Indramayu – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membangun Rumah Edukasi bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Indramayu, Jawa Barat yang akan menjadi proyek percontohan dalam program pemberdayaan TKI dan keluarga TKI di Indonesia. Program ini merupakan wujud dukungan BNI terhadap program-program yang diusung Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI dalam mengembangkan program Bina Keluarga TKI.
Peresmian Rumah Edukasi TKI dilaksanakan di Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (23/2/2015). Hadir pada peresmian tersebut Menteri KPPPA RI, Yohana Yembise, dan Wakil Direktur Utama BNI, Felia Salim. Rumah Edukasi TKI di lokasi tersebut dapat digunakan oleh beberapa Kelompok Bina Keluarga TKI Desa Sukareja, Kecamatan Balongan; Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat; dan Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg.
Rumah Edukasi TKI merupakan salah satu bentuk apresiasi BNI kepada para TKI dan upaya memberdayakan TKI dan keluarganya. Rumah Edukasi TKI ini adalah sebuah wadah, berwujud rumah permanen yang dibuat menjadi rumah singgah para TKI dan keluarganya untuk mendapatkan informasi seputar pelatihan bahasa asing, penyediaan akses internet, perpustakaan, dan lainnya. Diperuntukan bagi calon TKI dan keluarga TKI untuk mengembangkan diri dengan berbagai pengetahuan dan ketrampilan.
“Tujuan pembangunan Rumah Edukasi TKI ini adalah membangun wadah yang memfasilitasi kebutuhan komunikasi, edukasi, serta pemberdayaan TKI dan keluarganya. Ini merupakan sinergi antara program BNI dan program Pemerintah terkait pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Program ini kami harap akan meningkatkan awareness masyarakat terhadap BNI Sahabat TKI,” ungkap Wakil Direktur Utama BNI, Felia Salim.
BNI konsisten dalam membantu mensejahterakan TKI dan keluarganya melalui Rumah Edukasi TKI karena rata-rata TKI kurang memiliki pemahaman dalam berkomunikasi di negara tujuan dan kurang pemahaman terhadap negara yang dituju. Dengan ada Rumah Edukasi TKI ini diharapkan akan memudahkan aliran informasi kepada para TKI, keluarga TKI, para calon TKI, dan mantan TKI serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan citra bangsa.
Fasilitas lengkap
BNI membangun Rumah Edukasi TKI tersebut dengan berbagai fasilitas, yaitu Pojok Buku, Pojok Bahasa, Pojok Click, Klinik Wirausaha, hingga Fasilitas Komunikasi. Pojok Buku dilengkapi oleh koleksi Buku Agama, Buku Latihan Bahasa Asing, Buku Pengetahuan Umum dan Ensiklopedia, Buku Panduan Wirausaha, Buku Motivasi dan Pengembangan Diri, Buku Hiburan Anak, hingga Koran, Tabloid dan Majalah. Untuk memastikan terpeliharanya koleksi buku tersebut, buku hanya dapat dibaca di tempat, bukan untuk dibawa pulang.
Adapun di Pojok Bahasa, para TKI dan keluarganya memperoleh Kursus Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin atau Korea. Kursus diselenggarakan masing-masing 2 kali seminggu; 1.5 jam per pertemuan, dan maksimal peserta 15 orang per kelas. Peserta kursus tidak dibatasi umur.
Di Pojok Click, BNI menyediakan 3 unit komputer dengan internet yang dapat digunakan dengan user dan kata kunci, serta diawasi oleh Petugas. Penggunaan internetnya maksimal 1 jam per orang, sehingga dapat dilakukan secara bergantian. Untuk melepas kerinduan keluarga TKI dengan anggota keluarganya yang bekerja di luar negeri atau sebaliknya, BNI menyediakan fasilitas komunikasi murah.
Untuk para TKI yang telah kembali ke tanah air dan berniat memulai usaha sendiri, BNI menyediakan Klinik Wirausaha. Di tempat ini, dapat diselenggarakan Workshop atau pelatihan singkat mengenai wirausaha, dan terdapat forum berbagi teori dan praktek ide wirausaha, dengan didampingi coach yang berpengalaman di bidang wirausaha. Terkait dengan kewirausahaan ini, BNI membuka Pojok Jualan, yang memungkinkan keluarga TKI atau TKI Purna menjual barang yang mereka hasilkan tanpa dipungut biaya.
BNI juga menyediakan Pojok Rejeki yang tidak lain digunakan untuk memberikan kuis interaktif berhadiah menarik yang diadakan pada setiap periode tertentu. Selain itu, masih ada Pojok Negara, Pojok Rupa-rupa, dan Pojok Saran yang melengkapan Rumah Edukasi TKI agar lebih menarik masyarakat untuk mengunjunginya.





.jpg)










