• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

Bisnis Bullion Bank Pegadaian Melesat, Spin Off Jadi Opsi Jangka Panjang

oleh Stella Gracia
14 Agustus 2025 - 18:01
65
Dilihat
Bisnis Bullion Bank Pegadaian Melesat, Spin Off Jadi Opsi Jangka Panjang
0
Bagikan
65
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – PT Pegadaian membuka peluang memisahkan unit usaha bank emas atau bullion bank menjadi entitas tersendiri (spin off) jika kontribusinya terhadap kinerja perusahaan terus meningkat signifikan.

Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengatakan wacana spin off bersifat jangka panjang dan baru akan dipertimbangkan jika bisnis tersebut mampu menyumbang 15–20% dari total pendapatan perusahaan. Saat ini, kontribusinya masih di bawah 1%.

  • Baca juga: Harga Emas Melesat, Pendapatan HRTA Melonjak 125% dan Laba Tembus Rp 700 Miliar

“Bisa kemungkinan [spin off] kalau besar banget nanti. Tapi saat ini masih di bawah unit usaha dari Pegadaian. Kalau sampai 15–20% bisa di-spin off,” ujar Damar di sela acara di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (12/8/2025) lalu.

BERITA TERKAIT

Harga Emas Melesat, Pendapatan HRTA Melonjak 125% dan Laba Tembus Rp 700 Miliar

Laba Bersih Pegadaian Melonjak 84,4% Menjadi Rp 6,59 Triliun di Semester I-2026

Raih Apresiasi Kemenkeu, Pegadaian Dorong Transportasi Ramah Lingkungan Lewat Bekalista

Setahun Berjalan, Bullion Bank Pegadaian dan BSI Himpun 153 Ton Emas

Diluncurkan pada Februari 2025, bullion bank Pegadaian menunjukkan perkembangan pesat. Hingga kini, total emas kelolaan telah mencapai 22,25 ton dengan basis nasabah 3,9 juta orang.

Rinciannya, Tabungan emas: 13,8 ton, Deposito emas: 1,35 ton, Trading bullion: 3,85 ton, dan Titipan emas: 3 ton. Selain itu, Pegadaian mencatat pinjaman modal kerja berbasis emas senilai Rp451 miliar.

Menurut Damar, pencapaian ini menjadi modal kuat untuk masuk ke state kedua pengembangan bullion bank.

  • Baca juga: Laba Bersih Pegadaian Melonjak 84,4% Menjadi Rp 6,59 Triliun di Semester I-2026

“Tahap pertama ada empat produk: deposito, pembiayaan modal kerja, trading bullion fisik, dan titipan emas. Nanti di tahap kedua akan hadir produk-produk turunan lain yang bisa dimonetisasi,” jelasnya.

Kinerja positif bullion bank turut ditopang tren kenaikan harga emas di tengah ketidakpastian ekonomi global. Sejak awal 2025, harga emas melonjak 30% (year to date), bahkan sempat menyentuh rekor tertinggi US$3.500 per troy ounce atau sekitar Rp57,35 juta pada April lalu, melampaui proyeksi J.P. Morgan Research.

Kondisi ini mendorong minat masyarakat pada investasi emas, baik untuk lindung nilai (hedging) maupun sebagai instrumen tabungan jangka panjang.

Analis menilai, jika tren pertumbuhan bullion bank konsisten, spin off dapat membuka peluang Pegadaian membentuk entitas khusus yang fokus pada inovasi produk emas, perluasan pasar internasional, hingga integrasi dengan ekosistem perdagangan emas digital.

  • Baca juga: Raih Apresiasi Kemenkeu, Pegadaian Dorong Transportasi Ramah Lingkungan Lewat Bekalista

Namun, tantangannya adalah membangun skala bisnis yang cukup besar, memperluas basis nasabah, serta mengembangkan infrastruktur teknologi dan regulasi yang mendukung.

Dengan strategi bertahap, Pegadaian optimistis bullion bank akan menjadi salah satu pilar utama bisnisnya dalam beberapa tahun mendatang, seiring tren emas yang semakin menguat di pasar global. ***

Tags: Bank EmasBullion BankDamar Latri Setiawandeposito emasharga emasinvestasi emaspegadaianpinjaman modal kerja emasspin off Pegadaiantabungan emastitipan emastrading bullion
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Indonesia Pacu Langkah Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia pada 2029

Selanjutnya

Inflasi Inti AS Naik Jadi 3,1% di Juli, Tertinggi Sejak Awal 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Laba Bersih IFG Life Melonjak 162,9% Jadi Rp 482,12 Miliar di 2025, RBC Terjaga 180,16%

Laba Bersih IFG Life Melonjak 162,9% Jadi Rp 482,12 Miliar di 2025, RBC Terjaga 180,16%

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 17:13

IFG Life bukukan laba bersih Rp 482,12 miliar di 2025 (naik 162,9%). Pendapatan jasa asuransi capai Rp 6,56 triliun &...

Jamin Pembiayaan Rp157,3 Triliun untuk 2,28 Juta UMKM, Kinerja Jamkrindo Melesat di Semester I/2026

Jamin Pembiayaan Rp157,3 Triliun untuk 2,28 Juta UMKM, Kinerja Jamkrindo Melesat di Semester I/2026

oleh Sandy Romualdus
7 Agustus 2026 - 18:07

Jamkrindo raih laba sebelum pajak Rp743,23 miliar di Semester I/2026, melonjak 34,7% YoY. Volume penjaminan tembus Rp157,3 triliun untuk 2,28...

Sabet Empat Penghargaan hingga Juli 2026, BRI Life Perkuat Transformasi Digital dan GCG

Sabet Empat Penghargaan hingga Juli 2026, BRI Life Perkuat Transformasi Digital dan GCG

oleh Sandy Romualdus
3 Agustus 2026 - 15:14

BRI Life borong empat penghargaan nasional dan internasional hingga Juli 2026, termasuk Insurance Asia Awards 2026 di Singapura. Stabilitas.id -...

Satu Dekade Beruntun, Tugu Insurance (TUGU) Pertahankan Rating Internasional ‘A- Excellent’

Laba Bersih Tugu Insurance (TUGU) Melesat 76,87% Jadi Rp 480,29 Miliar di H1 2026

oleh Sandy Romualdus
3 Agustus 2026 - 15:09

Laba bersih Tugu Insurance (TUGU) melesat 76,87% YoY menjadi Rp 480,29 miliar pada Semester I 2026. Hasil jasa asuransi melonjak...

Melampaui 328% Target, Askrindo Meraup Laba Bersih Rp 1,69 Triliun pada 2025

Melampaui 328% Target, Askrindo Meraup Laba Bersih Rp 1,69 Triliun pada 2025

oleh Sandy Romualdus
3 Agustus 2026 - 15:05

Askrindo (IFG) membukukan laba bersih konsolidasi Rp 1,69 triliun pada 2025, melampaui 328% dari target. Total aset tembus Rp 31...

Kelola Proyek Sampah Rp86 Triliun, Denera Bidik IPO pada 2028

Pangkas 12 Entitas Asuransi BUMN, Danantara dan IFG Soroti Bahaya Misinvestment

oleh Stella Gracia
24 Juli 2026 - 17:09

Danantara dan IFG pangkas 12 entitas asuransi & penjaminan BUMN. COO Danantara Dony Oskaria soroti ancaman misinvestment dan portofolio properti....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Inflasi Inti AS Naik Jadi 3,1% di Juli, Tertinggi Sejak Awal 2025

Inflasi Inti AS Naik Jadi 3,1% di Juli, Tertinggi Sejak Awal 2025

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance