• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Internasional

Rekor Belanja Rp2.811 Triliun, Tiongkok Borong 1.000 Ton Emas demi Mitigasi Syok Geopolitik

by Stella Gracia
23 September 2026 - 10:36
25
VIEWS
Setahun Berjalan, Bullion Bank Pegadaian dan BSI Himpun 153 Ton Emas
0
SHARES
25
VIEWS

Tiongkok membukukan rekor impor emas melampaui 1.000 ton senilai Rp2.811 triliun. Manuver ini menjadi langkah mitigasi risiko seiring kolapsnya properti domestik.

Stabilitas.id – Tiongkok mencatatkan manuver perlindungan nilai (hedging) paling agresif dalam sejarah tata kelola pasar komoditas global. Negara berekonomi terbesar kedua dunia ini sukses membukukan rekor impor emas melampaui 1.000 ton sepanjang delapan bulan pertama 2026.

  • Baca juga: Realokasi Modal Rp14 Triliun, Divestasi Chandra Asri Justru Bawa SCG Rajai Penjualan ASEAN

Laporan terbaru Financial Times mengungkap besaran dana yang digelontorkan otoritas dan investor Tiongkok menembus angka fantastis US$158,8 miliar. Nilai tersebut setara dengan Rp2.811 triliun jika merujuk pada kurs indikatif Rp17.700 per dolar AS pada pertengahan September 2026. Angka belanja ini bahkan telah melampaui total impor sepanjang tahun 2025 yang hanya berkisar US$96,5 miliar untuk 886 ton emas.

Lonjakan akumulasi aset safe haven ini lahir sebagai bentuk mitigasi risiko atas memanasnya eskalasi geopolitik global. Kepemilikan Tiongkok atas surat utang pemerintah Amerika Serikat (US Treasuries) sengaja dipangkas ke level terendah sejak Agustus 2008 menjadi US$618 miliar pada Juli lalu.

BERITA TERKAIT

Realokasi Modal Rp14 Triliun, Divestasi Chandra Asri Justru Bawa SCG Rajai Penjualan ASEAN

Perluas Literasi Investasi Lindung Nilai, BSI Bidik Ekosistem Muhammadiyah Lewat Co-Branding

Proyeksi Emas Sepekan: Global Bidik US$4.344, Logam Mulia Lokal Berpotensi Tembus Rp2,75 Juta

Perkuat Rantai Pasok, Pegadaian dan Antam Jalin Kerja Sama Jual Beli Logam Mulia

Managing Director Gold Mountains Asset Management, Lisa Liu, membedah fenomena penataan ulang portofolio berskala masif tersebut. Bank sentral dan pemodal swasta domestik kini berbondong-bondong mendiversifikasi aset menuju instrumen yang minim risiko rekanan.

  • Baca juga: Perluas Literasi Investasi Lindung Nilai, BSI Bidik Ekosistem Muhammadiyah Lewat Co-Branding

“Fenomena ini bukan sekadar perdagangan jangka pendek, melainkan penataan ulang aset rumah tangga dan otoritas yang berlangsung multi-tahun,” tegas Lisa menjelaskan skala manuver Tiongkok yang kini menjadi motor utama penggerak harga emas global.

Kejatuhan ekosistem pasar properti Tiongkok sejak 2021 kian mempersempit ruang tata kelola investasi domestik. Kinerja indeks saham acuan CSI 300 terus terpuruk dengan pelemahan 1,8 persen sepanjang tahun ini. Imbal hasil obligasi pemerintah Tiongkok juga makin tertekan mendekati level rekor terendah, memaksa investor memarkir likuiditasnya pada instrumen logam mulia.

Kepala Client Solutions Asia Pasifik (ex-Jepang) Invesco, Christopher Hamilton, menyoroti pergeseran paradigma tata kelola aset global. Emas kini tampil sebagai jangkar diversifikasi krusial manakala pergerakan obligasi pemerintah tak lagi berlawanan arah dengan pasar saham. Perilaku harga emas modern terbukti tak lagi mengekor pola lama yang biasanya melemah saat imbal hasil riil mengalami kenaikan.

Analis Goldman Sachs justru menangkap adanya anomali pelaporan transparansi tata kelola cadangan devisa oleh bank sentral Tiongkok (PBoC). Catatan riset awal bulan ini memproyeksikan PBoC meraup 35 ton emas pada Juli lalu, jauh lebih masif dari laporan resmi yang hanya mencantumkan angka 20 ton. Akumulasi agresif institusional ini mempertegas ketakutan global, yang turut mendorong negara-negara Barat memindahkan cadangan emasnya kembali ke yurisdiksi yang lebih aman. ***

  • Baca juga: Proyeksi Emas Sepekan: Global Bidik US$4.344, Logam Mulia Lokal Berpotensi Tembus Rp2,75 Juta

Editor : Sandy Romualdus

Tags: diversifikasi investasiGold Mountains Asset Managementharga emas globalImpor emas Tiongkok 2026Lisa Liumitigasi risiko geopolitikPBoCPeople's Bank of China (PBoC)safe haventata kelola aset globalUS Treasuries
 
 
 
 
 
Previous Post

Minat Investor Membeludak, Pemerintah Serap Dana Segar Rp11 Triliun dari Lelang SBSN

Next Post

Tata Kelola Infrastruktur 2026: Proyek Smelter dan Perumahan Subsidi Jadi Juru Selamat Pabrik Semen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

IMF: 2015 Ekonomi RI Tumbuh 5,25%, Inflasi 3-5%

IMF Peringatkan Beban Utang Tinggi dan Defisit Fiskal Batasi Ruang Gerak Ekonomi Global

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 11:55

IMF memperingatkan tingginya utang pemerintah dan defisit anggaran membatasi ruang fiskal negara di tengah tekanan harga energi, suku bunga, dan...

Strategi Penerapan Keamanan Siber di Perbankan

Manfaatkan Alat Otomatis Artex AI: Peretas Tembus Sistem Tujuh Bank Raksasa di Seoul

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:49

Korea Selatan menyelidiki pembobolan data 68.000 nasabah di tujuh bank terkemuka akibat serangan siber otomatis berbasis Artex AI. Stabilitas.id - Pemerintah...

Tercepat Sejak Pandemi: Ekonomi Vietnam Tumbuh 9,95 Persen di Kuartal III/2026

Tercepat Sejak Pandemi: Ekonomi Vietnam Tumbuh 9,95 Persen di Kuartal III/2026

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 14:11

Ekonomi Vietnam tumbuh 9,95 persen pada kuartal III/2026 ditopang ekspor dan investasi, memicu ADB merevisi proyeksi pertumbuhan tahunan menjadi 7,8...

Hindari Jebakan Utang Unsustainable, IMF Dorong Regulator Global Perketat Manajemen Risiko Defisit Anggaran

Hindari Jebakan Utang Unsustainable, IMF Dorong Regulator Global Perketat Manajemen Risiko Defisit Anggaran

by Stella Gracia
22 September 2026 - 10:49

IMF membunyikan alarm terkait rasio utang publik global yang akan melampaui 100% PDB pada 2029. Investor mulai rekalibrasi portofolio menjauhi...

Inflasi di Atas Target, The Fed Didesak Tunda Akselerasi Pemangkasan Suku Bunga

Lawan Intervensi Trump, The Fed Kerek Suku Bunga Acuan ke Level 4 Persen

by Stella Gracia
18 September 2026 - 18:14

Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan menjadi 3,75-4,00 persen demi menekan inflasi, mengabaikan kritik dan desakan Presiden Donald...

Deeskalasi Timur Tengah: Trump Tangguhkan Serangan, Iran Ajukan Proposal 10 Poin

Ambisi Trump di Ladang Emas Hitam: Bayang-Bayang Skenario Venezuela di Tanah Persia

by Stella Gracia
14 September 2026 - 14:48

Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengambil alih kendali minyak Iran mengadopsi skenario kesepakatan Venezuela, di tengah memanasnya konflik Selat...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Jaga Fundamental Bisnis, Direktur Keuangan Bank Jakarta Sabet Penghargaan CFO Paling Inovatif

Pacu Nilai Tambah Investor, Bank Mandiri Tebar Dividen Rp50,63 Triliun dan Buyback Saham

Optimalkan Pemulihan Aset BPR KRI, LPS Terima Hasil Sita Lelang Rp2,78 Miliar dari Kejari

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Kerek Deposit Facility dan Pangkas GWM Perbankan

Pangsa Pasar Sentuh 7 Persen, BI Pacu Pendalaman Sukuk Sekunder dan Repo Syariah

Manufaktur Tetap Ekspansif, PMI-BI Kuartal III/2026 Naik ke Level 52,28 Persen

Sambut Libur Akhir Tahun, BI Proyeksikan SBT Kegiatan Usaha Kuartal IV/2026 Tumbuh 10,77 Persen

Jaring Talenta Vokasi Global, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Berstandar Internasional

Soroti AI hingga Green Transformation, Pameran INCHEM TOKYO 2027 Gandeng Industri Global

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Mandiri Economic Review: Volume Ekspor Kelapa Sawit pada Awal Tahun 2025 Masih Terkontraksi

Tata Kelola Infrastruktur 2026: Proyek Smelter dan Perumahan Subsidi Jadi Juru Selamat Pabrik Semen

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance