JAKARTA, Stabilitas.id – Salah satu cara yang bijak untuk memilih dan membeli asuransi yang cocok dengan kebutuhan kita, adalah dengan mencatat manfaat dari asuransi tersebut secara detail, lalu menyesuaikannya dengan kemampuan keuangan kita.
Hal ini disampaikan oleh Head of Health Strategic Bussiness Unit Sequis, Mitchell Nathaniel, yang juga menyarankan calon nasabah asuransi untuk menanyakan dengan detail kepada agen asuransi tentang manfaat, cakupan, pembayaran premi, hingga tata cara dan syarat yang diperlukan pada proses klaim asuransi.
Sehubungan dengan itu, Mithcell memberikan beberapa tips yang dapat menjadi panduan para calon nasabah asuransi kesehatan memilih agen yang pas untuk memenuhi kebutuhannya, sebagai berikut:
- Batas tahunan (limit klaim) yang tinggi
Pada dasarnya, klaim asuransi kesehatan ada dua jenis, yaitu batas tahunan dan batas seumur hidup. Pada asuransi dengan batas tahunan, jika batas tahunannya habis, biaya pengobatan dan perawatan selanjutnya adalah tanggungan nasabah hingga limit terisi kembali di tahun depan.
Pilihlah asuransi yang tidak memberlakukan batas seumur hidup dan pastikan batas tahunannya memenuhi kebutuhan nasabah. Asuransi kesehatan yang komperehensif akan memberikan keleluasaan bagi pasien dan nasabah agar bisa mendapatkan perawatan medis terbaik.
- Memberikan perlindungan terhadap risiko penyakit kritis
Perlindungan penyakit kritis penting mengingat biaya perawatannya cenderung tinggi. Saat memilih produk asuransi kesehatan, perhatikan daftar penyakit yang masuk dalam pertanggungan. Pastikan penyakit kritis yang berisiko menghabiskan dana besar, ditanggung oleh produk tersebut.
- Tersedia manfaat lain yang berguna
Manfaat yang dimaksud salah satunya adalah tersedia perlindungan atas penyakit covid-19 sebab masih adanya kemungkinan peningkatan kasus secara perlahan.
Manfaat lain yang juga bisa menjadi pertimbangan adalah jika memberikan manfaat terapi okupasi, wicara, dan pengobatan tradisional Tiongkok.
- Tersedia fasilitas pembayaran secara non-tunai atau cashless
Usahakan pilih asuransi kesehatan yang menyediakan cara klaim nontunai (cashless).
Prosedur ini akan memudahkan saat proses pembayaran karena keluarga pasien hanya perlu menunjukkan kartu kepesertaan asuransi ketika proses pembayaran di kasir rumah sakit.
Pembayaran biaya rumah sakit dengan cashless, bermanfaat untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi nasabah saat menjalani perawatan di rumah sakit rekanan.
- Jaringan rumah sakit yang luas
Jika asuransi kita memiliki jangkauan luas di banyak rumah sakit di Indonesia dan di luar negeri maka pasien dan keluarga akan terbantu soal akses karena mudah dan cepat ketika dibutuhkan.
Keuntungan lainnya adalah saat sakit tapi berada di luar kota, bisa tetap mendapatkan perawatan yang nyaman di rumah sakit yang memiliki kerja sama dengan perusahaan asuransi yang Anda pilih.
- Memiliki reputasi yang baik
Kredibilitas perusahaan dapat dilihat dari kemampuan menyediakan ragam produk asuransi yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga dengan lugas dapat memberikan informasi detail tentang produk-produk asuransinya yang bisa ditemukan pada situs resmi perusahaan berupa Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLay).
Selain itu, reputasi perusahaan asuransi dapat diketahui juga dari rasio solvabilitas yang dalam industri asuransi dikenal dengan istilah Risk-Based Capital (RBC), indikator kemampuan perusahaan membayar kewajibannya kepada nasabah. Persyaratan minimum RBC yang ditetapkan OJK adalah sebesar 120%.
Dalam penutupnya, Mitchell kembali mengingatkan, yang sedang dalam proses mengambil produk asuransi agar mengisi Surat Permintaan Asuransi (SPA) dengan lengkap, jujur, dan jelas agar terhindar dari kemungkinan ditolaknya pengajuan klaim di kemudian hari.
Ia juga menyarankan bagi yang sudah memiliki polis asuransi dapat membaca dengan saksama seluruh ketentuan, manfaat, dan pengecualian yang tercantum dalam polis.***





.jpg)










