Klik tombol berikut ini untuk memesan edisi digital Majalah Stabilitas

Stabilitas Edisi 179 : Habis Babak Belur, Datang ‘Musim Gugur’

43
Dilihat
0
Bagikan
43
Dilihat

Pembaca yang budiman,

Pada edisi kali ini kami berkesimpulan bahwa industri keuangan akan segera masuk ke dalam musim gugur setelah krisis kesehatan. Jadi semua pihak harus segera berjaga.

Setahun lebih sudah krisis kesehatan akibat merebaknya virus corona telah bertransformasi menjadi krisis ekonomi. Pemerintah memang sudah telah mengeluarkan kebijakan untuk menghalangi ekonomi jatuh lebih dalam sebagai dampak dari pandemi Covid-19 ini. Meski begitu, hal itu tidak bisa menjamin seluruh pelaku bisnis bertahan dalam keterpurukan kinerjanya.

Beberapa sektor di industri keuangan sudah terlihat tertatih-tatih menghadapi krisis pandemi ini yang memasuki tahun keduanya. Terutama mereka yang tidak mendapatkan uluran tangan dari pemerintah. Otoritas Jasa Keuangan memang bergerak cepat dengan mengeluarkan beberapa relaksasi untuk menolong pelaku bisnis menghadapi kondisi berat ini. Namun hal itu tidak mampu menahan merebaknya tekanan kinerja kepada pelaku usaha jasa keuangan.

Oleh karena itu krisis pandemi yang sempat menjerumuskan ekonomi ke jurang resesi memberi dampak yang menyakitkan bagi sektor asuransi, multifinance, dan juga beberapa emiten yang terhimpit keadaan. Sektor perbankan mungkin tidak mengalami dampak separah sektor lainnya di jasa keuangan, meski tetap saja limbung karena wabah ini.

Nah, Majalah Stabilitas akan mengulas isu tersebut dalam edisi kali ini dan memotret kondis terakhir setiap sektor dalam industri jasa keuangan.

Pada bagian awal akan diulas mengenai kondisi industri jasa keuangan secara keseluruhan dan potretnya tahun ini setelah menjalani masa berat menanggung dampak Covid-19. Juga hal-hal yang sudah dilakukan industri terutama perbankan dalam mengarungi badai resesi akibat pandemi.

Pada bagian berikutnya akan dibahas kondisi sektor asuransi saat ini setelah bergelut dengan dampak wabah. Apa saja yang sudah dilakukan industri proteksi dan juga otoritas dalam setahun belakangan ini? Belakangan ini terlihat industri penjaminan juga masih terseok-seok akibat tata kelola yang sudah menerpa mereka sebelum datangnya krisis pandemi.

Selanjutnya akan dibahas kondisi sektor multifinance dalam menghadapi krisis pandemic ini. Apa saja yang sudah dilakukan industri dan otoritas dan berapa yang harus gulung tikar? Lalu apa saja kebijakan yang dilakukan pelaku dalam menjalani tahun ini?

Sama seperti dua pembahasan di atas, dalam bagian terakhir dari laporan utama akan diulas kondisi para pelaku bisnis di pasar modal, terutama para emiten yang bisnisnya terhempas badai pandemic. Berapa banyak emiten yang terancam pailit akibat tidak mampu membayar utang tepat waktu dan berapa yang memang benar-benar sudah pailit.

Kami juga memberika insight lewat riset yang akan kami sajikan di halaman berikutnya, mengenai tantangan yang harus dihadapi pelaku industri di jasa keuangan terkait dengan anggaran negara yang disiapkan pemerintah.

Kemudian di sisa halaman-halaman selanjutnya, seperti biasa kami tetap menyajijkan liputan dan artikel perkembangan terkini di industri keuangan, tentu tetap dalam koridor tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan.

Selamat membaca.

 

Klik tombol berikut ini untuk memesan edisi digital Majalah Stabilitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Solve : *
22 + 22 =


BACA JUGA

Related Posts

TERPOPULER

STABILITAS CHANNEL

TWITTER STABILITAS

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.