• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Internasional

Terimpit Biaya Tinggi, PHK Manufaktur AS Sentuh Level Tertinggi Sejak Krisis 2009

oleh Stella Gracia
26 Juni 2026 - 11:10
19
Dilihat
Terimpit Biaya Tinggi, PHK Manufaktur AS Sentuh Level Tertinggi Sejak Krisis 2009

Ilustrasi pekerja sektor manufaktur Amerika Serikat. (foto: pexels-rolledalloys)

0
Bagikan
19
Dilihat

Stabilitas.id – Sektor industri manufaktur Amerika Serikat (AS) dibayangi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang mengkhawatirkan. Laporan teranyar dari S&P Global mencatat tingkat pengurangan tenaga kerja di pabrik-pabrik AS saat ini merangkak naik mendekati level tertinggi sejak berakhirnya krisis keuangan global tahun 2009 dan era pandemi Covid-19.

Kondisi ini dipicu oleh kecemasan para pelaku industri terhadap kelesuan permintaan global serta berlanjutnya tren kenaikan biaya operasional dan bahan baku di pasar internasional.

Kepala Ekonom Bisnis di S&P Global Market Intelligence, Chris Williamson, memaparkan bahwa para produsen di AS telah mengindikasikan pengurangan jumlah karyawan secara konsisten selama tiga dari empat bulan terakhir. Langkah efisiensi ketat ini diambil sebagai upaya proteksi korporasi menghadapi ketidakpastian ekonomi.

BERITA TERKAIT

Pasar Global Pantau Negosiasi Trump-Iran, Nasdaq Cetak Rekor Terpanjang Sejak 2009

Kisruh Renovasi Kantor US$2,5 Miliar Jadi Senjata Trump Singkirkan Bos The Fed

Inflasi di Atas Target, The Fed Didesak Tunda Akselerasi Pemangkasan Suku Bunga

Tinjauan Ekonomi: Penurunan Peringkat Kredit AS oleh Moody’s Tambah Beban pada Kondisi Ekonomi

“Meskipun ada kabar baik dari sektor manufaktur, kami tetap khawatir karena pertumbuhan pabrik terus didukung sementara oleh pembangunan kembali persediaan (inventory rebuilding) di tengah kekhawatiran pasokan. Yang paling mengkhawatirkan adalah penurunan lebih lanjut dalam lapangan kerja, terutama di sektor manufaktur,” ungkap Chris Williamson, dikutip dari CNBC, Jumat (26/6/2026).

Anomali Data PMI: Tumbuh Semu Akibat Penimbunan Barang

Williamson meluruskan bahwa indeks manufaktur AS secara umum untuk bulan Juni 2026 sebenarnya berjalan lebih baik dari perkiraan konsensus. S&P mencatat angka Flash Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur berada di level 55,7—sedikit naik dari bulan Mei serta melampaui prediksi awal Dow Jones di angka 54,8.

Namun, pertumbuhan tersebut dinilai bersifat semu dan sementara. Lonjakan indeks bukan didorong oleh derasnya permintaan riil yang baru, melainkan akibat kepanikan produsen yang mempercepat pembangunan kembali persediaan barang demi mengantisipasi meluasnya keterlambatan rantai pasok global pada bulan Juni.

Sebaliknya, jika faktor pandemi Covid-19 pada 2020 dikecualikan, angka pemutusan hubungan kerja di pabrik-pabrik justru mencatatkan kenaikan bulanan terbesar sejak 17 tahun lalu.

Indikator Ekonomi & Sektor Tenaga Kerja Amerika Serikat (2026)

Indikator Finansial & Makro AS Realisasi Posisi Angka Data Status Kondisi & Sentimen Pasar
Flash PMI Manufaktur S&P 55,7 (Konsensus Dow: 54,8) Tumbuh sementara, ditopang penimbunan stok gudang.
PMI Sektor Jasa (Awal) 51,3 (Konsensus: 51,0) Bergerak ekspansif secara terbatas di pasar domestik.
Serapan Tenaga Kerja (YTD) +23.000 Pekerja Baru Data Biro Statistik; tren awal solid, namun kini melambat.
Pertumbuhan Ekonomi Q1/2026 Laju Tahunan 1,6% Melambat signifikan dari posisi Q4/2025 yang cuma 0,5%.

The Fed dan Sentimen Timur Tengah

Aktivitas manufaktur dan korporasi AS sepanjang tahun ini berada di bawah tekanan berat akibat kebangkitan inflasi global, yang sempat mengerek lonjakan harga energi secara instan. Kondisi pelik ini memaksa jajaran pejabat bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), mengkaji opsi untuk menaikkan suku bunga acuan atau menunda pelonggaran moneter (cut rate) sampai situasi geopolitik di Timur Tengah stabil.

Kendati demikian, angin segar sempat berembus pasca-tercapainya kesepakatan interim deal atau gencatan senjata jangka panjang antara AS dan Iran pada pertengahan Juni. Sentimen damai tersebut memicu penurunan harga minyak mentah dunia, yang pada gilirannya mulai memulihkan tingkat kepercayaan pelaku bisnis.

Meskipun Ketua Federal Reserve Kevin Warsh pekan lalu masih menggambarkan pertumbuhan ekonomi AS berada dalam kondisi “solid”, hasil survei S&P justru memberikan sinyal merah. Tingkat produksi pabrik saat ini mengindikasikan bahwa ekonomi AS tengah terseok-seok dan diproyeksikan kesulitan untuk tumbuh lebih cepat dari laju tahunan 1% pada penutupan kuartal II/2026. ***

Tags: Ekonom Chris Williamsonekonomi ASIndeks PMI Manufaktur Dow JonesInflasi Energi Harga Minyak DuniaKebijakan Suku Bunga Kevin WarshLaporan S&P Global ManufakturPertumbuhan Ekonomi Federal ReservePHK Manufaktur Amerika Serikat
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Transformasi AI & Layanan Riset Pacu AUM Wealth Management Bank DBS Tembus SGD 5,45 Miliar

Selanjutnya

Stabilitas Edisi 223 : The Conductor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Data Ritel Terpuruk di Level 0,2%, Ekonom Desak Beijing Guyur Stimulus Agresif

Data Ritel Terpuruk di Level 0,2%, Ekonom Desak Beijing Guyur Stimulus Agresif

oleh Stella Gracia
21 Mei 2026 - 15:12

Stabilitas.id — Rapor merah membayangi roda perekonomian Negeri Tirai Bambu setelah seluruh sektor utama dilaporkan mengalami perlambatan secara merata sepanjang...

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:59

Stabilitas.id — Eskalasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Teheran mengumumkan rencana pengenaan tarif dan pengetatan lalu lintas maritim...

Samsung Luncurkan Galaxy S6 Edge & Note 5

Samsung Terancam Mogok Terbesar dalam Sejarah, Korsel Siapkan Arbitrase Darurat Rp1.176 Triliun

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:53

Stabilitas.id — Pemerintah Korea Selatan bersiap mengambil langkah ekstrem, termasuk mengaktifkan perintah arbitrase darurat, demi menjegal rencana aksi mogok kerja...

Alarm Fiskal Global! Utang Amerika Serikat Lampaui PDB untuk Pertama Kali Sejak PD II

Alarm Fiskal Global! Utang Amerika Serikat Lampaui PDB untuk Pertama Kali Sejak PD II

oleh Sandy Romualdus
4 Mei 2026 - 11:24

Stabilitas.id – Beban fiskal Amerika Serikat (AS) kini memasuki babak baru yang mengkhawatirkan. Nilai utang nasional Negeri Paman Sam tersebut...

Horor Logistik di Selat Hormuz: 1.900 Kapal Terjebak, Pasokan 190 Juta Barel Minyak Terhenti

Sinyal Deeskalasi, Iran Tawarkan Jalur Aman Selat Hormuz via Perairan Oman

oleh Stella Gracia
17 April 2026 - 14:39

Stabilitas.id – Pemerintah Iran dilaporkan mengajukan proposal baru untuk menjamin keamanan lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Teheran membuka kemungkinan...

Pasar Global Pantau Negosiasi Trump-Iran, Nasdaq Cetak Rekor Terpanjang Sejak 2009

Pasar Global Pantau Negosiasi Trump-Iran, Nasdaq Cetak Rekor Terpanjang Sejak 2009

oleh Stella Gracia
17 April 2026 - 10:10

Stabilitas.id – Indeks saham utama di bursa Amerika Serikat kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada penutupan perdagangan Kamis (16/4/2026)....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tertahan di Level ‘Gocap’, GOTO Kebut Restu Buyback Saham Rp3,5 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BI: Bursa Mineral Bakal Berantas Praktik Nakal ‘Transfer Pricing’ dan Tarik Investasi Riil

Bidik Status Hub Perdagangan Dunia, OJK Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

Fundamental Kokoh, BI Sebut Tekanan Rupiah Murni Terkerek Sentimen Global

BI Rate Mendaki, OJK Tegaskan Likuiditas Perbankan Tetap Tebal dan Kredit Tumbuh 11,51%

Ogah Naikkan Tarif, Menkeu Purbaya Pilih Strategi ‘Angsa Emas’

Semester I-2026: Laba Bersih Bank BTN (BBTN) Melonjak 40,8% Jadi Rp 2,4 Triliun

Berkat Efisiensi CASA, Cost of Fund (CoF) BBTN Susut Jadi 3%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Stabilitas Edisi 223 : The Conductor

Stabilitas Edisi 223 : The Conductor

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance