• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Efek Coretax Terasa, Penerimaan Pajak Kuartal I/2026 Capai Rp394,8 Triliun, Melesat 20,7 Persen

by Stella Gracia
8 April 2026 - 09:41
64
VIEWS
Aturan Terbit, Pekerja di Lima Sektor Padat Karya Bebas PPh Pasal 21 pada 2026
0
SHARES
64
VIEWS

Stabilitas.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan rapor hijau pada pos penerimaan negara di awal tahun ini. Hingga Maret 2026, realisasi penerimaan pajak tumbuh signifikan 20,70% (yoy) dengan capaian sebesar Rp394,8 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa lonjakan ini merupakan konfirmasi atas membaiknya aktivitas ekonomi nasional serta meningkatnya efektivitas sistem perpajakan melalui implementasi Coretax.

  • Baca juga: Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

“Kenaikan pajak ini inline, mengonfirmasi bahwa ekonomi memang sedang mengalami perbaikan. Kualitas penerimaan semakin baik didukung basis pajak yang lebih solid,” ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Senin (6/4/2026).

BERITA TERKAIT

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

Bom Waktu Rp240 Triliun: LPEM UI Peringatkan Ancaman Kopdes Merah Putih bagi APBN

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

Secara bulanan, penerimaan pajak menunjukkan tren kenaikan yang konsisten. Realisasi neto pada Januari mencapai Rp116,2 triliun (naik 30,7%), Februari Rp128,9 triliun (naik 30,1%), dan Maret Rp149,7 triliun (tumbuh 7,6%).

Ditinjau dari jenis pajaknya, pertumbuhan paling tajam disumbang oleh:

  • PPN dan PPnBM: Melonjak 57,7% menjadi Rp155,6 triliun, mencerminkan gairah konsumsi masyarakat.
  • PPh Orang Pribadi & PPh 21: Tumbuh 15,8% ke angka Rp61,3 triliun, mengindikasikan perbaikan pendapatan pekerja.
  • PPh Badan: Tumbuh moderat 5,4% mencapai Rp43,3 triliun.

Purbaya mengungkapkan bahwa meningkatnya disiplin wajib pajak menjadi faktor penentu. Ia bahkan sempat menceritakan respons Presiden Prabowo Subianto saat dilaporkan mengenai pertumbuhan pajak Januari-Februari yang menembus 30%.

  • Baca juga: Bom Waktu Rp240 Triliun: LPEM UI Peringatkan Ancaman Kopdes Merah Putih bagi APBN

“Waktu saya laporkan ke Bapak Presiden, komentar beliau: ‘Wah, sudah pada takut ya?’. Artinya, petugas pajak lebih disiplin, dan masyarakat juga semakin patuh. Ini arah yang baik untuk kredibilitas pengumpulan pajak kita,” tambahnya.

Pemulihan Sektoral yang Agresif

Sektor-sektor utama yang sempat tertekan pada tahun lalu kini menunjukkan pembalikan arah (turnaround) yang kuat:

  • Sektor Perdagangan: Melonjak drastis 59,9% (setelah tahun lalu terkontraksi 33%).
  • Industri Pengolahan: Tumbuh 11,5% (setelah tahun lalu minus 25,7%).
  • Keuangan & Asuransi: Tumbuh 7,6% seiring membaiknya fungsi intermediasi perbankan.

Di sisi lain, penerimaan dari Kepabeanan dan Cukai tercatat sebesar Rp67,9 triliun atau 20,2% dari target APBN. Meski positif, pos cukai masih menghadapi tantangan akibat penurunan produksi di akhir 2025 serta kebijakan penundaan pembayaran.

  • Baca juga: Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

Capaian pajak yang solid di kuartal I ini menjadi modal penting bagi pemerintah untuk menjaga defisit APBN tetap terkendali di tengah tekanan kurs rupiah terhadap dolar AS.***

Tags: apbn 2026CoretaxIndustri Pengolahankepatuhan wajib pajakPenerimaan pajak 2026PPh BadanPPnPurbaya Yudhi Sadewarealisasi pendapatan negara
 
 
 
 
 
Previous Post

Kabar Gembira! Kemenkeu Buka 380 Lowongan Bea Cukai Lulusan SMA Bulan Depan

Next Post

Pipeline IPO 2026: OJK Catat 53 Penawaran Umum Mengantre, 11 Calon Emiten Beraset Jumbo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:51

Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia Agustus 2026 tetap sehat sebesar US$459,3 miliar (tumbuh 5,6% yoy) dengan rasio PDB 30,9% didominasi...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

by Stella Gracia
13 Oktober 2026 - 13:23

Kementerian Pariwisata meluncurkan rute wisata Camino de Flores. Program ini bertujuan meratakan distribusi wisatawan dan memulihkan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara...

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

by Stella Gracia
12 Oktober 2026 - 12:21

Survei Konsumen BI September 2026 mencatat IKK tetap optimis di level 118,1 di tengah kenaikan rasio belanja konsumsi masyarakat menjadi...

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:13

APBN membukukan defisit Rp319 triliun atau 1,24 persen PDB per September 2026, Menkeu Suahasil Nazara pastikan disiplin fiskal terjaga. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

Danantara Inisiasi DTIIF 2026, Tarik Modal Global dan Pacu Transformasi 6 Sektor Industri

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

Masuk 3 Besar BUMN Layanan Terbaik, BRI Pacu Transformasi BRIVolution Reignite

Pimpin Transformasi Ekosistem UMKM, Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO BIFA 2026

Dorong Generasi Muda Cermat Berfinansial, BRI Hadirkan Gerai CERDAS PeKA di FEB Unair

Dukung Pertumbuhan Korporasi, CIMB Niaga Rilis OCTOBIZ di Business Summit 2026

Jaga Rasionalitas Pasar, OJK dan BEI Serap Masukan Pelaku Pasar Modal

Employee Volunteering Day 2026: Ratusan Karyawan CIMB Niaga Turun Tangan Benahi Ruang Publik

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Pipeline IPO 2026: OJK Catat 53 Penawaran Umum Mengantre, 11 Calon Emiten Beraset Jumbo

Pipeline IPO 2026: OJK Catat 53 Penawaran Umum Mengantre, 11 Calon Emiten Beraset Jumbo

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance