair

Hubungkan Hunian dan Mobilitas, Jasa Marga Pamerkan Fitur Seamless Way to Go

by Stella Gracia
31 Agustus 2026 - 11:15

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menghadirkan Travoy Center pada Danantara Housing Expo 2026 untuk mengintegrasikan ekosistem mobilitas digital dengan...

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 200 BTS Terdampak dan Sinyal Tiga Operator Terganggu

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 200 BTS Terdampak dan Sinyal Tiga Operator Terganggu

by Sandy Romualdus
15 Agustus 2026 - 16:42

Komdigi pantau pemulihan 200 BTS seluler terdampak gempa M 7,7 di NTT. Layanan Telkomsel, XLsmart, dan Indosat terganggu di 10...

SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan ke Proyek Sekolah Rakyat di Empat Provinsi

SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan ke Proyek Sekolah Rakyat di Empat Provinsi

by Stella Gracia
2 Juli 2026 - 20:28

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Varia Usaha Beton (VUB), memasok puluhan ribu kubik beton ramah...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
OJK Tetapkan Tiga Kebijakan Prioritas 2026, Jaga Ketahanan Sektor Jasa Keuangan

Antisipasi Risiko Konflik Iran-Israel, OJK Aktifkan Protokol Stabilisasi Pasar Modal

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance