• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Mei 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

Moody’s Naikkan Outlook Bank Permata Menjadi Stabil, Ini Pemicunya

oleh Stella Gracia
24 April 2026 - 11:28
15
Dilihat
0
Bagikan
15
Dilihat

Stabilitas.id – Lembaga pemeringkat internasional Moody’s resmi menaikkan outlook peringkat PT Bank Permata Tbk (BNLI) menjadi stabil dari sebelumnya negatif. Selain mengubah outlook, Moody’s juga menegaskan peringkat deposito jangka panjang Bank Permata di level Baa1.

Langkah ini diambil setelah adanya perbaikan prospek pada induk usaha Bank Permata, yakni Bangkok Bank Public Company Limited (BBL), yang sejalan dengan membaiknya prospek pemerintah Thailand.

Tak hanya itu, Moody’s juga meningkatkan Baseline Credit Assessment (BCA) Bank Permata menjadi baa2 dari posisi sebelumnya di baa3. Peningkatan ini mencerminkan penguatan fundamental keuangan perseroan yang semakin kokoh.

BERITA TERKAIT

BRI Catatkan Profitabilitas Solid dengan ROE dan ROA yang Meningkat per Triwulan I 2026

Kredit BCA (BBCA) Tembus Rp994 Triliun per Maret 2026, Penyaluran EBT Melonjak 53,5%

Fundamental Solid, Tugu Insurance Kantongi Laba Rp265 Miliar di Tengah Gejolak Global

Pertahankan Momentum, Laba BRI Melesat 13,7% Jadi Rp15,5 Triliun di Triwulan I 2026

Fundamental Solid

Moody’s menilai, peringkat Bank Permata tetap ditopang oleh probabilitas dukungan yang sangat tinggi dari induk usahanya, Bangkok Bank (BBL). Kepemilikan mayoritas dan posisi strategis Bank Permata dalam grup menjadi faktor penentu utama di balik kepercayaan lembaga pemeringkat tersebut.

Dari sisi internal, Bank Permata dinilai memiliki struktur permodalan dan likuiditas yang kuat:

  • Permodalan: Rasio modal inti terhadap aset tertimbang menurut risiko mencapai 25% per akhir 2025.

  • Likuiditas: Likuiditas inti berada di level 32,1%.

  • Total Aset: Perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp268,3 triliun per akhir 2025.

Catatan Kualitas Aset dan Profitabilitas

Kendati memiliki fundamental yang kuat, Moody’s tetap memberikan catatan pada sisi kualitas aset. Rasio kredit bermasalah (stage 3 loan) tercatat membaik menjadi 2,8% pada akhir 2025, dibandingkan posisi 2,9% pada tahun sebelumnya. Namun, tekanan dari segmen ritel dinilai masih berpotensi memicu kenaikan risiko kredit dalam jangka waktu 12 hingga 18 bulan ke depan.

Terkait profitabilitas, Moody’s memperkirakan akan ada sedikit penurunan pada 2026. Return on assets (ROA) diproyeksikan berada di kisaran 1,2%, turun dari 1,3% pada 2025, akibat normalisasi pendapatan dan tekanan biaya kredit. Meski demikian, margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) diperkirakan tetap stabil, didorong oleh strategi ekspansi ke segmen kredit dengan yield lebih tinggi serta upaya penurunan biaya dana.

Prospek ke Depan

Ke depan, kinerja Bank Permata diyakini masih akan sangat dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi global, termasuk dinamika sektor energi dan rantai pasok.

Moody’s menegaskan bahwa potensi kenaikan peringkat (rating) lebih lanjut relatif terbatas karena sangat bergantung pada profil kredit BBL serta peringkat negara (sovereign rating) Thailand. Sebaliknya, potensi penurunan peringkat dapat terjadi apabila dukungan dari induk usaha melemah atau terjadi pemburukan yang signifikan pada kualitas aset bank.

Dengan fundamental yang solid, Bank Permata kini ditantang untuk terus menyeimbangkan antara strategi ekspansi bisnis dan mitigasi risiko, terutama di segmen ritel, guna menjaga stabilitas kinerja di tengah tantangan ekonomi tahun 2026. ***

Tags: bangkok bankbank permataBaseline Credit AssessmentBNLIKinerja KeuanganMoody'sOutlook Stabilrating kredit
 
 
 
 
Sebelumnya

Penyaluran Kredit Baru Kuartal I 2026 Tumbuh, Perbankan Perketat Standar Seleksi

Selanjutnya

BPK: Rp161 Triliun Aset Negara Terselamatkan, Rp1,93 Triliun Masih Menguap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

oleh Sandy Romualdus
20 Mei 2026 - 19:46

Stabilitas.id — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) atau Bank Jatim mencatatkan lompatan aset konsolidasi yang signifikan mencapai...

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

oleh Sandy Romualdus
20 Mei 2026 - 19:17

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan cetak biru manfaat strategis dari pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) bagi penguatan jangkar...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Kinerja Kuartal I/2026 Melesat: Laba Sebelum Pajak Krom Bank Meroket 99%

oleh Sandy Romualdus
20 Mei 2026 - 19:05

Stabilitas.id — Emiten bank digital milik Kredivo Group, PT Krom Bank Indonesia Tbk (IDX: BBSI), memutuskan untuk tidak membagikan dividen...

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

oleh Sandy Romualdus
19 Mei 2026 - 19:49

Stabilitas.id — Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) DKI Jakarta 2026 yang diorkestrasi oleh Bank Jakarta bersama Otoritas Jasa Keuangan...

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

oleh Sandy Romualdus
19 Mei 2026 - 16:34

Stabilitas.id - Bank Mandiri memperkuat komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:58

Stabilitas.id — Otoritas moneter dan fiskal memperkuat fondasi arsitektur keuangan berkelanjutan (sustainable finance) tanah air demi memitigasi dampak risiko perubahan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

Kinerja Kuartal I/2026 Melesat: Laba Sebelum Pajak Krom Bank Meroket 99%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Rupiah, Capital Outflow dan Trikotomi Friedmen*

BPK: Rp161 Triliun Aset Negara Terselamatkan, Rp1,93 Triliun Masih Menguap

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance