JAKARTA, Stabilitas.id – Pembangunan infrastruktur di kawasan perkotaan kerap menghadapi tantangan efisiensi waktu, kualitas konstruksi, hingga dampak lingkungan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Beton Merah Putih, anak usaha Semen Merah Putih, menghadirkan inovasi beton siap pakai bernama Forecrete yang diklaim efisien, estetik, sekaligus ramah lingkungan.
Direktur Operasional Beton Merah Putih, Akhmad Syamsuddin, mengatakan Forecrete dikembangkan melalui layanan Value Added Service (VAS) yang dirancang melebihi fungsi beton konvensional.
“Kami memiliki divisi khusus untuk mengembangkan beton dengan nilai tambah, karena kami yakin inovasi beton akan semakin penting, baik dalam aspek keselamatan, efisiensi, estetika, maupun keberlanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi (21/03/2025).
BERITA TERKAIT
Forecrete mencakup beberapa varian, antara lain Vipers, beton cepat kering dengan teknologi Rapid Setting yang hanya membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mengeras. Produk ini banyak dimanfaatkan untuk perbaikan jalan tol dengan lalu lintas padat, karena memungkinkan pengerjaan malam hari dan langsung dapat digunakan pada keesokan paginya.
Selain itu, tersedia pula Quadrop, beton berpori dengan daya serap air tinggi yang mampu mempercepat infiltrasi air ke tanah sekaligus mengalirkannya ke sistem drainase kota. Produk ini dinilai cocok untuk jalur pedestrian, area parkir, maupun kawasan rawan genangan.
Menurut Adi Abdul Hafiz, Head of VAS Division Beton Merah Putih, pihaknya juga mengembangkan beton dengan densitas tinggi mencapai 4,8 ton/m³, jauh di atas beton biasa yang rata-rata hanya 2,3 ton/m³.
“Inovasi produk kami bertujuan mendukung proyek konstruksi di perkotaan agar lebih efisien, minim gangguan mobilitas, sekaligus ramah lingkungan,” jelas Adi.
Beton Merah Putih menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan material konstruksi inovatif yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Inovasi Forecrete diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mengurangi dampak lingkungan, mempercepat pengerjaan proyek, dan meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan. ***
















