• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Gelar KNPED 2026, OJK Bidik Sektor Kopi Hingga Film Berpenghasilan Ribuan Triliun

oleh Sandy Romualdus
25 Mei 2026 - 18:02
43
Dilihat
Gelar KNPED 2026, OJK Bidik Sektor Kopi Hingga Film Berpenghasilan Ribuan Triliun
0
Bagikan
43
Dilihat

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara agresif memperkuat peran sektor jasa keuangan sebagai akselerator utama pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah. Langkah ini ditempuh melalui penyediaan skema pembiayaan yang lebih inklusif, produktif, dan tepat sasaran dengan fokus membidik klaster sektor unggulan berbasis potensi komoditas lokal.

Komitmen strategis tersebut dikukuhkan melalui gelaran Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) 2026 yang mengusung tema ‘Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor’ di Balai Kartini, Jakarta.

  • Baca juga: Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan bahwa di tengah pekatnya dinamika volatilitas makroekonomi global, penguatan struktur ekonomi domestik di tingkat daerah merupakan benteng pertahanan terbaik nasional.

BERITA TERKAIT

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Semangat Menabung dari Tapal Batas Selatan Nusantara

Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

“Tantangan global saat ini tidak boleh menyurutkan optimisme kita. Justru inilah momentum untuk membuktikan bahwa kekuatan ekonomi Indonesia ditopang secara kokoh oleh produktivitas daerahnya. Sinergi dan kolaborasi lintas sektor mutlak diperlukan agar kemajuan ekonomi dapat dirasakan secara merata dan menyokong pertumbuhan nasional,” ujar Friderica dalam sambutannya, Senin (25/5/2026).

Hadir dalam forum tingkat tinggi tersebut jajaran menteri dan kepala daerah, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Komisi XI DPR RI Mokhamad Misbakhun, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destri Damayanti.

Turut hadir sejumlah pimpinan wilayah seperti Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Gubernur Jambi Al Haris, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay.

Bidik Valuasi Industri Ribuan Triliun

Sejak diluncurkan pada 2024, Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) besutan OJK telah sukses diimplementasikan secara nyata di 40 kabupaten dan kota di Indonesia. Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko menambahkan, fokus utama program ini adalah membangun ekosistem keuangan yang terintegrasi guna memberikan kontribusi riil pada produk domestik regional bruto (PDRB) dan kesejahteraan rumah tangga.

Dalam draf rencana aksi nasional, OJK memetakan empat wilayah percontohan awal (pilot project) yang mengunci sektor agrikultur hulu hingga ekonomi kreatif hilir dengan potensi valuasi raksasa:

  • Sumatera Selatan (Ekosistem Kopi): Berfokus pada hilirisasi kopi dari hulu ke hilir. Pada 2025, produksi kopi nasional tercatat mencapai 832,7 ribu ton dan dibidik melesat hingga 1,2 juta ton per tahun melalui optimalisasi lahan dan industri olahan berdaya saing global dengan potensi valuasi mencapai Rp129 triliun.

  • Jawa Timur (Ekosistem Susu Sapi Perah): Mengembangkan rantai pasok pangan berbasis susu perah dengan nilai ekonomi mencapai Rp49,5 triliun melalui adopsi teknologi pemerahan modern dan perluasan akses pembiayaan bank.

    • Baca juga: Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS
  • Jawa Tengah (Ketahanan Pangan Utama): Menopang produksi tiga komoditas strategis, yakni padi, jagung, dan rajungan, yang menguasai ceruk potensi ekonomi makro hingga Rp1.684 triliun.

  • DKI Jakarta (Ekonomi Kreatif): Mendorong industri konten kreatif dan perfilman nasional yang diproyeksikan mampu mencetak nilai ekonomi sebesar Rp2,130 triliun pada 2029.

Guna memastikan ekosistem keuangan berjalan andal, OJK menetapkan aturan main di mana setiap program PED di daerah wajib disokong secara aktif oleh kolaborasi minimal tiga jenis Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang berbeda, misalnya keterlibatan Bank Pembangunan Daerah (BPD), perusahaan penjaminan (Askrindo/Jamkrindo), serta sektor pembiayaan mikro/fintech.

Dorong KUR, Coretax, dan Peran TPAKD

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah pusat secara konsisten menggenjot penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan mempercepat digitalisasi transaksi daerah. Langkah ini dibarengi dengan persiapan ekosistem teknologi tinggi seperti industri semikonduktor di daerah serta hilirisasi komoditas guna memperbanyak penyerapan tenaga kerja terampil.

Sejalan dengan hal itu, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menggarisbawahi bahwa indikator kekuatan ekonomi daerah tidak boleh hanya diukur dari besarnya nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Daerah yang kuat adalah daerah yang mampu mengubah anggaran menjadi layanan publik, mengubah layanan menjadi produktivitas, dan mengonversi produktivitas menjadi kesejahteraan nyata yang dirasakan langsung hingga level rumah tangga,” urai Juda.

Ketua Komisi XI DPR RI Mokhamad Misbakhun turut melayangkan apresiasi tinggi kepada OJK atas konsistensi mengonsolidasikan industri keuangan dengan pemerintah daerah melalui penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Akselerasi TPAKD dinilai vital sebagai mesin penetrasi pembiayaan yang mampu mendongkrak daya beli masyarakat di daerah.

Ke depan, OJK berkomitmen memperluas implementasi program PED ke wilayah timur Indonesia serta membuka keran baru pada sektor pariwisata daerah guna melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. ***

  • Baca juga: Semangat Menabung dari Tapal Batas Selatan Nusantara

Klaster Sektor Unggulan & Proyeksi Valuasi Program PED OJK (2026)

Wilayah Fokus PED Komoditas & Klaster Unggulan Target Pendekatan Ekosistem Proyeksi Valuasi Ekonomi Sektoral Lembaga Jasa Keuangan Terlibat
Sumatera Selatan Kopi (Hulu ke Hilir) Peningkatan lahan & industri olahan Rp129,00 Triliun Minimal 3 Jenis LJK Terintegrasi
Jawa Timur Susu Sapi Perah Adopsi teknologi & rantai pasok Rp49,50 Triliun Keterlibatan BPD & Asuransi Mikro
Jawa Tengah Padi, Jagung, & Rajungan Penguatan ketahanan pangan makro Rp1.684,00 Triliun Sindikasi Perbankan & Lembaga Penjamin
DKI Jakarta Ekonomi Kreatif & Film Konten digital & hak kekayaan intelektual Rp2.130,00 Triliun (2029) Kolaborasi Modal Ventura & Perbankan
Cakupan Wilayah 40 Kabupaten / Kota Optimalisasi peran aktif TPAKD Sasar Sektor Riil & Pariwisata Integrasi KUR & Pembiayaan Produktif

Tags: Ekonomi KreatifEkosistem KopiFriderica Widyasari DewiKNPED 2026kredit usaha rakyatojkOtoritas Jasa KeuanganPEDpembiayaan inklusifpengembangan ekonomi daerahsinergi lintas sektorTPAKD
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Perkuat Strategi Beyond Mortgage, BTN Caplok Kredit Konsumer SMBC Indonesia Rp20 Triliun

Selanjutnya

CIMB Niaga Syariah Kucurkan Dana Kebajikan Rp737 Juta untuk Hewan Kurban di 31 Kota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

oleh Stella Gracia
20 Agustus 2026 - 07:22

Semen Gresik raih Top Brand Award 2026 kategori semen. Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni sebut raihan ini bukti kepercayaan publik...

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 22:57

Sambut HUT Ke-81 RI, Bank Indonesia menghadirkan Kartu Kredit Indonesia dan perluasan MDR QRIS 0% guna mendorong kemandirian serta efisiensi...

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 17:30

OJK resmi mencabut izin usaha PT BPR Citra Bersada Abadi di Bekasi. Akibat permodalan negatif dan gagal penyehatan, LPS eksekusi...

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 17:06

OJK lantik Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner Pengawasan BMKS. Langkah strategis cegah transfer pricing dan bentuk harga acuan komoditas dalam...

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 16:58

RDG Bank Indonesia tahan BI-Rate di level 5,75% per Agustus 2026. Suku bunga acuan dijaga guna perkuat stabilitas rupiah dan...

Mereka Butuh Pengakuan, Bukan Financial

Pegang Teguh Stability over Growth, BI Fokus Amankan Target Inflasi dan Stabilitas Moneter

oleh Sandy Romualdus
19 Agustus 2026 - 15:52

BI tahan BI Rate di 5,75% pasca RDG. Ekonom Senior Ryan Kiryanto sebut kebijakan 'higher for longer' tepat jaga rupiah...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
CIMB Niaga Syariah Kucurkan Dana Kebajikan Rp737 Juta untuk Hewan Kurban di 31 Kota

CIMB Niaga Syariah Kucurkan Dana Kebajikan Rp737 Juta untuk Hewan Kurban di 31 Kota

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance