• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Geopolitik Timur Tengah Picu Volatilitas Global: Ruang Pelonggaran Moneter BI Kian Terbatas

by Sandy Romualdus
31 Maret 2026 - 10:10
46
VIEWS
Geopolitik Timur Tengah Picu Volatilitas Global: Ruang Pelonggaran Moneter BI Kian Terbatas
0
SHARES
46
VIEWS

Stabilitas.id – Eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menjadi determinan utama pergerakan pasar modal global dan domestik pada pengujung Maret 2026. Laporan Investment Weekly Highlights Manulife Investment Management, dikutip Selasa (31/3/2026), mencatat adanya fluktuasi tajam yang dipicu oleh dinamika negosiasi gencatan senjata yang masih menemui jalan buntu.

Sentimen Global: Antara Harapan De-eskalasi dan Risiko Invasi

  • Baca juga: Transaksi LCT Tembus USD 42 Miliar: BI Perkuat Layanan Kebanksentralan Hadapi Risiko Geopolitik

Pasar sempat memberikan respons positif di awal pekan menyusul pengajuan 15 poin syarat gencatan senjata oleh Gedung Putih. Namun, optimisme tersebut terkikis menjelang akhir pekan setelah kabar peningkatan konsentrasi pasukan AS di Timur Tengah mencuat, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi invasi darat.

BERITA TERKAIT

Transaksi LCT Tembus USD 42 Miliar: BI Perkuat Layanan Kebanksentralan Hadapi Risiko Geopolitik

Tata Kelola Moneter BI Diuji, IHSG Hijau di Tengah Ancaman Outflow dan Pelemahan Rupiah

Ambisi Trump di Ladang Emas Hitam: Bayang-Bayang Skenario Venezuela di Tanah Persia

Disiplin Fiskal Topang Optimisme, Pasar Saham dan Obligasi RI Catat Kinerja Gemilang di Agustus 2026

Dampaknya terasa signifikan pada instrumen aset berisiko dan safe haven:

  • Indeks S&P 500: Melemah -2,12% dalam sepekan.

  • Yield UST 10Y: Mengalami tekanan jual, melonjak dari 4,38% ke level 4,43%.

Tekanan pada Pasar Asia dan Sektor Teknologi

Di kawasan regional, indeks MSCI Asia Pacific terkoreksi –1,52%, menandai pelemahan selama empat pekan berturut-turut. Selain faktor geopolitik, sektor teknologi Asia tertekan akibat disrupsi inovasi dari Google. Pengembangan algoritma kompresi data baru untuk AI oleh raksasa teknologi tersebut diprediksi akan memangkas permintaan memori secara global, yang secara langsung memukul emiten produsen memori di Asia.

  • Baca juga: Tata Kelola Moneter BI Diuji, IHSG Hijau di Tengah Ancaman Outflow dan Pelemahan Rupiah

Menghadapi ancaman krisis energi akibat ketergantungan pada pasokan minyak Timur Tengah, sejumlah negara mulai mengambil langkah proteksi:

  • Tiongkok: Membatasi kenaikan harga BBM maksimal 10%.

  • Filipina: Resmi mengumumkan status darurat energi.

  • India: Melakukan pemotongan pajak BBM guna menjaga daya beli masyarakat.

Respons Domestik: BI Perketat Sabuk Stabilitas

Menyikapi volatilitas global, Bank Indonesia (BI) dalam rapat 17 Maret lalu memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di level 4,75%. Langkah ini merupakan sinyal eksplisit bahwa fokus kebijakan moneter saat ini sepenuhnya diarahkan pada stabilitas nilai tukar Rupiah.

Poin krusial dalam pernyataan BI kali ini adalah penghapusan narasi mengenai potensi penurunan suku bunga di masa depan. Hal ini mengindikasikan bahwa ruang pelonggaran moneter kini menjadi sangat terbatas (hawkish tilt).

  • Baca juga: Ambisi Trump di Ladang Emas Hitam: Bayang-Bayang Skenario Venezuela di Tanah Persia

Dari sisi fiskal, Menteri Keuangan menegaskan komitmen menjaga defisit di bawah 3% terhadap PDB, didukung oleh langkah efisiensi anggaran mencapai IDR81 triliun. Meski IHSG terkoreksi tipis -0,14%, pasar obligasi Indonesia menunjukkan resiliensi dengan indeks BINDO yang masih mampu menguat +0,08%. ***

Tags: bi rateGeopolitik Iran-ASinvestasiKrisis EnergiManulife InvestmentPasar Saham AsiaS&P 500Stabilitas RupiahYield Obligasi
 
 
 
 
 
Previous Post

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

Next Post

Diplomasi Ekonomi Tokyo: Presiden Prabowo Saksikan 10 MoU RI-Jepang Senilai Rp384,2 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:51

Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia Agustus 2026 tetap sehat sebesar US$459,3 miliar (tumbuh 5,6% yoy) dengan rasio PDB 30,9% didominasi...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

by Stella Gracia
13 Oktober 2026 - 13:23

Kementerian Pariwisata meluncurkan rute wisata Camino de Flores. Program ini bertujuan meratakan distribusi wisatawan dan memulihkan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara...

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

by Stella Gracia
12 Oktober 2026 - 12:21

Survei Konsumen BI September 2026 mencatat IKK tetap optimis di level 118,1 di tengah kenaikan rasio belanja konsumsi masyarakat menjadi...

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:13

APBN membukukan defisit Rp319 triliun atau 1,24 persen PDB per September 2026, Menkeu Suahasil Nazara pastikan disiplin fiskal terjaga. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Diplomasi Ekonomi Tokyo: Presiden Prabowo Saksikan 10 MoU RI-Jepang Senilai Rp384,2 Triliun

Diplomasi Ekonomi Tokyo: Presiden Prabowo Saksikan 10 MoU RI-Jepang Senilai Rp384,2 Triliun

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance