• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Bank Indonesia: Sepanjang 2016 Rupiah Tidak Terdepresiasi Tajam

by Sandy Romualdus
25 Januari 2016 - 00:00
9
VIEWS
Bank Indonesia: Sepanjang 2016 Rupiah Tidak Terdepresiasi Tajam
0
SHARES
9
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas — Nilai tukar rupiah diyakini tidak akan terdepresiasi tajam sepanjang 2016, sebabnya tekanan ekonomi eksternal mereda dan prospek positif dari berlanjutnya pemulihan ekonomi dalam negeri.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam acara Standard Chartered Global Research Briefing 2016 di Jakarta, Senin (25/1) mengatakan, tekanan eksternal yang mereda dan perbaikan ekonomi domestik, membuat kurs rupiah akan cenderung stabil pada semester pertama, dan menguat di semester kedua 2016. “Ekonomi domestik sejak kuartal pertama prospeknya baik. Eksternal juga akan lebih positif,” kata Wardijo.

  • Baca juga: Dirut Bank BSN, Alex Sofjan Noor: Masa Depan Keuangan Syariah Butuh Peran Serta Generasi Muda

Tekanan eksternal, menurut dia, seperti dari proyeksi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) sejauh ini dapat diantisipasi. Bank Indonesia masih memproyeksikan akan terjadi empat kali kenaikan bunga The Fed di setiap akhir triwulan dengan akumulasi besaran 100 basis poin. “Sedangkan pasar reading-nya 50 basis poin di Maret dan Juni 2016. Jadi, sudah ada perkiraan, dan tekanan eksternalnya lebih kecil,” ujarnya.

BERITA TERKAIT

No Content Available

Tekanan eksternal lainnya datang dari pelambatan ekonomi China. Dia menilai Bank Sentral China alias Tiongkok (PBoC) tetap akan menjaga stabilitas mata uang yuan di pasar keuangan, dengan tidak melakukan devaluasi berlebihan.

Meksipun demikian, dia mengakui memang masih terdapat sumber-sumber tekanan eksternal yang bisa menekan pasar keuangan domestik. Namun, kata dia, perbaikan struktural ekonomi domestik akan meyakinkan investor untuk menanam sahamnya di pasar keuangan Indonesia.

  • Baca juga: Sinergi Bank Digital dan Pindar, Krom Bank serta Easycash Teken Kerja Sama Channeling

Jika pada 2015, investasi di pasar saham cukup banyak tergerus, dia yakin tekanan terhadap portofolio saham akan berkurang tahun ini karena kepercayaan para investor.  “Tahun ini dengan banyak stimulus (belanja fiskal, pelonggaran moneter, percepatan infrastruktur) akan memberikan stimulus dari sisi fundamental ke harga saham,” ujarnya.

Dengan tekanan eksternal yang mereda itulah, dia yakin kurs rupiah akan stabil di paruh pertama 2016. Sedangkan manfaat dari stimulus fiskal, pelonggaran kebijakan moneter, serta percepatan realisasi belaja modal pemerintah, akan mendorong penguatan nilai tukar rupiah di semester kedua 2016.

Namun, Perry enggan menyebutkan proyeksi spesifik mengenai penguatan rupiah di semester kedua 2016. “Domestik faktor, dari sisi inflasi, neraca transaksi berjalan, dan pertumbuhan akan baik, kalau kita lihat prospeknya sejak awal tahun ini,” kata dia.

  • Baca juga: Suku Bunga Bertahan Tinggi, Citi Soroti Ketatnya Perebutan Modal Pemerintah dan Swasta

Dalam asumsi awal BI, dan juga asumsi yang juga tertuang di APBN 2016, BI memperkirakan nilai tukar rupiah tahun ini sebesar Rp13.900 per dolar AS. Sedangkan, laju inflasi ditargetkan BI sebesar 4,3 persen, dan asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2-5,6 persen.    

Pada Senin pagi, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, bergerak menguat tipis sebesar satu poin menjadi Rp13.844 dibandingkan sebelumnya Rp13.845 per dolar Amerika Serikat.

Tags: BI,rupiah,Standard Chartered
 
 
 
 
 
Previous Post

Identitas Maybank Indonesia Berikan Nilai Tambah bagi Nasabah

Next Post

CIMB Niaga Laporkan Program Ayo Menabung dan Berbagi 2015

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Dirut Bank BSN, Alex Sofjan Noor: Masa Depan Keuangan Syariah Butuh Peran Serta Generasi Muda

Dirut Bank BSN, Alex Sofjan Noor: Masa Depan Keuangan Syariah Butuh Peran Serta Generasi Muda

by Sandy Romualdus
21 Oktober 2026 - 20:01

Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) Alex Sofjan Noor memberikan kuliah umum di UIN Sumatera Utara (UINSU) Medan...

Sinergi Bank Digital dan Pindar, Krom Bank serta Easycash Teken Kerja Sama Channeling

Sinergi Bank Digital dan Pindar, Krom Bank serta Easycash Teken Kerja Sama Channeling

by Stella Gracia
21 Oktober 2026 - 13:27

Easycash dan Krom Bank menjalin kerja sama loan channeling guna memperluas penyaluran kredit digital dengan mengedepankan manajemen risiko berbasis AI....

Citi Indonesia Pelopori Penerapan Perangkat AI untuk Efisiensi 180.000 Karyawan Global

Suku Bunga Bertahan Tinggi, Citi Soroti Ketatnya Perebutan Modal Pemerintah dan Swasta

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 11:13

Citi menyoroti ketatnya persaingan modal antara pemerintah dan swasta di tengah suku bunga tinggi serta tren optimalisasi cadangan emas bank...

Dukung Transformasi Kota Global, Bank Jakarta Biayai Elektrifikasi Transjakarta dan Pedestrian Deck MRT Dukuh Atas

Dukung Transformasi Kota Global, Bank Jakarta Biayai Elektrifikasi Transjakarta dan Pedestrian Deck MRT Dukuh Atas

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 10:46

Pemprov DKI Jakarta meneken 15 kerja sama strategis lintas BUMD dan BUMN guna memacu infrastruktur, energi bersih, dan visi Top...

Dua Tahun Beruntun, BNI Pertahankan Predikat Tertinggi GCG di IICD Award 2026

Dua Tahun Beruntun, BNI Pertahankan Predikat Tertinggi GCG di IICD Award 2026

by Sandy Romualdus
20 Oktober 2026 - 05:21

BNI mempertahankan predikat tertinggi Leadership in Corporate Governance di ajang The 17th IICD Award 2026 dan meraih posisi GCG terbaik...

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

by Sandy Romualdus
19 Oktober 2026 - 21:24

Bank BSN menghadirkan KPR bagi pekerja muda dengan DP 1 persen dan tenor 40 tahun, ditopang portofolio KPR perseroan yang...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

PT SMT Didenda Rp1,5 Triliun di Kasus Saham DSSA, OJK Juga Sanksi AH Ltd dan TC Pte Ltd

Respons Konsultasi MSCI, OJK Sudah Gelar 16 Dialog Investor dan Pacu Aturan Free Float 15 Persen

Dirut Bank BSN, Alex Sofjan Noor: Masa Depan Keuangan Syariah Butuh Peran Serta Generasi Muda

Daya Beli Tertekan Inflasi Pangan, Saldo Rekening di Bawah Rp100 Juta Turun ke Rp1,66 Juta

Saham HSC Keluar dari IHSG, Analis: Investor Asing Butuh Bukti Penegakan Hukum Nyata

BREN, DSSA, hingga BYAN Masuk Daftar 80 Saham HSC yang Dikeluarkan dari IHSG

Payung Hukum Mengacu PMK 11/2016, Kemenkeu Pertahankan Penyaluran Gaji PNS di Perbankan

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK dan DSN-MUI Perkuat Peran Dewan Pengawas

Topang Likuiditas Industri, LPS Jaga Selisih Bunga Penjaminan BPR terhadap Bank Umum

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
CIMB Niaga Laporkan Program Ayo Menabung dan Berbagi 2015

CIMB Niaga Laporkan Program Ayo Menabung dan Berbagi 2015

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance