• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Info Otoritas

Stabilitas Keuangan RI Solid, BI Salurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial Rp384 Triliun

oleh Stella Gracia
2 September 2025 - 11:15
20
Dilihat
Stabilitas Keuangan RI Solid, BI Salurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial Rp384 Triliun
0
Bagikan
20
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara stabilitas perekonomian dan dorongan pertumbuhan di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

Deputi Gubernur BI Juda Agung menyampaikan hal itu saat meluncurkan Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) No. 45 edisi Agustus 2025 bertema Mendorong Intermediasi, Memperkuat Ketahanan di Tengah Peningkatan Ketidakpastian Global di Jakarta, Jumat (29/8/2025).

  • Baca juga: Usung Semangat Beudaya Meusare Sare, KKI 2026 Pacu Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra dan NTT

“Kita perlu memastikan likuiditas yang ada tidak berhenti di perbankan, tetapi benar-benar menjadi tenaga penggerak ekonomi, menciptakan pertumbuhan yang inklusif, kuat, dan berkelanjutan,” ujar Juda.

BERITA TERKAIT

Usung Semangat Beudaya Meusare Sare, KKI 2026 Pacu Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra dan NTT

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Pegang Teguh Stability over Growth, BI Fokus Amankan Target Inflasi dan Stabilitas Moneter

Dalam laporan tersebut, BI mencatat stabilitas sistem keuangan Indonesia pada semester I/2025 tetap terjaga di tengah gejolak global. Ketahanan perbankan, industri keuangan non-bank, serta sektor korporasi dan rumah tangga masih menjadi penopang utama.

Sejalan dengan itu, BI memperkuat kebijakan makroprudensial longgar, termasuk peningkatan porsi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dari 4% menjadi 5% sejak 1 April 2025. Hingga minggu pertama Agustus 2025, total insentif KLM mencapai Rp384 triliun, dengan distribusi kepada:

  • Bank BUMN Rp171,5 triliun

    • Baca juga: Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital
  • Bank Umum Swasta Nasional Rp169,2 triliun

  • Bank Pembangunan Daerah Rp37,2 triliun

  • Kantor Cabang Bank Asing Rp5,7 triliun

Secara sektoral, insentif tersebut disalurkan ke sektor prioritas, antara lain pertanian, real estate, perumahan rakyat, konstruksi, perdagangan, manufaktur, transportasi, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, ultra mikro, dan pembiayaan hijau.

Untuk memperkuat transmisi kebijakan moneter dan makroprudensial, BI menyiapkan empat langkah strategis, yakni: Mencermati ruang pelonggaran suku bunga acuan (BI Rate); Memperkuat efektivitas transmisi melalui penyesuaian instrumen moneter dan swap valas; Menambah likuiditas pasar uang secara terukur melalui penyesuaian SRBI dan pembelian SBN di pasar sekunder, dan; Melanjutkan pelonggaran kebijakan makroprudensial untuk mendorong kredit, menurunkan bunga, dan memperkuat ketahanan perbankan.

  • Baca juga: Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Sebagai rangkaian peluncuran KSK 45, BI juga menggelar seminar nasional bertajuk Menavigasi Tantangan Ekonomi Global melalui Intermediasi dan Ketahanan Sistem Keuangan dengan menghadirkan Asisten Gubernur BI Solikin M. Juhro, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, dan Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro.

KSK 45 diharapkan menjadi panduan strategis bagi pemangku kepentingan untuk memahami dinamika sistem keuangan serta mempersiapkan langkah mitigasi menghadapi risiko global yang semakin kompleks. ***

Tags: #UMKMBank IndonesiaBIinsentif KLMintermediasi perbankanKajian Stabilitas Keuanganketahanan sistem keuanganKredit PerbankanKSK 45likuiditas perbankanpembiayaan hijauperbankan IndonesiaPerekonomian GlobalSBNSRBIstabilitas keuanganSuku Bunga BI
 
 
 
 
 
Sebelumnya

AAUI Imbau Pemegang Polis Segera Laporkan Kerugian Pasca Demonstrasi

Selanjutnya

Perry Warjiyo: Rupiah Digital Jadi Instrumen Strategis Dukung Stabilitas Keuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 22:57

Sambut HUT Ke-81 RI, Bank Indonesia menghadirkan Kartu Kredit Indonesia dan perluasan MDR QRIS 0% guna mendorong kemandirian serta efisiensi...

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 17:30

OJK resmi mencabut izin usaha PT BPR Citra Bersada Abadi di Bekasi. Akibat permodalan negatif dan gagal penyehatan, LPS eksekusi...

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 17:06

OJK lantik Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner Pengawasan BMKS. Langkah strategis cegah transfer pricing dan bentuk harga acuan komoditas dalam...

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 16:58

RDG Bank Indonesia tahan BI-Rate di level 5,75% per Agustus 2026. Suku bunga acuan dijaga guna perkuat stabilitas rupiah dan...

Perkuat Inklusi dan Integritas Pasar, OJK Pacu Pembentukan Bursa Komoditas Strategis dan Pasar Karbon

Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

oleh Stella Gracia
18 Agustus 2026 - 15:57

OJK gelar LIKE IT 2026 di Jamnas XII Cibubur. Gandeng Kemendikdasmen & Pramuka, OJK dorong 7.500 anggota Pramuka makin cerdas...

Perkuat Inklusi dan Integritas Pasar, OJK Pacu Pembentukan Bursa Komoditas Strategis dan Pasar Karbon

Perkuat Inklusi dan Integritas Pasar, OJK Pacu Pembentukan Bursa Komoditas Strategis dan Pasar Karbon

oleh Stella Gracia
18 Agustus 2026 - 08:57

OJK perkuat sektor jasa keuangan di HUT ke-81 RI. Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi paparkan 3 amanah Presiden Prabowo:...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

Pacu Transformasi Bisnis, KB Bank Sabet Dua Penghargaan Layanan dan Reputasi Korporasi

Indeks Inklusi Syariah Baru 13,24%, OJK Bersama DPR dan LPS Pacu Ekosistem EKSiS 2026

NPL Terjaga 0,19% dan Rasio CASA 83%, Citi Indonesia Perkuat Bisnis Perbankan Institusional

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Usung Semangat Beudaya Meusare Sare, KKI 2026 Pacu Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra dan NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Perry Warjiyo: Rupiah Digital Jadi Instrumen Strategis Dukung Stabilitas Keuangan

Perry Warjiyo: Rupiah Digital Jadi Instrumen Strategis Dukung Stabilitas Keuangan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance