JAKARTA, Stabilitas.id – Survei Konsumen Bank Indonesia pada September 2022 mengindikasikan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga.
Hal tersebut terindikasi dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2022 sebesar 117,2, atau tetap berada pada level optimis (indeks >100), meski lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 124,7.
Keyakinan konsumen pada September 2022 yang tetap terjaga ditopang oleh tetap kuatnya Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK), tercermin dari IEK yang tercatat sebesar 126,1, atau tetap berada pada level optimis (indeks >100), meski tidak setinggi bulan sebelumnya sebesar 137,7.
BERITA TERKAIT
Sementara itu, konsumen masih memiliki optimisme atas kondisi ekonomi saat in, meskipun tidak sekuat pada bulan sebelumnya dimana Indeks Ekonomi Saat Ini (IKE) sebesar 108,3, sedikit lebih rendah dari 111,7 pada Agustus 2022
Keyakinan konsumen pada September 2022 yang tetap terjaga ditopang oleh tetap kuatnya Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) terutama pada komponen indeks ekspektasi penghasilan dan ekspektasi ketersediaan lapangan kerja.
Indeks Penghasilan saat Ini dan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja Saat ini masing-maisng tercatat sebesar 114,5 dan 107,9 meski tidak setinggi bulan sebelumnya sebesar 119,8 dan 112,2.
Rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi terpantau sedikit meningkat, terindikasi dari rata-rata proporsi (average propensity to consume ratio) sebesar 74,8% dari semula 73,6%.
Sementara itu, rata-rata proporsi pembayaran cicilan/utang (debt to income ratio) sebesar 9,4%, sedikit menurun dibandingkan dengan proporsi pada bulan sebelumnya.
Di sisi lain, proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) sebesar 15,8%, lebih rendah dari 16,8% pada Agustus 2022.
Sementara itu, optimisme konsumen atas kondisi ekonomi saat ini ditopang oleh optimisme akan penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja saat ini, meskipun tidak sekuat pada bulan sebelumnya.***

















