Bank Mandiri (BMRI) kucurkan kredit investasi Rp 74 miliar kepada PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) per 30 Juli 2026.
Stabilitas.id – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memperluas ekspansi pembiayaan korporasi. Bank pelat merah bersandi saham BMRI ini menyalurkan fasilitas kredit investasi senilai Rp 74 miliar kepada emiten jasa pelayanan kesehatan, PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH).
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), penandatanganan perjanjian kredit investasi tersebut telah dilaksanakan pada 30 Juli 2026.
Direktur Utama PT Cipta Sarana Medika Tbk, Satria Muhammad Wilis, mengonfirmasi bahwa perseroan resmi mengamankan fasilitas kredit investasi dari Bank Mandiri dengan batas plafon mencapai Rp 74 miliar.
BERITA TERKAIT
“Telah dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kredit Investasi antara perseroan dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan limit kredit sebesar Rp 74.000.000.000,” ungkap manajemen dalam keterbukaan informasi resmi di Jakarta.
Kendati demikian, manajemen DKHH belum merinci lebih jauh perihal penggunaan dana pinjaman, jangka waktu (tenor) kredit, maupun aset spesifik yang dibiayai melalui fasilitas investasi tersebut.
Penyampaian fakta material ini dilakukan oleh manajemen DKHH sebagai bentuk kepatuhan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik. Penyaluran pembiayaan ini kian mempertegas agresivitas Bank Mandiri dalam memperkuat portofolio kredit korporasi di sektor-sektor produktif. ***

















