• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, September 14, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Laporan Utama

Keterlibatan Aplikasi Keuangan di APAC Naik 35% pada 2025

oleh Stella Gracia
31 Oktober 2025 - 12:30
18
Dilihat
Keterlibatan Aplikasi Keuangan di APAC Naik 35% pada 2025
0
Bagikan
18
Dilihat

Stabilitas.id – Perusahaan analitik dan pengukuran global Adjust melaporkan peningkatan signifikan keterlibatan aplikasi keuangan di kawasan Asia Pasifik (APAC) sepanjang 2025. Berdasarkan Finance App Insights Report: 2025 Edition, jumlah sesi aplikasi keuangan di APAC naik 35% pada paruh pertama 2025, menandakan pengguna semakin aktif dan loyal terhadap layanan keuangan digital.

Pertumbuhan ini terjadi di tengah transisi industri keuangan global dari fase ekspansi cepat menuju pengembangan berkelanjutan berbasis nilai. Secara global, instalasi aplikasi keuangan meningkat 11% pada kuartal III/2025 dibandingkan periode sama tahun lalu, melanjutkan pertumbuhan 27% pada 2024. Adapun jumlah sesi secara keseluruhan tumbuh 16% secara tahunan (YoY).

  • Baca juga: Transaksi Aplikasi OCTO Melesat 29%, CIMB Niaga Bidik Segmen Keluarga Lewat Empat Jurus

“Layanan keuangan dibangun di atas kepercayaan, dan prinsip yang sama berlaku bagi pertumbuhan aplikasi keuangan. Pertumbuhan berkelanjutan bergantung pada ketepatan, inovasi, dan pemahaman tentang sumber nilai sesungguhnya,” ujar Tiahn Wetzler, Director of Marketing Adjust.

BERITA TERKAIT

Transaksi Aplikasi OCTO Melesat 29%, CIMB Niaga Bidik Segmen Keluarga Lewat Empat Jurus

Transaksi Digital Melonjak 15 Persen, OCBC Kantongi Laba Rp1,36 Triliun

Kinerja Kuartal I/2026: Bank Raya Bukukan Laba Rp6,79 Miliar, Kredit Digital Melesat 33%

Evolusi BizChannel, CIMB Niaga Hadirkan OCTOBIZ, Layani Lebih dari 20 Ribu Perusahaan

Meski tingkat retensi hari pertama aplikasi keuangan global turun dari 13,8% pada 2023 menjadi 12,5% pada paruh pertama 2025, aplikasi perbankan mencatat tingkat retensi tertinggi sebesar 20,6%, melampaui semua subkategori lain. Secara regional, Jepang (18,6%), Prancis (17,4%), serta Inggris dan Irlandia (17,2%) menempati posisi teratas dalam loyalitas pengguna.

Rincian lainnya menunjukkan:

  • Aplikasi pembayaran mendominasi 58% sesi dengan pertumbuhan instalasi 4% YoY dan sesi 26% YoY.
  • Aplikasi kripto melonjak 90% dalam instalasi YoY, mencerminkan pulihnya kepercayaan setelah koreksi pasar 2022.
  • Aplikasi perdagangan saham tumbuh stabil dengan kenaikan sesi 8% YoY pada H1/2025, dan melonjak 34% di kuartal III/2025.

Rata-rata durasi sesi aplikasi keuangan meningkat menjadi 6,59 menit, dengan India (14,4 menit) mencatat keterlibatan tertinggi. Aplikasi kripto dan saham memimpin durasi sesi global masing-masing 11,9 menit dan 12,1 menit.

  • Baca juga: Transaksi Digital Melonjak 15 Persen, OCBC Kantongi Laba Rp1,36 Triliun

Efisiensi Akuisisi Pengguna Meningkat

Biaya per instalasi (CPI) aplikasi keuangan menurun dari US$1,51 menjadi US$1,13, menunjukkan efisiensi akuisisi yang lebih baik. Kawasan APAC mencatat rata-rata CPI terendah, US$0,51, didorong oleh India (US$0,18) dan Filipina (US$0,25).

Wilayah ini juga menunjukkan rasio pengguna berbayar terhadap organik tertinggi (1,35) — dengan Indonesia (2,85) termasuk salah satu pasar paling efisien bersama India (2,79) dan Filipina (3,10).

Regional Vice President untuk INSEAU di Adjust, April Tayson, menilai pergeseran industri ini menuntut pendekatan pemasaran yang lebih cerdas dan terukur.

  • Baca juga: Kinerja Kuartal I/2026: Bank Raya Bukukan Laba Rp6,79 Miliar, Kredit Digital Melesat 33%

“Pemasar kini harus fokus menjangkau pengguna paling bernilai pada momen yang tepat. Atribusi yang akurat dan wawasan real-time menjadi kunci mendorong hasil bisnis yang berkelanjutan,” ujar April.

Adjust mengandalkan teknologi atribusi dan pengukuran bertenaga AI seperti TrueLink untuk deep linking serta Growth Copilot untuk analisis real-time. Solusi ini membantu pengembang aplikasi memahami perilaku pengguna, mencegah penipuan, dan meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran. ***

Tags: #Digital BankingAdjustanalitikAPACaplikasi keuanganaplikasi kriptoAppLovinCPIFinance App Insights 2025Growth Copilotloyalitas penggunaTrueLink
 
 
 
 
 
Sebelumnya

DBS Foundation & Dicoding Targetkan 70.000 Talenta Digital Muda lewat Coding Camp 2026

Selanjutnya

Stabilitas Keuangan Solid, KSSK Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,5%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

oleh Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:47

Bank BSN mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan kewirausahaan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan Stabilitas.id - Direktur Network...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

oleh Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:52

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengevaluasi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 yang diajukan oleh sekitar 105 bank akibat penyesuaian...

Apresiasi Nasabah Milenial, BNI Syariah Gelar Customer Online Gathering

Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

oleh Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 14:50

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah (Himbara) untuk...

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

oleh Sandy Romualdus
13 April 2026 - 14:54

Stabilitas.id — Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan positif meski masih menghadapi tantangan penetrasi pasar yang belum optimal....

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

oleh Stella Gracia
1 April 2026 - 21:53

Stabilitas.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah...

Bank Neo Commerce

OJK Cabut Izin Mitra Pemasaran Efek Bank Neo Commerce (BBYB), Ini Alasannya

oleh Sandy Romualdus
27 Maret 2026 - 15:53

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar kepada PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB)....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

Berburu 380 Debitur Mikro, Menolak Godaan Kerja Sama Gelap Lintah Darat

Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

Ironi Dana Daerah Rp195,2 Triliun: Tertidur di Bank Saat Ekonomi Butuh Stimulus

Ambisi Trump di Ladang Emas Hitam: Bayang-Bayang Skenario Venezuela di Tanah Persia

Nakhoda Baru di Tubuh SMF: Manuver Purbaya Susun Ulang Barisan Direksi

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Lelang SUN Rp32 Triliun, Panggung Pertaruhan Yield di Kuartal Ketiga

Satu Tahun Kemudi Fiskal Purbaya: Taruhan Ratusan Triliun Mendobrak Stagnasi

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Stabilitas Keuangan Solid, KSSK Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,5%

Stabilitas Keuangan Solid, KSSK Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,5%

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance