• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Prof. Syafii Antonio Usulkan Alokasi 15% Dana APBN dan BUMN untuk Pacu Bank Syariah

by Sandy Romualdus
11 September 2026 - 17:21
25
VIEWS
Prof. Syafii Antonio Usulkan Alokasi 15% Dana APBN dan BUMN untuk Pacu Bank Syariah
0
SHARES
25
VIEWS

Prof. Syafii Antonio mendorong alokasi 15% dana APBN untuk perbankan syariah, sejalan dengan penunjukan Bank BSN sebagai penyalur gaji ASN dan TNI-Polri secara terpusat.

Stabilitas.id — Pakar ekonomi dan perbankan syariah terkemuka sekaligus pendiri Universitas Tazkia, Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec., menilai pemerintah memiliki dua instrumen strategis dari sisi kebijakan fiskal dan tata kelola korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dapat dioptimalkan guna memacu akselerasi kinerja industri perbankan syariah nasional.

  • Baca juga: Dirut Bank BSN, Alex Sofjan Noor: Masa Depan Keuangan Syariah Butuh Peran Serta Generasi Muda

Berbicara dalam Gala Dinner Peluncuran layanan BSN Prioritas di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (10/9/2026), Prof. Syafii Antonio menjabarkan bahwa optimalisasi kedua instrumen makro ini diyakini mampu menyuntikkan permodalan dan ruang likuiditas secara masif bagi bank-bank syariah tanpa mendisrupsi ekuilibrium pasar keuangan.

Pertama, penguatan dari sisi intervensi fiskal melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Prof. Syafii menyarankan agar pemerintah mengalokasikan sekitar 10% hingga 15% dari total perputaran dana APBN untuk disalurkan melalui entitas bank syariah, termasuk Bank Syariah Nasional (BSN). Penempatan dana skala jumbo ini diproyeksikan akan menekan beban biaya dana (cost of fund) perbankan syariah, sehingga bank memiliki ruang likuiditas yang lebih leluasa untuk mengakselerasi pembiayaan ke sektor riil secara kompetitif.

BERITA TERKAIT

Dirut Bank BSN, Alex Sofjan Noor: Masa Depan Keuangan Syariah Butuh Peran Serta Generasi Muda

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

Kedua, optimalisasi aktivitas pencarian dana (fund raising) oleh korporasi pelat merah. Beliau mendorong pemerintah untuk menginstruksikan BUMN agar meraup 10% hingga 15% dari total kebutuhan pendanaannya melalui instrumen syariah. “Kebijakan ini sangat implementatif karena tidak membebani kas negara atau membutuhkan suntikan modal tunai, melainkan dieksekusi melalui penerbitan sukuk atau surat berharga syariah lainnya,” tegasnya.

Manuver makroekonomi ini dinilai sangat logis dan berdimensi global. Prof. Syafii menegaskan kembali bahwa instrumen keuangan syariah saat ini telah diakui secara universal sebagai alternatif pendanaan yang stabil, terbukti dari maraknya negara-negara Barat dan non-Muslim—seperti Inggris (London), Luksemburg, hingga Jerman—yang mengadopsi regulasi dan giat menerbitkan instrumen sukuk, jauh sebelum Indonesia memilki produk yang sama. “Karena Syariah adalah ekosistem finansial universal yang sangat rasional secara kalkulasi bisnis,” imbuhnya.

  • Baca juga: Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

Ketangguhan fundamental model bisnis ini juga telah teruji secara empiris saat krisis moneter melanda pada periode 1997-2000. Ketika mayoritas bank konvensional terpaksa kolaps akibat jebakan negative spread seiring meroketnya suku bunga, bank-bank berbasis syariah justru mampu bertahan menavigasi badai likuiditas lantaran ditopang oleh sistem bagi hasil yang adaptif terhadap guncangan pasar.

Resiliensi dan kepercayaan institusional tersebut terefleksi langsung pada rapor kinerja perbankan syariah seperti Bank BSN. Pasca aksi korporasi spin-off pada akhir tahun lalu, perseroan langsung memacu mesin pertumbuhannya. Hingga 31 Agustus 2026, aset Bank BSN telah mencapai Rp81,5 triliun, melesat 20,75% secara tahunan (year-on-year/YoY). “Capaian impresif ini sekaligus mengukuhkan Bank BSN sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia,” jelas Alex Sofjan Noor.

Fundamental yang solid ini turut didorong oleh penetrasi ekosistem digital. Platform mobile banking andalan perseroan, Bale Syariah, kini telah diakses oleh 238.897 pengguna dengan volume transaksi mencapai Rp6,57 triliun dari 3,29 juta kali transaksi. Di segmen sistem pembayaran, layanan QRIS BSN telah menjangkau 2.102 merchants, membukukan 2,07 juta transaksi dengan volume mencapai Rp552,1 miliar.

“Di usia perseroan yang masih terbilang muda, BSN akan terus berupaya hadir di berbagai lini dan ekosistem masyarakat,” tutup Alex, memberikan pandangan optimis ke pasar atas langkah integrasi nilai syariah ke dalam arus utama ekonomi nasional.

  • Baca juga: Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Untuk itu, sejalan dengan visi optimalisasi dana pemerintah di ekosistem syariah tersebut, selain mengemban tugas dari pemerintah sebagai pelaksana penyaluran subsidi pembiayaan syariah perumahan rakyat melalui FLPP, BSN baru saja menorehkan tonggak pencapaian strategis sebagai bank penyalur gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, anggota Polri, Pejabat Negara, hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara terpusat.

Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-33/PB/PB.3/2026 tertanggal 24 Agustus 2026. Langkah ini memperkuat ekspansi BSN dalam mengelola belanja pegawai negara setelah perseroan dinyatakan lulus User Acceptance Test (UAT) atas sistem interkoneksi penyaluran Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Gaji antara Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) dan BSN pada 31 Juli 2026 lalu. ***

Tags: Alex Sofjan Noorapbnbale syariahBank BSNPayroll ASNProf. Syafii AntonioQRIS BSNSukuk BUMN
 
 
 
 
 
Previous Post

Disiplin Fiskal Topang Optimisme, Pasar Saham dan Obligasi RI Catat Kinerja Gemilang di Agustus 2026

Next Post

Asia Care Survey 2026: Warisan Bukan Lagi Prioritas Tunggal, 40% Aset Disiapkan untuk Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Dukung Pelajar di Luar Negeri, BNI Gelar ‘Pre-Departure Gathering’ PPI Hong Kong 2026

Transaksi wondr Tembus Rp1.774 Triliun, BNI Akselerasi Inovasi Layanan Keuangan Digital

by Stella Gracia
29 Oktober 2026 - 20:40

BNI membukukan transaksi wondr Rp1.774 triliun dan BNIdirect Rp9.324 triliun per kuartal III 2026, menopang pertumbuhan dana murah CASA hingga...

Perkuat Asuransi dan Dana Pensiun, OJK Rilis Roadmap Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

Konsisten Perkuat GCG, BRI Masuk Jajaran Top 50 BigCap IICD Corporate Governance Award 2026

by Stella Gracia
29 Oktober 2026 - 17:40

BRI kembali menembus daftar Top 50 Emiten BigCap dalam ajang The 17th IICD CG Award 2026 berkat konsistensi penerapan tata...

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Saham BBNI Bangkit ke Level Rp3.400, Analis Soroti Valuasi Menarik Perbankan BUMN

by Stella Gracia
29 Oktober 2026 - 14:24

Kinerja solid kuartal III 2026 BNI dan Bank Mandiri menjadi katalis positif penopang rebound harga saham perbankan BUMN ke level...

Perkuat Asuransi dan Dana Pensiun, OJK Rilis Roadmap Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

Nilai Transaksi Tumbuh 32 Persen, BRI Rilis Qlola Mobile untuk Nasabah Korporasi

by Stella Gracia
29 Oktober 2026 - 11:44

BRI meluncurkan aplikasi Qlola Mobile untuk mempermudah otorisasi transaksi real-time korporasi seiring lonjakan nilai transaksi Qlola 32 persen. Stabilitas.id -...

Perkuat Customer Experience, CIMB Niaga Tebar Promo dan Gelar Engagement di Harpelnas 2026

Kredit Tembus Rp242,6 Triliun, CIMB Niaga Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp5,8 Triliun

by Stella Gracia
28 Oktober 2026 - 16:03

CIMB Niaga membukukan laba sebelum pajak Rp5,8 triliun per kuartal III 2026 dengan penyaluran kredit Rp242,6 triliun dan rasio CASA...

Makin Fleksibel, Transaksi ‘Outward Remittance’ Poket Valas BCA Kini Bisa Lewat Cabang

Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Tumbuh Jadi Rp45,2 Triliun

by Sandy Romualdus
27 Oktober 2026 - 18:29

BCA membukukan penyaluran kredit Rp1.063 triliun dan laba bersih Rp45,2 triliun hingga kuartal III 2026, ditopang pertumbuhan dana murah CASA...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Transaksi wondr Tembus Rp1.774 Triliun, BNI Akselerasi Inovasi Layanan Keuangan Digital

Nilai Saham Belum Cerminkan Fundamental, Semen Indonesia Kaji Aksi Buyback

Perkuat Asuransi dan Dana Pensiun, OJK Rilis Roadmap Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

Konsisten Perkuat GCG, BRI Masuk Jajaran Top 50 BigCap IICD Corporate Governance Award 2026

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

Saham BBNI Bangkit ke Level Rp3.400, Analis Soroti Valuasi Menarik Perbankan BUMN

Nilai Transaksi Tumbuh 32 Persen, BRI Rilis Qlola Mobile untuk Nasabah Korporasi

Siasat OJK Perkuat Perisai Finansial Siswa di Era Digital

Topang 2,97 Juta UMKM, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp271,20 Triliun per Kuartal III/2026

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Asia Care Survey 2026: Warisan Bukan Lagi Prioritas Tunggal, 40% Aset Disiapkan untuk Anak

Asia Care Survey 2026: Warisan Bukan Lagi Prioritas Tunggal, 40% Aset Disiapkan untuk Anak

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance