• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

LPS: Konsumen Optimis ke Depan, Meski Persepsi Ekonomi Saat Ini Melemah

by Sandy Romualdus
2 Oktober 2025 - 16:18
35
VIEWS
LPS: Konsumen Optimis ke Depan, Meski Persepsi Ekonomi Saat Ini Melemah
0
SHARES
35
VIEWS

Stabilitas.id – Indeks Menabung Konsumen (IMK) yang dirilis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada September 2025 menunjukkan tren pelemahan. Meski demikian, konsumen masih menaruh optimisme terhadap prospek ekonomi ke depan.

LPS mencatat IMK berada di level 77,3, turun 1,6 poin dibanding Agustus 2025. Penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan Indeks Intensitas Menabung (IIM) yang terkoreksi 3,6 poin ke level 67,1. Sebaliknya, Indeks Waktu Menabung (IWM) justru naik tipis 0,4 poin ke 87,4.

  • Baca juga: Optimalkan Pemulihan Aset BPR KRI, LPS Terima Hasil Sita Lelang Rp2,78 Miliar dari Kejari

Artinya, meskipun intensitas menabung menurun, konsumen mulai melihat periode sekarang maupun beberapa bulan ke depan sebagai waktu yang lebih tepat untuk menabung.

BERITA TERKAIT

Optimalkan Pemulihan Aset BPR KRI, LPS Terima Hasil Sita Lelang Rp2,78 Miliar dari Kejari

Topang Likuiditas Industri, LPS Jaga Selisih Bunga Penjaminan BPR terhadap Bank Umum

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Bahas Penjaminan Polis hingga AI, Minat Riset di LPS Call for Research 2026 Tembus 700 Peserta

“Perlambatan ini utamanya disebabkan oleh meningkatnya pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pendidikan di tahun ajaran baru. Namun, niat menabung tetap terjaga,” ujar Direktur Group Riset LPS, Seto Wardono, Kamis (2/10/2025).

Detail survei LPS memperlihatkan 54,4% responden mengaku jumlah yang ditabung lebih kecil dari rencana, naik dari 47,5% pada Agustus. Namun, sisi positifnya, porsi responden yang menyatakan tidak pernah menabung menurun menjadi 30,3% dari sebelumnya 32,0%.

Dari sisi waktu, semakin banyak responden yang menilai September adalah saat tepat menabung (26,1% vs 24,5% pada Agustus). Ekspektasi tiga bulan ke depan juga meningkat, dengan 35,8% responden menyatakan periode tersebut ideal untuk menabung, naik dari 31,6%.

Secara segmentasi, IMK melemah di hampir semua kelompok pendapatan. Penurunan terdalam dialami rumah tangga berpenghasilan Rp1,5 juta–Rp3 juta/bulan (turun 6,1 poin). Kelompok pendapatan Rp3 juta–Rp7 juta/bulan juga terkoreksi 1,9 poin, sementara kelompok di atas Rp7 juta/bulan turun 0,4 poin, meskipun masih berada di zona optimis (>100).

Sebaliknya, kelompok berpenghasilan di bawah Rp1,5 juta/bulan justru mencatat lonjakan besar, naik 21,8 poin. Kenaikan ini mengindikasikan mulai adanya kesadaran menabung di kelompok berpenghasilan rendah, meskipun nilainya mungkin relatif kecil.

  • Baca juga: Topang Likuiditas Industri, LPS Jaga Selisih Bunga Penjaminan BPR terhadap Bank Umum

IKK Ikut Terkoreksi

Sejalan dengan IMK, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) LPS juga menurun 3,5 poin menjadi 90,5 pada September 2025. Pelemahan ini dipicu oleh turunnya Indeks Situasi Saat Ini (ISSI) sebesar 5,4 poin ke 65,8, yang mencerminkan menurunnya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi lokal dan ketersediaan lapangan kerja.

Sementara itu, Indeks Ekspektasi (IE) masih bertahan di zona optimis (>100) pada level 109,0, meski turun tipis 2,0 poin dari Agustus. Ini menandakan bahwa meskipun kondisi saat ini dirasa kurang mendukung, konsumen masih percaya prospek ekonomi, pendapatan, dan kesempatan kerja dalam enam bulan ke depan akan membaik.

“Faktor utama yang menekan IKK adalah kenaikan harga bahan pokok, sulitnya mencari pekerjaan, serta beban biaya produksi pertanian akibat harga pupuk yang mahal. Kondisi cuaca ekstrem, baik berupa curah hujan tinggi maupun kekeringan, juga menambah risiko gagal panen yang membuat konsumen lebih berhati-hati,” kata Seto.

Pelemahan IMK dan IKK menunjukkan tantangan ganda yang dihadapi rumah tangga: pengeluaran rutin meningkat, sementara kondisi ekonomi saat ini belum sepenuhnya mendukung. Namun, optimismenya tetap terjaga, terutama dari sisi ekspektasi jangka menengah.

Faktor musiman, seperti biaya pendidikan di tahun ajaran baru, jelas membebani kemampuan menabung. Di sisi lain, daya beli tergerus kenaikan harga pangan. Walau begitu, konsumen masih percaya diri dengan prospek ekonomi enam bulan mendatang, yang ditopang harapan stabilitas harga, perbaikan iklim kerja, dan dukungan kebijakan pemerintah.

  • Baca juga: Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Sebagai informasi, IMK mencerminkan niat dan kemampuan konsumen untuk menabung. Angka di atas 100 berarti konsumen memiliki kemampuan menabung yang relatif tinggi. IMK disusun dari dua komponen: IIM (Intensitas Menabung): menilai kemampuan dan jumlah tabungan konsumen dan IWM (Waktu Menabung): menilai kapan saat yang tepat untuk menabung.

Sedangkan IKK mengukur persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi, pendapatan, dan lapangan kerja. Nilai di atas 100 menunjukkan optimisme konsumen, baik pada kondisi saat ini maupun proyeksi enam bulan ke depan. ***

Tags: #LPSCuaca EkstremDaya Beliekonomi rumah tanggagagal panenharga panganIKKIMKIndeks EkspektasiIndeks Intensitas MenabungIndeks Kepercayaan KonsumenIndeks Menabung KonsumenIndeks Situasi Saat IniIndeks Waktu Menabunglapangan kerjaOptimisme Konsumenpendapatan rumah tanggasurvei konsumen LPStabungan rumah tangga
 
 
 
 
 
Previous Post

BSI dan Asbisindo Bentuk Working Group Keberlanjutan, Siapkan Industri Syariah Hadapi Standar ESG Global

Next Post

Harga BBM Oktober 2025: Pertamina Naikkan Dexlite dan Pertamina Dex, Subsidi Tetap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Hampir 30 Tahun Terjebak Middle Income Trap, Kepala Bappenas Dorong Inovasi dan Industri Semikonduktor

Hampir 30 Tahun Terjebak Middle Income Trap, Kepala Bappenas Dorong Inovasi dan Industri Semikonduktor

by Stella Gracia
26 Oktober 2026 - 15:13

Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mendorong inovasi teknologi dan ekosistem industri semikonduktor guna membawa Indonesia keluar dari middle income trap. Stabilitas.id...

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 15:26

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rakornas TPAKD 2026, meresmikan DNKK, dan menyiapkan pembiayaan rakyat Rp400 triliun pada tahun mendatang Stabilitas.id - Presiden...

Kuasai 20 Persen Pangsa Pasar Perth, TransNusa Kini Terbangi Rute Melbourne–Bali

Kuasai 20 Persen Pangsa Pasar Perth, TransNusa Kini Terbangi Rute Melbourne–Bali

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 14:46

TransNusa resmi meluncurkan rute langsung Melbourne–Bali empat kali sepekan, membuka konektivitas jaringan Beyond Bali ke 11 destinasi dan hub Asia....

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Manufaktur Tetap Ekspansif, PMI-BI Kuartal III/2026 Naik ke Level 52,28 Persen

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:15

Bank Indonesia mencatat PMI-BI kuartal III 2026 naik ke level 52,28 persen dan diproyeksikan menguat ke 52,37 persen pada kuartal...

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Sambut Libur Akhir Tahun, BI Proyeksikan SBT Kegiatan Usaha Kuartal IV/2026 Tumbuh 10,77 Persen

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:10

Hasil SKDU Bank Indonesia menunjukkan kegiatan dunia usaha kuartal III 2026 terjaga dengan SBT 11,46 persen dan kapasitas produksi 73,75...

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Jaring Talenta Vokasi Global, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Berstandar Internasional

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:09

Kemnaker menggelar InaSkills 2026 pada 26–31 Oktober untuk menjaring talenta vokasi berstandar internasional menuju WorldSkills. Stabilitas.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

IHSG Bangkit 4,9 Persen, OJK Perpanjang Relaksasi Buyback Saham dan Perketat Deteksi Transaksi

CBI Luncurkan Empat Solusi Credit Intelligence, Perluas Akses Kredit bagi 137 Juta Calon Debitur

Salurkan KUR Rp144,59 Triliun hingga Agustus 2026, BRI Fokus Biayai Sektor Produksi

Pendaftar Haji Tumbuh 64 Persen, CIMB Niaga Syariah Perkuat Layanan Nasabah di Surabaya

Hampir 30 Tahun Terjebak Middle Income Trap, Kepala Bappenas Dorong Inovasi dan Industri Semikonduktor

Studi Sun Life: 82 Persen Perempuan Generasi Sandwich Terhambat Bangun Ketahanan Finansial

Pembiayaan Pindar Tembus Rp106,94 Triliun, OJK Edukasi Generasi Muda Soal Risiko Kredit Digital

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Harga BBM Resmi Naik! Pertalite Jadi Rp10 ribu, Solar Subsidi Rp6,800, Pertamax Rp14,500

Harga BBM Oktober 2025: Pertamina Naikkan Dexlite dan Pertamina Dex, Subsidi Tetap

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance