• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, Mei 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Asuransi

Fokus ke Produk Tradisional, Aset Kelolaan Prudential Syariah Melesat Jadi Rp8 Triliun

oleh Sandy Romualdus
18 Mei 2026 - 09:43
17
Dilihat
QIII 2014, Premi Prudential Tumbuh 13%
0
Bagikan
17
Dilihat

Stabilitas.id — PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) menorehkan rapor biru sepanjang tahun buku 2025. Penguasa pangsa pasar (market share) industri asuransi jiwa syariah nasional ini sukses membukukan total kontribusi bruto senilai Rp4,2 triliun, tumbuh 9% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Lonjakan signifikan didapatkan dari lini bisnis baru (new business) yang kontribusinya melejit 31% yoy menjadi Rp1 triliun. Melalui capaian tersebut, Prudential Syariah kokoh mendominasi pangsa pasar asuransi syariah tanah air dengan porsi mencapai 22%.

Presiden Direktur Prudential Syariah Iskandar Ezzahuddin memaparkan, terdapat tiga faktor utama yang menjadi mesin pertumbuhan kinerja perseroan sepanjang tahun lalu:

BERITA TERKAIT

Laba Bersih Sompo Insurance Indonesia Tumbuh 10%, Ditopang Premi Bruto Rp2,7 Triliun

Fauzi Arfan Terpilih Jadi Ketua Umum AASI 2026–2029, Fokus Kemandirian Industri

Masuki Fase ‘Take-off’, AASI Bidik Peningkatan Pangsa Pasar Asuransi Syariah

Prudential Dukung Aturan Baru OJK: Masa Tunggu Penyakit Kronis Dipangkas Jadi 6 Bulan

  • Ketersediaan Produk yang Lengkap: Memiliki variasi produk yang komprehensif untuk menjawab kebutuhan proteksi masyarakat, mulai dari asuransi kesehatan, perlindungan penyakit kritis, hingga investasi syariah.

  • Kanal Distribusi yang Masif: Didukung oleh kekuatan lini keagenan dengan lebih dari 64.000 agen aktif serta aliansi strategis bancassurance bersama raksasa perbankan syariah, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS).

  • Faktor Kepercayaan Nasabah (Trust): Mengingat asuransi merupakan produk keuangan jangka panjang, komitmen dalam penyelesaian klaim dan pendampingan nasabah menjadi kunci penguatan basis loyalitas.

Penyakit Kritis 

Dari aspek portofolio produk, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengungkapkan bahwa proteksi penyakit kritis (critical illness) menjadi kontributor pendapatan premi tertinggi bagi perusahaan.

“Terlihat sekali bahwa kesadaran masyarakat untuk melindungi diri dan keluarganya dari penyakit kritis itu sangat tinggi. Dengan demikian, perolehan premi kami paling besar dari penyakit kritis,” ujar Vivin dalam paparan media di Jakarta Selatan, dikutip Senin (18/5/2026).

Menyusul di posisi kedua adalah produk perlindungan asuransi jiwa jangka panjang, yang kemudian diikuti oleh produk proteksi kesehatan (health insurance).

Dalam dua tahun terakhir (2024–2025), Prudential Syariah sengaja menggeser fokus pengembangan ke produk perlindungan tradisional yang menawarkan premi lebih terjangkau, guna mengisi kekosongan pasar yang selama ini didominasi oleh produk berbasis investasi (unit link).

Meski begitu, Direktur Prudential Syariah Mandar Hastekar menegaskan produk unit link perusahaan tetap kompetitif. Saat ini perseroan mengelola 5 produk unit link dengan portofolio investasi (fund) yang beragam. Di tengah volatilitas pasar modal, kinerja fund kelolaan diklaim tetap tangguh dan memberikan imbal hasil positif bagi nasabah.

Fundamental Keuangan 

Pertumbuhan bisnis yang agresif ini berjalan selaras dengan penguatan struktur neraca keuangan (balance sheet) perusahaan yang semakin solid:

  • Total Aset: Tumbuh 20% yoy menjadi Rp8 triliun pada akhir 2025.

  • Aset Investasi: Terkerek naik 17% yoy menjadi Rp6 triliun.

  • Tingkat Solvabilitas (Risk Based Capital/RBC): Berada jauh di atas batas minimum ketentuan OJK (120%). Keketatan permodalan dana perusahaan tercatat bertengger di level 1.496%, sedangkan RBC Dana Tabarru’ berada di posisi 209%. ***

Tags: Asuransi SyariahDana TabarruIskandar EzzahuddinKontribusi BrutoMarket SharePenyakit KritisPrudential Syariahrisk based capitalunit link
 
 
 
 
Sebelumnya

Laba Bersih Sompo Insurance Indonesia Tumbuh 10%, Ditopang Premi Bruto Rp2,7 Triliun

Selanjutnya

Sapu Bersih Investasi Berkedok Syariah, OJK Perketat Pengawasan Sektor Keuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Laba Bersih Sompo Insurance Indonesia Tumbuh 10%, Ditopang Premi Bruto Rp2,7 Triliun

Laba Bersih Sompo Insurance Indonesia Tumbuh 10%, Ditopang Premi Bruto Rp2,7 Triliun

oleh Sandy Romualdus
18 Mei 2026 - 09:38

Stabilitas.id — Perusahaan asuransi umum, PT Sompo Insurance Indonesia membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Emiten asuransi ini mencatatkan...

Laba Melesat 236%, Sun Life Indonesia Rilis Solusi Kesehatan Syariah ‘SHIFA Signature’

Laba Melesat 236%, Sun Life Indonesia Rilis Solusi Kesehatan Syariah ‘SHIFA Signature’

oleh Sandy Romualdus
8 Mei 2026 - 17:02

Stabilitas.id – Merayakan 31 tahun perjalanannya di Indonesia, PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) membukukan kinerja solid pada kuartal...

Tanpa Bayar Premi, Nasabah Payroll Permata Bank Kini Otomatis Terlindungi Astra Life

Tanpa Bayar Premi, Nasabah Payroll Permata Bank Kini Otomatis Terlindungi Astra Life

oleh Stella Gracia
8 Mei 2026 - 11:34

Stabilitas.id – Astra Life menjalin kolaborasi strategis dengan Permata Bank untuk meluncurkan Permata ME Payroll Proteksi. Produk tabungan gaji (payroll)...

LPS Pastikan Tingkat Bunga Penjaminan Stabil, Kredit dan DPK Terus Tumbuh

LPS Segera Terbitkan Aturan Turunan Restrukturisasi Perbankan dan Penjaminan Polis

oleh Sandy Romualdus
7 Mei 2026 - 19:36

Stabilitas.id – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus memperkuat benteng perlindungan nasabah seiring dengan peningkatan tantangan stabilitas di sektor perbankan dan...

Waspada Efek Perang Timur Tengah, KSSK Siapkan Langkah Mitigasi ‘Forward Looking’

Bangun Budaya Menabung, AAJI dan Chubb Life Edukasi Literasi Keuangan Lewat Dongeng

oleh Stella Gracia
7 Mei 2026 - 15:53

Stabilitas.id – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) terus memperluas jangkauan edukasi keuangan hingga ke tingkat pendidikan anak usia dini. Melalui...

Antisipasi ‘Perfect Storm’, AAJI Perkuat Ketahanan Siber dan Risiko Geopolitik

Antisipasi ‘Perfect Storm’, AAJI Perkuat Ketahanan Siber dan Risiko Geopolitik

oleh Sandy Romualdus
6 Mei 2026 - 21:43

Stabilitas.id – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menggelar Chief Risk Officer (CRO) Forum 2026 untuk memperkuat benteng pertahanan industri menghadapi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

Inflasi April Terkendali 2,42%, BI Beberkan Strategi 4K Lewat Peluncuran GPIPS 2026

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Siasat Garap Financial Goals 2026 Lewat Diversifikasi Lintas Negara dan Mata Uang

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
OJK Bangun Sistem Perbankan Berintegritas

Sapu Bersih Investasi Berkedok Syariah, OJK Perketat Pengawasan Sektor Keuangan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance