Transnusa dan TAT resmi meneken MoU untuk perkuat konektivitas penerbangan Jakarta-Bangkok dan Bali-Phuket guna memacu kunjungan wisatawan ke Thailand.
Stabilitas.id – Maskapai penerbangan PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) memperkuat penetrasi rute internasional regional dengan menjalin kemitraan strategis bersama Otoritas Pariwisata Thailand (Tourism Authority of Thailand/TAT). Langkah ini ditujukan untuk memacu konektivitas udara sekaligus mendorong volume kunjungan wisatawan asal Indonesia ke Negeri Gajah Putih.
Komitmen tersebut ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) oleh Group CEO Transnusa Datuk Bernard Francis dan Gubernur TAT Thapanee Kiatphaibool di Fairmont Jakarta, Selasa (4/8/2026). Pertukaran dokumen MoU turut disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Kerajaan Thailand H.E. Anutin Charnvirakul dalam rangkaian Indonesia–Thailand Business Forum.
Group CEO Transnusa Datuk Bernard Francis menyatakan bahwa Thailand tetap menjadi salah satu destinasi utama masyarakat Indonesia, sehingga pembukaan dan penguatan aksesibilitas udara memiliki urgensi bisnis yang tinggi.
“Melalui kolaborasi dengan Tourism Authority of Thailand, kami berharap dapat menghadirkan lebih banyak inisiatif promosi yang mendorong minat masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke Thailand, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang bernilai,” ujar Bernard dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (7/8/2026).
Fokus utama dari kolaborasi ini adalah penguatan frekuensi dan keterisian penerbangan langsung (direct flight) pada dua koridor utama, yakni rute Jakarta–Bangkok dan Bali–Phuket.
Selain penguatan rute, Transnusa dan TAT menyepakati serangkaian strategi pemasaran terpadu. Kolaborasi mencakup kampanye pemasaran bersama (co-marketing), partisipasi pameran pariwisata internasional, pengembangan konten digital, hingga penyelenggaraan familiarization trip (fam trip) bagi pelaku industri media dan agen perjalanan.
Bernard menambahkan, ekspansi ini sejalan dengan arah strategis perseroan untuk memperluas jaringan penerbangan internasional di kawasan ASEAN guna memanfaatkan pemulihan industri aviasi dan pariwisata regional secara optimal.
“Kami optimistis kerja sama ini akan semakin memperkuat konektivitas pada rute Jakarta–Bangkok dan Bali–Phuket, serta membuka lebih banyak peluang pertumbuhan sektor pariwisata kedua negara,” pungkasnya. ***

















