JAKARTA, Stabilitas.id – Jumlah korban tewas akibat bencana alam gempa bumi di Turki dan Syria tercatat sudah 21.051 orang, pada Jumat (10/2/23). Jumlah tersebut telah melampaui prediksi World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3 ribu orang tewas di Syria dan lebih dari 75 ribu orang menglami luka akibat gempa berkekuatan 7,7 SR, pada Senin (6/2/23).
Sebelumnya, WHO dan Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) memprediksi korban tewas atas kejadian tersebut. Berdasarkan prediksinya, USGS memprediksi 10 ribu orang tewas, sedangkan WHO memprediksi 20 ribu orang tewas.
BERITA TERKAIT
Berdasarkan pernyataan otoritas terkait, korban jiwa akan terus bertambah seiring dengan proses penyelamatan yang masih berlangsung. Karena, hingga saat ini masih banyak yang kawasan yang belum bisa dijangkau oleh petugas penyelamatan.
Dilansir dari AFP, warga merasa petugas bergerak cukup lambat. Beberapa wilayah bahkan mendapatkan bantuan setelah 12 jam gempa terjadi.***
















