JAKARTA, Stabilitas–Setelah melalui proses spin off selama 14 tahun, Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera (AJSB) resmi diluncurkan, di Jakarta, Senin (16/1). Sebelumnya AJSB merupakan Unit Usaha Syariah (UUS) dari perusahaan asuransi jiwa nasional tertua di Indonesia, Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera.
Komisaris Utama AJSB, Suranto mengatakan, beralihnya AJSB dari AJB sebagai Unit Usaha Syariah bertujuan supaya AJSB tidak terus bergantung dengan AJB serta ruang gerak dan akselerasi AJSB semakin bebas.
“Dengan spin off semoga bisa lebih lincah, tidak bergantung pada induk. Harapan kami setelah spin off, akselerasi semakin lancar dan lari kencang,”kata Suranto.
AJSB telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan di bidang asuransi jiwa dengan prinsip syariah berdasar Keputusan OJK Nomor KEP-74/D.05/2016 tanggal 5 sepetember 2016. Selain itu telah memperoleh izin Pembukaan Kantor Cabang dengan Prinsip Syariah berdasar Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor Kep-268/KM.6/2002 tanggal 7 November 2002. Kemudian Surat Rekomendasi Dewan Pengawas Syariah (DPS) Nomor U-218/DSN-MUI/IX/2006 dengan penggantian Dewan Pengawas Syariah di AJB Bumiputera.
Produk AJSB yang memenuhi kebutuhan masyarakat terdiri dari produk asuransi perorangan yaitu AsSalam Mikro/Individu, As Salam Family, Mitra Iqro Plus, Mitra Mabrur Plus, dan Mitra Amanah. Selain itu produk asuransi kumpulan yaitu Mitra Ta’awun Pembiayaan, Mitra Kecelakaan Diri (personal accident), dan Mitra Eka Warsa.
Saat ini jumlah pemegang polis AJSB telah mencapai 4700 pemegang polis baru, 1200 diantaranya merupakan polis yang dibawa sebelum spin off.
“Sampai tadi malam kita sudah dapatkan 1782 polis baru. Big hope kita ada 1 juta pemegang polis baru di tahun 2017,”terang Direktur Marketing AJSB, Muhammad Slamet.
Mengawali perjalanan operasinya, AJSB akan menjalankan Sekolah Agen selama empat hari guna mengembangkan distribution channel dan mencapai target 6000 agen di tahun 2017.




.jpg)









