• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Lelang SUN Rp32 Triliun, Panggung Pertaruhan Yield di Kuartal Ketiga

oleh Sandy Romualdus
14 September 2026 - 14:24
12
Dilihat
Target Penerbitan Rp20 Triliun, Kemenkeu Resmi Tawarkan SBN Ritel Seri ORI030
0
Bagikan
12
Dilihat

Pemerintah memburu dana Rp32 triliun melalui lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) untuk membiayai APBN 2026. Lelang terbuka dengan metode harga beragam ini menawarkan tingkat imbal hasil obligasi hingga 7,25 persen.

Stabilitas.id – Mesin pembiayaan negara kembali dipanaskan. Untuk menambal kebutuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, pemerintah bersiap turun gelanggang berburu dana segar di pasar modal. Lewat Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) akan ditawarkan dalam etalase lelang pada Selasa, 15 September 2026.

  • Baca juga: Anomali Utang Luar Negeri: Saat Korporasi Menahan Diri, Asing Justru Guyur SBN Internasional

Targetnya tak main-main. DJPPR mematok angka indikatif sebesar Rp32 triliun dari lelang instrumen berdenominasi rupiah ini. Jika selera pasar sedang tinggi dan penawaran membeludak, pemerintah bahkan telah menyiapkan ruang serapan maksimal hingga 150 persen dari batas indikatif tersebut.

Lelang yang difasilitasi oleh sistem Bank Indonesia ini ibarat etalase kilat yang hanya buka selama dua jam, tepatnya dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Setelah palu diketuk, tanggal setelmen dijadwalkan jatuh pada Kamis, 17 September 2026.

BERITA TERKAIT

Anomali Utang Luar Negeri: Saat Korporasi Menahan Diri, Asing Justru Guyur SBN Internasional

Bantalan Suku Bunga Sudah Tebal, BI Diproyeksi Tahan Rem Moneter Pekan Depan

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Kinerja Penjualan Eceran Menguat, BI Prediksi Tekanan Inflasi Melandai di Akhir Tahun

Bagi para pemburu yield, sembilan instrumen yang ditawarkan terbagi dalam dua keranjang utama. Keranjang pertama berisi tiga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) tenor pendek bersistem diskonto, yakni seri SPN01261017, SPN03261216, dan SPN12270902.

  • Baca juga: Bantalan Suku Bunga Sudah Tebal, BI Diproyeksi Tahan Rem Moneter Pekan Depan

Sementara itu, keranjang kedua menyuguhkan enam seri Obligasi Negara (ON) yang menjanjikan tingkat imbal hasil tetap. Kupon terendah disematkan pada seri FR0105 di level 6,87 persen. Sebaliknya, daya tarik tertinggi ditawarkan melalui seri FR0110 dengan imbal hasil mencapai 7,25 persen. Empat seri lainnya—FR0111, FR0106, FR0107, dan FR0102—turut melengkapi bursa penawaran. Seluruh instrumen ini dapat dipinang dengan kelipatan nominal Rp1.000.000 per unit.

Dalam hajatan terbuka (open auction) bersistem harga beragam (multiple price) ini, aturan main telah ditetapkan secara ketat. Investor tidak bisa langsung bertransaksi menaruh penawaran. Permintaan pembelian (bids) dari investor individu maupun institusi harus melewati pintu gerbang para Peserta Lelang resmi. Barisan ini mencakup deretan diler utama dari 20 bank kakap dan perusahaan sekuritas, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga Bank Indonesia.

Bagi pemenang lelang yang bertarung di jalur kompetitif, harga yang dibayar akan dipatok tepat sesuai yield yang mereka ajukan. Sebaliknya, bagi peserta non-kompetitif yang tak mau repot beradu angka, mereka harus rela membayar sesuai nilai rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran kompetitif yang dinyatakan menang.

  • Baca juga: Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI "Menagih" Kemenkeu di Senayan

Pada akhirnya, kendali utama tetap berpusat di tangan pemerintah. Sesuai hak prerogatif yang tertuang dalam pengumuman DJPPR, bendahara negara memiliki otoritas penuh untuk menyerap dana lebih besar atau justru lebih kecil dari jumlah indikatif yang dilempar ke pasar, bergantung pada selera risiko dan seberapa efisien biaya utang yang ditawarkan investor.  ***

Tags: #Surat Utang NegaraBank IndonesiaDJPPR KemenkeuFR0110Imbal Hasil ObligasiLelang SUNobligasi negaraPembiayaan APBN 2026SPNtarget pembiayaan
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Satu Tahun Kemudi Fiskal Purbaya: Taruhan Ratusan Triliun Mendobrak Stagnasi

Selanjutnya

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Rapor APBN Agustus 2026: Keseimbangan Primer Surplus Rp154 Triliun di Tengah Defisit Fiskal

oleh Stella Gracia
18 September 2026 - 18:18

Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan defisit APBN hingga 31 Agustus 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93% dari PDB, diimbangi surplus...

Realisasi Pembiayaan APBN Januari Capai Rp105 Triliun, Fokus Perkuat Cadangan Pangan

Bayang-bayang The Fed: Pemerintah Akui Suku Bunga AS Bakal Picu Repricing Surat Utang Negara

oleh Stella Gracia
18 September 2026 - 17:55

Pemerintah mengantisipasi terjadinya repricing pada instrumen Surat Utang Negara (SUN) sebagai imbas dari kenaikan suku bunga The Fed ke level...

Dunia Masih Tertekan, BI Ungkap 3 Tantangan Besar yang Menghadang Ekonomi RI

Babak Akhir Krisis 1998: Surplus BI Rp55 Triliun Bawa Pemerintah Lunasi Utang BLBI

oleh Stella Gracia
18 September 2026 - 17:51

Pemerintah resmi melunasi seluruh kewajiban surat utang BLBI peninggalan krisis 1997-1998 pada Agustus 2026 berkat setoran surplus Bank Indonesia sebesar...

Menkeu Tegaskan Pentingnya Kerjasama Global dalam Penanganan Covid-19

Kucuran US$650 Juta dari ADB: Suntikan Dana Segar untuk Modernisasi Fiskal Daerah

oleh Stella Gracia
18 September 2026 - 17:38

ADB menyetujui pinjaman US$650 juta untuk Indonesia melalui Program ADIL guna memodernisasi tata kelola fiskal daerah, digitalisasi, dan peningkatan pelayanan...

Bukti Nyata Diversity, Direktur Keuangan Bank Jakarta Sabet Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026

Bentengi UMKM dari Fraud: Kemnaker Luncurkan Sertifikasi Manajemen Risiko Microbanking

oleh Stella Gracia
17 September 2026 - 14:02

Wamenaker Afriansyah Noor menegaskan pentingnya sertifikasi manajemen risiko berprinsip 4T bagi SDM microbanking guna mengelola risiko kredit hingga fraud. Stabilitas.id...

Bantah Isu Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta, Menkeu Purbaya: Ketinggian, Kisarannya Selevel UMP

Bom Waktu Rp240 Triliun: LPEM UI Peringatkan Ancaman Kopdes Merah Putih bagi APBN

oleh Sandy Romualdus
16 September 2026 - 15:00

LPEM UI menyoroti risiko fiskal dari megaproyek Kopdes Merah Putih yang menyedot pembiayaan hingga Rp240 triliun. Meski Danantara menjamin bebas...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Rapor APBN Agustus 2026: Keseimbangan Primer Surplus Rp154 Triliun di Tengah Defisit Fiskal

Lawan Intervensi Trump, The Fed Kerek Suku Bunga Acuan ke Level 4 Persen

Bayang-bayang The Fed: Pemerintah Akui Suku Bunga AS Bakal Picu Repricing Surat Utang Negara

Babak Akhir Krisis 1998: Surplus BI Rp55 Triliun Bawa Pemerintah Lunasi Utang BLBI

IHSG Tutup Pekan Terkoreksi ke 6.478, Rupiah Parkir di Rp 17.615/USD, Minyak Brent Kokoh di US$ 106 per Barel

Kucuran US$650 Juta dari ADB: Suntikan Dana Segar untuk Modernisasi Fiskal Daerah

Suntik Dana Rp443 Triliun, Citi Foundation Siapkan Talenta Muda Indonesia Hadapi Era AI

Minat Pasar Membeludak, Dana Obligasi Sosial BTN Siap Mengalir ke Sektor MBR dan UMKM

Cetak Laba Rp2,7 Triliun, Ekspansi Kredit Perumahan BTN Makin Agresif

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI "Menagih" Kemenkeu di Senayan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance