• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Laporan Utama

Kemenperin Dorong StartUp Berorientasi Ekspor

by Stella Gracia
11 Februari 2019 - 00:00
10
VIEWS
0
SHARES
10
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas– Kementerian Perindustrian berkomitmen mendukung pembinaan perusahaan rintisan (startup)dengan membuka kesempatan go internasional melalui program Asia Entrepreneurship Training Program (AETP). Seiring dengan peta jalan Making Indonesia 4.0, program pelatihan tersebut bertujuan mendorong perusahaan rintisan di Tanah Air untuk bisa bersaing di dunia bisnis global.

“Kegiatan ini salah satu upaya peningkatan ekspor produk industri digital dan kreatif. Kami ingin startup Indonesia mendunia, serta memperkuat brand Indonesia sebagai negara industri kreatif dan digital,” kata Direktur JenderalDitjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA), Gati Wibawaningsih, Senin (11/2/2019).

  • Baca juga: Daya Beli Tertekan Inflasi Pangan, Saldo Rekening di Bawah Rp100 Juta Turun ke Rp1,66 Juta

Gati mengatakan, startup yang terpilih mengikuti pelatihan adalah mereka yang menjadi juara dan finalis pada acara Semarak Industri Kecil Menengah (IKM) 2018 yang digelar Kementerian Perindustrian. Startup yang ikut serta dalam pelatihan terdiri dari berbagai bidang, antara lain fesyen, digital dan kosmetik. Seminar tersebut mendatangkan pembicara dari AETP, SwissCham, dan Estubizi Network dan mengupas tentang program, peran, dan pemberdayaan startup.

BERITA TERKAIT

No Content Available

Dalam kesempatan ini, juga dilakukan soft launching Swiss – Indonesian Acceleration Startup Program, yang merupakan kegiatan akselerasi startup yang memungkinkan terbukanya akses ekosistem startup antara Swiss dan Indonesia.

Program tersebut dilaksanakan secara paralel di Swiss dan Indonesia dengan waktu yang bersamaan, sehingga peserta program di Swiss dan Indonesia dapat saling berinteraksi dan merupakan peluang bagi para startup di Tanah Air untuk memperluas jaringan.

“Jadi ini kesempatan yang benar-benar harus kita gunakan,” ujar Gati.

Gati menuturkan, dengan pelatihan tersebut diharapkan startup tanah air mampu bersaing di kancah global, serta bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekspor dalam negeri. Menurut Gati, kegiatan seperti ini bisa membuka cakrawala startup Indonesia untuk mengetahui perkembangan di dunia bisnis global.

“Targetnya, kami ingin menyasar pasar Amerika dan Eropa karena perekonomian mereka secara fundamental lebih mantap. Kemudian, untuk IKM yang produknya segmented, pasar Amerika dan Eropa yang bisa menerima produk yang lebih spesifik khususnya yang craft,” kata Gati.

  • Baca juga: Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Program pelatihan bagi startup tersebut dilakukan selama enam bulan dimulaiApril 2019. Bentuk pelatihan berbasis simulasi, pembinaan tim individu, pencarian mitra, serta akses ke investor dan inkubator yang serasi dengan bidang usaha yang dijalankan masing-masing startup.

“Indonesia akan memasuki masa bonus demografi yang akan diikuti dengan era digitalisasi. Hal ini membuka peluang pasar baru yang menarik bagi para startup di bidang sains, teknologi, serta industri kreatif,” tambah Gati.

Kemenperin menargetkan ekspor produk IKM bisa tumbuh 10 persen. Sebelumnya, nilai ekspor kerajinan tahun 2017 mencapai 776 juta dolar Amerika Serikat. Angka ini naik 3,8 persen dari tahun 2016 yang sebesar 747 juta dolar AS.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tahun 2015 ada sekitar 695.000 industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur), barang anyaman dari rotan, bambu dan sejenisnya. Setiap tahun, nilai tambah IKM ini terus melonjak naik, bila pada tahun 2014 nilai tambah sekitar Rp 25,356 triliun, pada tahun 2015 naik menjadi Rp26,743 triliun.

Gati menegaskan, Kementerian Perindustrian berkomitmen terus aktif dalam pembinaan startup, diantaranya melalui program inkubasi, kompetisi, serta scaling-up. Sejalan dengan peta jalan Making Indonesia 4.0,

Di tahun 2018, Kementerian Perindustrian juga telah meluncurkan program Making Indonesia 4.0 Startup. Ini merupakan ajang kompetisi bagi startup dengan produk berbasis teknologi Industri 4.0, sebagai upaya penerapan insiatif Making Indonesia 4.0. “Program ini bertujuan untuk menumbuhkan ekosistem startup teknologi yang akan memperkaya bank teknologi Indonesia.” Jelasnya.

  • Baca juga: Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

Gati menambahkan, Kementerian Perindustrian menyambut baik dan mendukung program AETP yang diinisiasi oleh Pemerintah Swiss melalui Swiss Secretariat of Education Research and Innovation (SERI). “Program ini menjadi salah satu upaya tindak lanjut dari program pembinaan startup yang telah dilakukan oleh Kementerian Perindustrian. Harapannya, startup binaan dapat memperluas akses kerjasama dengan startup dan venture capital di pasar internasional khususnya Swiss,”jelasnya.

Dari program ini, akan diambil 10 (sepuluh) tim startup terpilih untuk mengikuti training dan coaching selama 6 (enam) bulan. Dan Pada akhir program, tim startup yang dinyatakan lulus akan mengikuti pertukaran startup antara Swiss-Indonesia untuk bertemu perusahaan yang akan memberikan modal kepada startup.

Tags: Kemenperin,Ekspor-Impor
 
 
 
 
 
Previous Post

Penetrasi Fintech Indonesia Baru Lima Pesen

Next Post

Allianz Luncurkan Aplikasi Penjualan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Sejarah Uang

Daya Beli Tertekan Inflasi Pangan, Saldo Rekening di Bawah Rp100 Juta Turun ke Rp1,66 Juta

by Stella Gracia
21 Oktober 2026 - 14:20

INDEF menyoroti fenomena makan tabungan akibat inflasi pangan di atas 5 persen yang membuat rata-rata saldo tabungan di bawah Rp100...

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

by Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:47

Bank BSN mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan kewirausahaan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan Stabilitas.id - Direktur Network...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

by Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:52

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengevaluasi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 yang diajukan oleh sekitar 105 bank akibat penyesuaian...

Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

by Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 14:50

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah (Himbara) untuk...

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

by Sandy Romualdus
13 April 2026 - 14:54

Stabilitas.id — Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan positif meski masih menghadapi tantangan penetrasi pasar yang belum optimal....

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

by Stella Gracia
1 April 2026 - 21:53

Stabilitas.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Allianz Utama Indonesia Peroleh Peningkatan Hasil Survei Kepuasan Nasabah

Allianz Luncurkan Aplikasi Penjualan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance