• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Prof. Syafii Antonio Usulkan Alokasi 15% Dana APBN dan BUMN untuk Pacu Bank Syariah

by Sandy Romualdus
11 September 2026 - 17:21
18
VIEWS
Prof. Syafii Antonio Usulkan Alokasi 15% Dana APBN dan BUMN untuk Pacu Bank Syariah
0
SHARES
18
VIEWS

Prof. Syafii Antonio mendorong alokasi 15% dana APBN untuk perbankan syariah, sejalan dengan penunjukan Bank BSN sebagai penyalur gaji ASN dan TNI-Polri secara terpusat.

Stabilitas.id — Pakar ekonomi dan perbankan syariah terkemuka sekaligus pendiri Universitas Tazkia, Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec., menilai pemerintah memiliki dua instrumen strategis dari sisi kebijakan fiskal dan tata kelola korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dapat dioptimalkan guna memacu akselerasi kinerja industri perbankan syariah nasional.

  • Baca juga: Kinerja Finansial Melejit, Bank BSN Rangkul IARMI Perluas Penetrasi Syariah

Berbicara dalam Gala Dinner Peluncuran layanan BSN Prioritas di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (10/9/2026), Prof. Syafii Antonio menjabarkan bahwa optimalisasi kedua instrumen makro ini diyakini mampu menyuntikkan permodalan dan ruang likuiditas secara masif bagi bank-bank syariah tanpa mendisrupsi ekuilibrium pasar keuangan.

Pertama, penguatan dari sisi intervensi fiskal melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Prof. Syafii menyarankan agar pemerintah mengalokasikan sekitar 10% hingga 15% dari total perputaran dana APBN untuk disalurkan melalui entitas bank syariah, termasuk Bank Syariah Nasional (BSN). Penempatan dana skala jumbo ini diproyeksikan akan menekan beban biaya dana (cost of fund) perbankan syariah, sehingga bank memiliki ruang likuiditas yang lebih leluasa untuk mengakselerasi pembiayaan ke sektor riil secara kompetitif.

BERITA TERKAIT

Kinerja Finansial Melejit, Bank BSN Rangkul IARMI Perluas Penetrasi Syariah

Laba Meroket 36 Persen, Tata Kelola Aset dan Ekspansi Digital Jadi Kunci Ketangguhan Bank BSN

Incar Jejaring Raksasa Muhammadiyah, Bank BSN dan MBC Bangun Ekosistem Emas Syariah

Bidik Rantai Ekonomi Umrah, Bank BSN Eksplorasi Ekosistem Digital Bersama JARDY Travel

Kedua, optimalisasi aktivitas pencarian dana (fund raising) oleh korporasi pelat merah. Beliau mendorong pemerintah untuk menginstruksikan BUMN agar meraup 10% hingga 15% dari total kebutuhan pendanaannya melalui instrumen syariah. “Kebijakan ini sangat implementatif karena tidak membebani kas negara atau membutuhkan suntikan modal tunai, melainkan dieksekusi melalui penerbitan sukuk atau surat berharga syariah lainnya,” tegasnya.

Manuver makroekonomi ini dinilai sangat logis dan berdimensi global. Prof. Syafii menegaskan kembali bahwa instrumen keuangan syariah saat ini telah diakui secara universal sebagai alternatif pendanaan yang stabil, terbukti dari maraknya negara-negara Barat dan non-Muslim—seperti Inggris (London), Luksemburg, hingga Jerman—yang mengadopsi regulasi dan giat menerbitkan instrumen sukuk, jauh sebelum Indonesia memilki produk yang sama. “Karena Syariah adalah ekosistem finansial universal yang sangat rasional secara kalkulasi bisnis,” imbuhnya.

  • Baca juga: Laba Meroket 36 Persen, Tata Kelola Aset dan Ekspansi Digital Jadi Kunci Ketangguhan Bank BSN

Ketangguhan fundamental model bisnis ini juga telah teruji secara empiris saat krisis moneter melanda pada periode 1997-2000. Ketika mayoritas bank konvensional terpaksa kolaps akibat jebakan negative spread seiring meroketnya suku bunga, bank-bank berbasis syariah justru mampu bertahan menavigasi badai likuiditas lantaran ditopang oleh sistem bagi hasil yang adaptif terhadap guncangan pasar.

Resiliensi dan kepercayaan institusional tersebut terefleksi langsung pada rapor kinerja perbankan syariah seperti Bank BSN. Pasca aksi korporasi spin-off pada akhir tahun lalu, perseroan langsung memacu mesin pertumbuhannya. Hingga 31 Agustus 2026, aset Bank BSN telah mencapai Rp81,5 triliun, melesat 20,75% secara tahunan (year-on-year/YoY). “Capaian impresif ini sekaligus mengukuhkan Bank BSN sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia,” jelas Alex Sofjan Noor.

Fundamental yang solid ini turut didorong oleh penetrasi ekosistem digital. Platform mobile banking andalan perseroan, Bale Syariah, kini telah diakses oleh 238.897 pengguna dengan volume transaksi mencapai Rp6,57 triliun dari 3,29 juta kali transaksi. Di segmen sistem pembayaran, layanan QRIS BSN telah menjangkau 2.102 merchants, membukukan 2,07 juta transaksi dengan volume mencapai Rp552,1 miliar.

“Di usia perseroan yang masih terbilang muda, BSN akan terus berupaya hadir di berbagai lini dan ekosistem masyarakat,” tutup Alex, memberikan pandangan optimis ke pasar atas langkah integrasi nilai syariah ke dalam arus utama ekonomi nasional.

  • Baca juga: Incar Jejaring Raksasa Muhammadiyah, Bank BSN dan MBC Bangun Ekosistem Emas Syariah

Untuk itu, sejalan dengan visi optimalisasi dana pemerintah di ekosistem syariah tersebut, selain mengemban tugas dari pemerintah sebagai pelaksana penyaluran subsidi pembiayaan syariah perumahan rakyat melalui FLPP, BSN baru saja menorehkan tonggak pencapaian strategis sebagai bank penyalur gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, anggota Polri, Pejabat Negara, hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara terpusat.

Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-33/PB/PB.3/2026 tertanggal 24 Agustus 2026. Langkah ini memperkuat ekspansi BSN dalam mengelola belanja pegawai negara setelah perseroan dinyatakan lulus User Acceptance Test (UAT) atas sistem interkoneksi penyaluran Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Gaji antara Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) dan BSN pada 31 Juli 2026 lalu. ***

Tags: Alex Sofjan Noorapbnbale syariahBank BSNPayroll ASNProf. Syafii AntonioQRIS BSNSukuk BUMN
 
 
 
 
 
Previous Post

Disiplin Fiskal Topang Optimisme, Pasar Saham dan Obligasi RI Catat Kinerja Gemilang di Agustus 2026

Next Post

Asia Care Survey 2026: Warisan Bukan Lagi Prioritas Tunggal, 40% Aset Disiapkan untuk Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kerek Cuan Penenun Baduy, BCA Promosikan Wastra Ramah Lingkungan ke Nasabah Kaya

Kerek Cuan Penenun Baduy, BCA Promosikan Wastra Ramah Lingkungan ke Nasabah Kaya

by Sandy Romualdus
5 Oktober 2026 - 15:46

Bakti BCA berkolaborasi dengan kelompok disabilitas memproduksi 1.800 tas tenun Baduy pewarna alami sebagai suvenir BCA Wealth Summit 2026. Stabilitas.id...

Transaksi Obligasi Melesat 112 Persen: CIMB Niaga Rilis Inisiatif ‘OCTO untuk Pejuang Mimpi’

Transaksi Obligasi Melesat 112 Persen: CIMB Niaga Rilis Inisiatif ‘OCTO untuk Pejuang Mimpi’

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 08:53

CIMB Niaga meluncurkan inisiatif OCTO untuk Pejuang Mimpi guna mempermudah generasi muda menabung dan berinvestasi di era digital. Stabilitas.id - PT...

Tembus 3 Juta Rekening: Fitur Open Bundling Emas BRImo Melesat 1.004 Persen

Tembus 3 Juta Rekening: Fitur Open Bundling Emas BRImo Melesat 1.004 Persen

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 07:53

Pengguna Rekening Emas BRImo melesat 1.004 persen ke 3,04 juta rekening per September 2026 berkat inovasi fitur Open Bundling Emas....

Melepas Perangkap Kerdil: Jurus KB Bank Pacu Fondasi Tata Kelola dan Manajemen Risiko UMKM

Melepas Perangkap Kerdil: Jurus KB Bank Pacu Fondasi Tata Kelola dan Manajemen Risiko UMKM

by Sandy Romualdus
3 Oktober 2026 - 12:51

KB Bank gelar literasi finansial perkuat GCG dan manajemen risiko UMKM. Simak analisis peran platform KBstarbiz dan supply chain financing...

Sasar Kemandirian Finansial Gen Z, CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026 di Senayan City

Sasar Kemandirian Finansial Gen Z, CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026 di Senayan City

by Sandy Romualdus
3 Oktober 2026 - 12:37

CIMB Niaga menggelar Kejar Mimpi FEST 2026 di Senayan City. Festival ini mengintegrasikan edukasi finansial, promosi UMKM, dan tata kelola...

Sinergi BNI dan InJourney, Layanan Asistensi Bandara Joumpa Kini Hadir di Aplikasi wondr

Sinergi BNI dan InJourney, Layanan Asistensi Bandara Joumpa Kini Hadir di Aplikasi wondr

by Stella Gracia
2 Oktober 2026 - 14:09

BNI menggandeng InJourney Aviation Services (IAS) untuk menghadirkan layanan asistensi bandara Joumpa langsung melalui aplikasi digital wondr by BNI. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kerek Cuan Penenun Baduy, BCA Promosikan Wastra Ramah Lingkungan ke Nasabah Kaya

Ubah Sampah Jadi Biogas: DPRD DKI Apresiasi Inovasi Biodigester Bank Jakarta di Rusunawa Rorotan

Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

Laba Turun 19 Persen: Astra Tetap Guyur Dividen Interim Rp3,9 Triliun di Tengah Buyback Jumbo

Tercepat Sejak Pandemi: Ekonomi Vietnam Tumbuh 9,95 Persen di Kuartal III/2026

Tawarkan 76 Proyek Strategis: Pemerintah Buka Peluang Investasi KPBU Senilai US$63 Miliar

Guyur Stimulus Rp31 Triliun: Prabowo Siapkan Bansos Beras, BSU, dan Diskon Pajak

Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

Targetkan 5 Bank Syariah Jumbo pada 2027: OJK Dorong Konversi dan Wajibkan Merger Bank Kecil

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Asia Care Survey 2026: Warisan Bukan Lagi Prioritas Tunggal, 40% Aset Disiapkan untuk Anak

Asia Care Survey 2026: Warisan Bukan Lagi Prioritas Tunggal, 40% Aset Disiapkan untuk Anak

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance