• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

OJK Dorong BPD Geser Portofolio Kredit ke Sektor Ekonomi Hijau dan Hilirisasi Daerah

oleh Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 15:17
66
Dilihat
Resiliensi Perbankan Kuat, Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional
0
Bagikan
66
Dilihat

Stabilitas.id — Industri Bank Pembangunan Daerah (BPD) nasional berhasil membuktikan resiliensinya di tengah sengitnya kompetisi perebutan likuiditas dan pasar pembiayaan perbankan tanah air. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat rapor keuangan korporasi seluruh bank jangkar daerah ini tetap melaju solid dengan pertumbuhan aset yang kokoh ditopang oleh kecukupan modal yang tebal.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae memaparkan bahwa hingga posisi Maret 2026, akumulasi total aset industri BPD di Indonesia telah menembus angka psikologis baru yakni Rp1.036,51 triliun, atau tumbuh sebesar 3,20% secara tahunan (year-on-year/yoy). Bantalan permodalan industri juga tercatat sangat sehat, teermin dari rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang parkir di level tinggi, yakni 26,19%.

  • Baca juga: Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

“Ekspansi bisnis BPD tetap berjalan di tengah dinamika ekonomi global lewat pendekatan yang jauh lebih prudent. Kualitas pembiayaan terjaga solid dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) Gross di level 3,26% dan NPL Nett yang aman di posisi 1,27%,” ujar Dian dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5/2026).

BERITA TERKAIT

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Semangat Menabung dari Tapal Batas Selatan Nusantara

Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

Berantas Pemodal Cekak via Skema KUB

Dari sisi fungsi intermediasi hulu-hilir, penyaluran kredit BPD secara akumulatif melesat dari posisi Rp562,85 triliun pada Desember 2022 menjadi Rp656,87 triliun per Maret 2026, atau naik 1,59% yoy. Produktivitas kredit tersebut didorong oleh kemampuan BPD menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 4,74% yoy menjadi Rp782,04 triliun.

Dian menjelaskan, terjaganya performa bisnis perbankan daerah ini merupakan dampak positif dari eksekusi Roadmap Penguatan BPD Periode 2024–2027 yang bertumpu pada empat pilar utama:

  1. Penguatan Struktur dan Keunggulan BPD.

  2. Akselerasi Transformasi Digital BPD.

    • Baca juga: Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS
  3. Penguatan Peran BPD dalam Ekonomi Daerah dan Nasional.

  4. Penguatan Perizinan, Pengaturan, dan Pengawasan BPD.

Implementasi cetak biru ini sukses memicu aksi korporasi berupa merger konsolidasi massal guna memenuhi ketentuan Modal Inti Minimum (MIM) sebesar Rp3 triliun. OJK mencatat, jika pada tahun 2019 masih terdapat 18 BPD yang rapor modal intinya di bawah Rp3 triliun, angka tersebut menyusut tajam menjadi hanya bersisa 10 BPD pada akhir tahun 2024. Sisa BPD tersebut kini seluruhnya telah menyelamatkan diri dengan bergabung ke dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama bank induk yang bermodal kakap.

Kunci Porsi Kredit UMKM 18%

Selain urusan permodalan, OJK mengapresiasi komitmen BPD dalam mematuhi amanat POJK Nomor 19 Tahun 2025 terkait pemberian kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam tiga tahun terakhir, porsi portofolio kredit UMKM secara konsisten berhasil dikunci BPD pada kisaran 16% hingga 18% dari total agregat kredit.

Mengingat BPD memiliki keunggulan komparatif berupa kedekatan geografis dan sosiokultural dengan masyarakat daerah, OJK meminta manajemen bank daerah tidak lagi sekadar menjadi penonton atau bergantung pada sektor komoditas tradisional yang rentan gejolak volatilitas harga global.

Ke depan, BPD diarahkan untuk bergeser menjadi motor penggerak utama (prime mover) investasi pada sektor ekonomi masa depan. Portofolio kredit baru wajib dialokasikan pada proyek pengembangan ekonomi hijau (green economy), hilirisasi komoditas unggulan daerah, pariwisata berkelanjutan, serta akselerasi digitalisasi ekosistem pedesaan. Langkah ini dinilai krusial untuk membangun kemandirian fiskal daerah sekaligus memperkuat struktur makroekonomi nasional. ***

  • Baca juga: Semangat Menabung dari Tapal Batas Selatan Nusantara

Rapor Kinerja dan Cetak Biru Operasional BPD Nasional (Per Kuartal I/2026)

Parameter Finansial BPD Capaian Posisi Maret 2026 Indikator Kesehatan Modal Strategi Makro Roadmap 2024–2027
Total Aset Industri Rp1.036,51 Triliun (+3,20% yoy) Rasio CAR: 26,19% Pilar 1: Akselerasi konsolidasi & penguatan KUB
Total Penyaluran Kredit Rp656,87 Triliun (+1,59% yoy) NPL Gross: 3,26% / Nett: 1,27% Pembentukan cadangan provisi yang memadai
Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp782,04 Triliun (+4,74% yoy) Rasio LDR Berada di Batas Aman Penguatan likuiditas via ekosistem digital
Porsi Kredit Sektor UMKM 16% – 18% dari Total Kredit Kualitas Aset Stabil (Prudent) Pilar 3: Implementasi POJK No. 19/2025
Reduksi Bank Berdaya Rendah Tersisa 10 BPD (Posisi Akhir 2024) Seluruhnya Sukses Gabung KUB Transformasi BPD menjadi agen pembangunan daerah

Tags: bank pembangunan daerahbpdDian Ediana RaeKelompok Usaha BankKredit UMKMKUBModal Inti Minimum BPRojkPOJK Nomor 19 Tahun 2025resiliensi perbankanRoadmap BPD 2024–2027
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Percepat Pendalaman Pasar, BEI Targetkan ETF Emas Meluncur Paling Cepat Akhir Juni

Selanjutnya

Catut Nama Perusahaan AS dan Modus Loker Nonton Film, CANTVR dan YUDIA Ditutup Satgas PASTI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

oleh Sandy Romualdus
20 Agustus 2026 - 17:30

Milad ke-1 Bank BSN catat laba kotor Rp643,6 miliar (naik 40%) dan aset Rp81,1 triliun per Juli 2026. Dirut BTN...

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

oleh Sandy Romualdus
20 Agustus 2026 - 13:50

BNI terus menjalankan peran sosialnya dalam mendukung masyarakat menghadapi kondisi darurat dan proses pemulihan pascabencana. Stabilitas.id - PT Bank Negara...

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 22:57

Sambut HUT Ke-81 RI, Bank Indonesia menghadirkan Kartu Kredit Indonesia dan perluasan MDR QRIS 0% guna mendorong kemandirian serta efisiensi...

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 19:18

BRI KKB National Expo 2026 sabet rekor MURI usai digelar serentak di 131 lokasi. BRI tawarkan promo suku bunga KKB...

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 17:30

OJK resmi mencabut izin usaha PT BPR Citra Bersada Abadi di Bekasi. Akibat permodalan negatif dan gagal penyehatan, LPS eksekusi...

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 17:06

OJK lantik Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner Pengawasan BMKS. Langkah strategis cegah transfer pricing dan bentuk harga acuan komoditas dalam...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Satgas PASTI Berangus 953 Entitas Ilegal, Dana Korban Rp169 Miliar Berhasil Dikembalikan

Catut Nama Perusahaan AS dan Modus Loker Nonton Film, CANTVR dan YUDIA Ditutup Satgas PASTI

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance