BERITA TERKAIT
Ada yang berbeda dalam penyelenggaraan kompetisi bola voli Pertamina Proliga pekan ketiga putaran kedua di Hall Basket Senayan, Jakarta, 20-22 Maret. Klub Jakarta Bank DKI tidak menjual tiket kertas yang biasa digunakan penyelenggara pertandingan. Sebagai gantinya adalah JakCard Bank DKI.
Dengan menggunakan JakCard, penonton tidak perlu membeli tiket dari calo. Mereka cukup mendatangi counter Bank DKI untuk memberi kartu elektronik tersebut. Tak hanya itu, Bank DKI menyediakan dua SPG di setiap mesin JakCard untuk membantu penonton yang ingin membeli kartu atau mengisi ulang. Hingga hari ketiga, sekitar 5.500 JakCard telah terjual. Satu kartu JakCard dijual seharga Rp50.000.
“Kepada para penonton Proliga, saya mengucapkan terima kasih sudah hadir dan menyaksikan pertandingan Proliga di Jakarta dan sudah membeli JakCard,” kata Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono.
Kebijakan Bank DKI menggunakan JakCard untuk olahraga adalah yang pertama kali. “Langkah ini merupakan yang pertama saya kira untuk perbankan dan merupakan salah satu bentuk sosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan uang elektronik,” ujar Eko.
Sebelumnya, JakCard dipergunakan untuk e-ticketing Transjakarta dan parkir yang sementara masih baru bisa dipergunakan di Jalan Sabang.
















