JAKARTA, Stabilitas.id — PT Bank Central Asia Tbk dan entitas anak mencatatkan kinerja solid dengan perolehan laba bersih hingga Maret 2021 mencapai Rp 7,04 triliun. Nilai itu tumbuh 7% year on year (yoy) dibandingkan laba pada Maret 2020 sebesar Rp 6,6 triliun.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan kinerja ini didukung oleh penempatan pada obligasi korporasi yang meningkat sebesar 6,9% dibandingkan posisi Desember 2020.
Sementara itu, BCA membukukan pertumbuhan kredit yang positif pada segmen korporasi, ditopang permintaan pada industri telekomunikasi, minyak nabati dan hewani, serta perkebunan.
BERITA TERKAIT
“Kinerja solid BCA dan entitas anak tidak lepas dari dukungan para nasabah, regulator, dan seluruh pihak terkait, yang senantiasa bergandengan tangan dengan kami dalam melewati masa-masa sulit ini,” kata Jahja, dalam keterangan resmi secara virtual, Kamis (22/4/2021).
Pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) tumbuh 3,3% yoy menjadi Rp 14,13 triliun. Sedangkan pendapatan non bunga atau non interest income BCA terkoreksi 14,5% yoy menjadi Rp 5,9 triliun. Sehingga total pendapatan operasional BCA mencapai Rp 19,1 triliun atau terkoreksi secara 2% yoy hingga Maret 2021.
Jahja menyatakan, kredit mencapai Rp 586,8 Rp triliun hingga tiga bulan pertama 2021. Nilai itu terkontraksi 4,1% yoy dibandingkan pada posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp 612,2 triliun.
Total dana pihak ketiga BBCA juga meningkat 14,6% yoy menjadi Rp 849,41 triliun dari posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp 741,0 triliun. Adapun CASA tumbuh 15,4% yoy dari Rp 568,52 triliun di Maret 2020 menjadi Rp 655,84 triliun di Maret 2021.
Adapun CAR tercatat 24,5% naik dibandingkan 22,5% di Maret 2021. Lalu LDR 65,2% pada kuartal pertama 2021 dibandingkan Maret 2020 di posisi 77,6%. Adapun posisi non performing loan (NPL) BCA di Maret 2021 di level 1,8%.
Jahja mengatakan performa ini menjadi sinyal bahwa daya beli masyarakat masih ada di pasar. Kemudian, katanya, untuk mendukung pemulihan ekonomi di segmen UMKM, BCA juga menggelar pameran online BCA UMKM fest yang diikuti sekitar 1.700 merchant yang memasarkan lebih dari 18.000 produk ke pasar domestik maupun ekspor.

















