Stabilitas.id – PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) kembali membuka program “Genera-Z Berbakti” untuk tahun 2026. Program berbasis call for proposal ini menantang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengimplementasikan ide inovatif mereka langsung di desa wisata binaan Bakti BCA.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mendorong kreativitas mahasiswa dalam memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui inisiatif ini, BCA berkomitmen mencetak pemimpin masa depan yang kompeten dan berintegritas sesuai visi Indonesia Emas 2045.
BERITA TERKAIT
“Kami melihat potensi besar generasi muda yang adaptif terhadap teknologi. Genera-Z Berbakti hadir sebagai wadah nyata untuk mentransformasi inovasi mahasiswa menjadi solusi bagi masyarakat di desa wisata,” ujar Hera dalam keterangan resminya, Senin (30/3/2026).
Fokus Isu dan Lokasi Pengabdian
Pada edisi kedua ini, BCA mencari empat kelompok pemenang yang masing-masing terdiri dari 10–12 mahasiswa lintas program studi. Para peserta dapat memilih maksimal dua fokus isu dalam proposal mereka, yang meliputi:
-
Pariwisata Berkelanjutan dan Pengembangan UMKM.
-
Pendidikan, Lingkungan, dan Kesehatan.
-
Sosial dan Budaya.
Lokasi pengabdian tahun ini tersebar di empat destinasi strategis, yaitu Desa Wisata Kreatif Terong (Belitung), Situs Gunung Padang (Cianjur), Desa Wisata Patakbanteng (Wonosobo), dan Desa Wisata Kakaskasen Dua (Tomohon).
Linimasa dan Apresiasi
Kelompok mahasiswa yang terpilih tidak hanya mendapatkan dukungan dana dan pendampingan selama program berjalan (Juli–Agustus 2026), tetapi juga berkesempatan meraih apresiasi tambahan senilai ratusan juta rupiah serta sertifikat resmi dari BCA.
-
Batas Pendaftaran: 24 April 2026 melalui tautan bca.id/generazberbakti.
-
Pengumuman Finalis: 30 April 2026.
-
Penjurian & Bootcamp: Mei hingga awal Juli 2026.
-
Pelaksanaan Program: 6 Juli – 6 Agustus 2026.
Pada edisi perdana tahun 2025, program ini berhasil menjaring lebih dari 250 proposal dari 98 perguruan tinggi, termasuk UI, UGM, Unila, dan Unsrat. Keberhasilan para pemenang tahun lalu dalam melakukan pendampingan UMKM dan digitalisasi pariwisata desa menjadi motivasi bagi BCA untuk memperluas jangkauan program ini di kuartal II/2026. Langkah ini diharapkan menjadi stimulus gotong royong antara dunia perbankan dan institusi pendidikan untuk pembangunan nasional yang inklusif. ***
















