• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Figur

Menghasilkan 1 Juta Dollar AS dari Kamar Pembantu

by Sandy Romualdus
18 Desember 2021 - 19:30
572
VIEWS
Menghasilkan 1 Juta Dollar AS dari Kamar Pembantu
0
SHARES
572
VIEWS

MELIANI MULJOREDJO, Founder Beaudelab

Dari sebuah kamar pembantu yang sempit, seorang wanita bertekad membangun kerajaan bisnisnya hingga mampu menghasilkan miliaran rupiah.

  • Baca juga: Tugas Berat di Pundak Benny

Proses tidak akan mengkhianati hasil. Prinsip itu yang dipegang teguh Meliani Muljoredjo, pendiri perusahaan produk kosmetik Beaudelab. Di tangannya hanya dalam waktu dua tahun, perseroan miliknya menjadi pemain yang diperhitungkan dalam kancah bisnis kecantikan Tanah Air.

Bayangkan, dalam sebulan omzet yang dihasilkan produk-produk Beaudelab yang berada di bawah naungan PT Akselerasi Sumber Berkah, mencetak omset milyaran rupiah. Sebuah pencapaian fantastis, mengingat umur Beaudelab saat ini belum mencapai lima tahun.

BERITA TERKAIT

Tugas Berat di Pundak Benny

“Ladies Banker” di Ruang Kemudi Pelni

Filosofi Antropologi Sang CEO

Kedisiplinan yang Berbuah Manis

Karena berkomitmen hanya menjual produk-produk berkualitas, banyak selebritas memercayakan perawatan diri mereka kepada Beaudelab dan mempromosikan brand tersebut.

Sebut saja nama-nama besar seperti Amanda Manopo, Roger Danuarta, Gisella Anastasia, Nagita Slavina, Baim Wong, Shahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda, adalah selebritas yang telah membuktikan manfaat dari produk-produk Beaudelab.

Berbekal kerja keras, fokus dan keyakinan diri yang positif, Meliani memulai langkahnya menjadi entrepreneur dengan cara berhenti bekerja dari sebuah perusahaan besar di Jakarta.
Menanggalkan Kenyamanan

Perjalanan Meliani dimulai pada 2017, ketika ia berusia 23 tahun. Kala itu, dirinya baru lulus kuliah dengan predikat cumlaude dari Binus University. Gadis ini kemudian bekerja di Sampoerna dan dalam waktu singkat, dipromosikan menduduki jabatan Procurement Executive dengan gaji menggiurkan.

Uniknya, ketika banyak orang bermimpi bisa bekerja di perusahaan milik Philip Morris International itu, namun di 2019 Meliani justru resign. Hal ini mengundang pertentangan dari kalangan orang terdekat, terutama sang mama.

Ibundanya menyayangkan, mengapa anak gadisnya yang telah sukses ingin melepas semua fasilitas yang telah digenggam. Namun kepada sang mama, Meliani memberi pengertian bahwa dirinya ingin hidup dengan menjadi pengusaha. Meski sulit, ia yakin akan lebih bahagia jika menempuh jalan itu.

“Hidup cuma sekali. Aku ingin merasakan hidup yang sesungguhnya, ujar Meliani kepada sang mama. Terlebih sejak remaja, ia bertekad hanya akan memberi seperempat usia hidupnya untuk mengikuti ekspektasi orang lain, selebihnya ia ingin hidup dengan caranya sendiri.

Meski berat, akhirnya ibundanya merestui. Meliani kemudian pindah ke Bali. Di Pulau Dewata, gadis 25 tahun itu menggantungkan harapan untuk mengejar mimpi menjadi pengusaha.

Bermodal uang terbatas, Mel demikian dia biasa dipanggil, menyewa rumah berisi empat kamar di Denpasar. Keempatnya, kemudian disewakan sebagai kamar kos, sementara dirinya memilih tinggal di kamar pembantu yang ada di belakang.

Kini, gadis itu harus menghadapi realita. Tidak ada lagi meeting bergengsi di hotel bintang lima, makan siang di restoran mewah, gaji puluhan juta, fasilitas mobil plus sopir. Semuanya hilang, sirna.

Untuk menambah penghasilan dan modal usaha, di Bali selain bertumpu pada bayaran orang yang menyewa kamar, di siang hari Mel bekerja sebagai staf administrasi untuk mendapatkan sedikit upah. Baru di malam hari, ia menggejar passion membangun kerajaan bisnisnya dengan cara berjualan online.

  • Baca juga: “Ladies Banker” di Ruang Kemudi Pelni

Di tahap ini, banyak orang memertanyakan keputusannya, namun dalam hati Mel percaya, asalkan halal semua kerja keras ini pada saatnya nanti akan berbuah manis. “Meski saat itu tegar, bukan berarti saya tidak pernah khawatir. Terkadang, sesekali saat malam saya menangis sebelum tidur. Dalam hati berdoa, semoga Tuhan mendukung jalan yang saya pilih, ujarnya mengenang.

Buah Kerja Keras

Di tengah proses menyusun masa depan, di akhir minggu, Meliani masih menyempatkan diri berbagi dengan sesama. Ia menjadi guru sukarela, mengajar bahasa Inggris bagi anak-anak di panti asuhan Yayasan Kasih Ibu.

Perlahan namun pasti, setelah dua tahun, produk-produk yang dihasilkan Beaudelab diminati banyak wanita muda. Dan misi Meliani mempercantik wanita Indonesia dengan produk lokal mulai terwujud.

Yang awalnya hanya ditolong satu-dua orang terdekat, kini ia mampu mempekerjakan 15 karyawan, yang membantunya mengirim ribuan paket kosmetik per hari ke seluruh Indonesia.

Dengan sedikit malu-malu, ia mengakui kalau omset bisnisnya telah menyentuh angka miliaran rupiah per bulan. Dan 1 Juta Dollar AS pertamanya, ia dapatkan hanya bermodal tekad dari sebuah kamar pembantu yang sempit.

Tak hanya laku keras, produk Beaudelab bahkan menyabet berbagai penghargaan. Di antaranya Best Seller Shopee yang membuatnya menjadi barang favorit para selebgram. “Buat saya jangan sampai kita hidup dalam ironi. Hingga menutup mata masih belum menemukan siapa jati diri kita, ujarnya mantap.

Kualitas Internasional

Salah satu produk yang menjadi andalan Beaudelab hingga dikenal banyak selebritas, adalah Teeth Whitening Kit. Produk ini memungkinan seseorang untuk melakukan bleaching gigi tanpa harus pergi ke dokter. Dengan harga di kisaran Rp 250 ribu, konsumen bisa mendapatkan gigi putih bersih layaknya bleaching ke dokter, dengan harga jutaan.

Meliani yang menjabat CEO di Beaudelab menjelaskan, semua produk yang mereka rilis ke pasaran, dijamin aman karena telah melalui serangkaian uji klinis profesional. Teeth Whitening Kit kami memiliki dua varian, Deluxe dan Pro. Keduanya lolos BPOM dan mendapat FDA approved dari Amerika Serikat, ujarnya.

Untuk bersaing dengan kompetitor, Meliani menerapkan strategi bisnis yang memfokuskan diri pada pengembangan R&D dan terus berkolaborasi bersama pakar kecantikan, baik dalam maupun luar negeri.

“Kita sering heran, kenapa produk impor merajai pasar lokal? Setelah kami pelajari, jawabannya karena mereka memiliki basis kuat di teknologi dan kualitas. Sayangnya, mereka tidak mengerti kebutuhan wanita Indonesia. Dan posisi lowong ini yang berusaha kami isi, ujar CEO muda itu.

Untuk menonjol di kerumunan produk sejenis, Beaudelab memantapkan langkah memberi produk berkualitas, dengan harga lokal namun kualitas international. Dan untuk mengembangkan formula terbaik, mereka bekerja sama dengan dermatolog, dokter, serta mitra lab internasional, yang memiliki semangat sama di bidang pengembangan produk.

Dijelaskan, 2022 akan menjadi tahun terobosan karena mereka akan membuat produk teeth whitening Beaudelab masuk minimarket. Tak hanya itu, nantinya akan ada special collaboration dengan artis ternama dan banyak hal menarik lain.

  • Baca juga: Filosofi Antropologi Sang CEO

Meski telah sukses, langkah Meliani dan Beaudelab tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, mereka bertekad terus melayani kebutuhan wanita Indonesia dengan kosmetik lokal yang bisa diandalkan.

“Kami ingin mencetak banyak beautypreneur Indonesia. Targetnya 1000 orang hingga tahun 2025. Saya ingin Beaudelab menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Kami ingin menolong banyak Meliani muda untuk menemukan mimpi mereka,” tutupnya.***

Tags: BeaudelabFigurMeliani Muljoredjo
 
 
 
 
 
Previous Post

Perluas Akses Pembayaran Pajak Bank DKI Hadir di Gerai Samsat PGC Cililitan

Next Post

Dukung Rumput Laut Indonesia Mendunia, LPEI Resmikan Program Desa Devisa di Sidoarjo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Q2 2026, BI Pastikan Cadangan Devisa Tetap Tebal

Srikandi di Benteng Finansial: Saat Kepemimpinan Intuisi dan Presisi Menjaga Marwah Otoritas

by Sandy Romualdus
10 Agustus 2026 - 20:17

Rupiah melonjak ke level Rp17.753 per dolar AS usai Surpres Gubernur BI diserahkan. Simak analisis lengkap rekam jejak Destry Damayanti...

Dari LPPI ke Malta: Siasat CEO Prospero Taklukkan Monopoli GRC Global

Dari LPPI ke Malta: Siasat CEO Prospero Taklukkan Monopoli GRC Global

by Sandy Romualdus
3 Juni 2026 - 22:47

Stabilitas.id – Panggung Global Startup Awards (GSA) 2026 di Valletta, Malta, pada 7–8 Mei 2026 menjadi saksi runtuhnya dominasi barat...

Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

by Stella Gracia
12 Mei 2026 - 14:14

Stabilitas.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi mengumumkan nakhoda baru untuk memimpin perusahaan pembiayaan ultra mikro tersebut. Kindaris ditunjuk...

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

by Stella Gracia
21 April 2026 - 18:54

Stabilitas.id – Industri semen yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki kini memiliki wajah baru dalam kepemimpinannya. Reni Wulandari, seorang...

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

by Stella Gracia
21 Maret 2026 - 16:49

Stabilitas.id – Dunia usaha Indonesia berduka. Michael Bambang Hartono, salah satu pilar utama di balik imperium bisnis Djarum Group dan...

Friderica Widyasari Dewi: Menjaga Marwah Otoritas dengan Intuisi dan Presisi

Friderica Widyasari Dewi: Menjaga Marwah Otoritas dengan Intuisi dan Presisi

by Sandy Romualdus
12 Maret 2026 - 00:05

Stabilitas.id - Sejarah sering kali ditulis melalui langkah-langkah sunyi yang konsisten sebelum akhirnya meledak dalam sebuah panggung besar. Di lantai...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Dukung Rumput Laut Indonesia Mendunia, LPEI Resmikan Program Desa Devisa di Sidoarjo

Dukung Rumput Laut Indonesia Mendunia, LPEI Resmikan Program Desa Devisa di Sidoarjo

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance