Bank Indonesia mencatat Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia pada triwulan II 2026 mengalami penurunan kewajiban neto menjadi USD197,4 miliar, ditopang kenaikan aset finansial.
Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) mencatat penurunan kewajiban neto pada Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia di triwulan II 2026. Kewajiban neto menyusut menjadi USD197,4 miliar dibandingkan dengan posisi akhir triwulan I 2026 yang menyentuh angka USD223,0 miliar.
Penyusutan beban ini bersumber dari kontraksi posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN) yang diiringi oleh peningkatan Aset Finansial Luar Negeri (AFLN).
Berikut adalah rincian kinerja komponen PII Indonesia pada triwulan II 2026:
BERITA TERKAIT
- Penurunan KFLN: Posisi KFLN tercatat turun 1,9% secara kuartalan (quarter-to-quarter/qtq) menjadi USD769,0 miliar. Kendati aliran masuk investasi langsung dan portofolio tetap surplus, nilai instrumen keuangan domestik tertekan oleh faktor revaluasi harga serta penguatan Dolar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk Rupiah.
- Peningkatan AFLN:Posisi AFLN tumbuh 1,9% qtq menjadi USD571,5 miliar. Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan transaksi pada komponen aset investasi lainnya, investasi langsung, dan portofolio di luar negeri.
- Perbaikan Rasio PDB: Ketahanan eksternal makin kokoh dengan turunnya rasio PII terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi 13,3%, membaik dari triwulan sebelumnya yang berada di level 15,2%.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, memaparkan bahwa struktur kewajiban PII Indonesia saat ini dalam kondisi sehat karena didominasi oleh instrumen jangka panjang, terutama dalam bentuk investasi langsung.
Ke depan, BI akan terus memitigasi potensi risiko terkait kewajiban neto PII terhadap perekonomian dan memperkuat sinergi bauran kebijakan bersama pemerintah. Langkah ini difokuskan untuk mencermati dinamika perekonomian global yang fluktuatif guna memastikan stabilitas dan ketahanan sektor eksternal nasional tetap terjaga. ***

















