• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Info Otoritas

Rapor Sektor Keuangan Mei 2026: Pasar Saham Konsolidasi, Intermediasi Perbankan Tetap Solid

oleh Sandy Romualdus
5 Juni 2026 - 18:42
16
Dilihat
Rapor Sektor Keuangan Mei 2026: Pasar Saham Konsolidasi, Intermediasi Perbankan Tetap Solid
0
Bagikan
16
Dilihat

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga solid pada Mei 2026. Kondisi ini berhasil dipertahankan di tengah meningkatnya tekanan inflasi global, berlanjutnya konflik geopolitik di Timur Tengah, serta kebijakan suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama (higher for longer).

Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan yang digelar akhir Mei lalu, OJK mencatat pergerakan bervariasi pada sejumlah indikator industri keuangan domestik. Meskipun pasar saham mengalami konsolidasi, kinerja sektor perbankan dan lembaga pembiayaan terpantau tetap tumbuh positif.

Berikut rangkuman rapor kinerja sektor jasa keuangan nasional per Mei 2026 yang dirilis OJK dalam Konferensi Pers Assessment Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK secara daring, Jumat (5/6/2026).

BERITA TERKAIT

IASC Blokir Ratusan Ribu Rekening dan Amankan Dana Rp 674 Miliar

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

Sita Aset Rp114,5 Miliar: Komitmen OJK Selamatkan Uang Nasabah Prolife (Indosurya Life)

Harmonisasi Perpres, OJK Rilis POJK 10/2026 Guna Perluas Cakupan Bursa Karbon

IHSG Terkonsolidasi

Pasar saham domestik mengalami fase konsolidasi sepanjang Mei 2026 akibat tingginya ketidakpastian global dan langkah penyesuaian portofolio oleh para investor.

  • IHSG & Likuiditas: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 11,92% secara month-on-month (mtm) atau terkoreksi 29,14% secara year-to-date (ytd) ke level 6.127,38. Kendati demikian, likuiditas pasar tetap terjaga dengan rata-rata bid-ask spread sebesar 1,50%.

  • Nilai Transaksi Harian: Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) mengalami lonjakan signifikan menjadi Rp22,86 triliun, naik dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp18,51 triliun.

  • Aliran Modal Asing: Investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) di pasar saham sebesar Rp4,10 triliun (mtm). Sementara di pasar SBN, asing mencatatkan net sell sebesar Rp3,70 triliun (mtm).

  • Penghimpunan Dana: Nilai penggalangan dana (fundraising) oleh korporasi di pasar modal hingga Mei 2026 (ytd) telah menembus Rp68,18 triliun. Saat ini, masih terdapat 75 rencana penawaran umum dalam pipeline OJK dengan nilai indikatif mencapai Rp64,26 triliun.

  • Jumlah Investor: Basis investor domestik terus bertambah dengan adanya 1,26 juta investor baru pada Mei 2026, sehingga total akumulasi investor pasar modal tumbuh 36,27% (ytd) menjadi 27,75 juta investor.

Kredit Tumbuh Double Digit, 33 Ribu Rekening Judol Diblokir

Kinerja intermediasi perbankan per April 2026 menunjukkan performa yang tangguh dengan profil risiko yang terkendali.

  • Pertumbuhan Kredit & DPK: Penyaluran kredit perbankan tumbuh 9,98% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp8.755 triliun. Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 11,39% (yoy) menjadi Rp10.077 triliun.

  • Segmen Kredit: Kredit Investasi mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 19,48% (yoy), disusul oleh kredit korporasi yang naik 15,51% (yoy). Kredit UMKM juga menunjukkan perbaikan dengan tumbuh positif 0,16% (yoy).

  • Kualitas Kredit & Permodalan: Rasio NPL gross berada di level aman 2,17%, sedangkan NPL net terjaga di angka 0,84%. Rasio permodalan (Capital Adequacy Ratio/CAR) industri perbankan tercatat sangat kuat di level 23,97%.

  • Pemberantasan Judi Online: Sebagai langkah tegas menekan aktivitas keuangan ilegal, OJK telah menginstruksikan perbankan untuk melakukan pemblokiran terhadap sekitar 33.836 rekening yang terindikasi terkait dengan perjudian daring.

Perasuransian dan Pembiayaan Tetap Ekspansif

OJK mencatat total aset industri asuransi per April 2026 mencapai Rp1.202,16 triliun, atau meningkat 3,39% (yoy). Pada industri dana pensiun, total aset melonjak 6,12% (yoy) dengan nilai mencapai Rp1.690,64 triliun.

Sementara itu, di sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, dan LJK Lainnya (PVML):

  • Piutang Pembiayaan: Piutang perusahaan pembiayaan tumbuh 2,08% (yoy) menjadi Rp514,65 triliun, ditopang oleh segmen pembiayaan modal kerja.

  • Pinjaman Online (Pindar): Outstanding pembiayaan industri fintech peer-to-peer (P2P) lending tumbuh pesat 26,11% (yoy) dengan nominal mencapai Rp102,07 triliun. Rasio kredit macet (TWP90) berada di level 4,62%.

  • Kasus KoinP2P: Terkait penegakan hukum PT Lunaria Annua Teknologi (KoinP2P), OJK menegaskan telah memanggil pemegang saham untuk memastikan tanggung jawab operasional dan pelayanan masyarakat tetap berjalan pasca-penahanan pengurus perusahaan oleh Kejaksaan Tinggi.

Transaksi Kripto Melaju

Di sektor inovasi teknologi (ITSK) dan aset keuangan digital, jumlah akun konsumen pedagang aset kripto di Indonesia telah mencapai 21,70 juta akun per April 2026. Nilai transaksi aset kripto pada bulan yang sama membukukan kenaikan 2,86% (mtm) menjadi Rp22,98 triliun.

OJK juga mengumumkan langkah penegakan hukum dan perizinan baru di sektor ini. OJK resmi memberikan izin usaha kepada PT Luno Indonesia Ltd. sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) per 25 Mei 2026. Sebaliknya, OJK menolak permohonan izin usaha dari satu entitas calon pedagang fisik aset kripto lainnya dan mewajibkan perusahaan tersebut segera menyelesaikan kewajibannya kepada konsumen.***

Tags: aset kriptoblokir rekening judi onlineDPK perbankanfundraising korporasiIHSG terkoreksikinerja reksa danaKoinP2PLuno Indonesianilai transaksi harian sahamojkpertumbuhan kredit bankPinjaman OnlineRDKB OJK Mei 2026Stabilitas jasa Keuangan
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

Selanjutnya

OJK Ungkap Perkembangan Kasus Hukum KoinP2P, Dana Syariah, Akseleran, dan Pengembalian Izin Pinjam Modal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

IASC Blokir Ratusan Ribu Rekening dan Amankan Dana Rp 674 Miliar

IASC Blokir Ratusan Ribu Rekening dan Amankan Dana Rp 674 Miliar

oleh Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:55

OJK mengidentifikasi 132.583 nomor telepon terafiliasi penipuan keuangan hingga Juni 2026. Lewat wadah IASC, dana penipuan sebesar Rp 674,1 miliar...

Sita Aset Rp114,5 Miliar: Komitmen OJK Selamatkan Uang Nasabah Prolife (Indosurya Life)

Sita Aset Rp114,5 Miliar: Komitmen OJK Selamatkan Uang Nasabah Prolife (Indosurya Life)

oleh Sandy Romualdus
9 Juli 2026 - 15:27

Tim Penyidik OJK sukses menyita 485 barang bukti senilai Rp113,97 miliar milik Henry Surya, pengendali Prolife Indonesia (d.h Indosurya Sukses)....

OJK Dorong Pembiayaan Infrastruktur Melalui Sukuk

Harmonisasi Perpres, OJK Rilis POJK 10/2026 Guna Perluas Cakupan Bursa Karbon

oleh Sandy Romualdus
9 Juli 2026 - 08:43

OJK resmi menerbitkan POJK Nomor 10 Tahun 2026 sebagai payung hukum baru perdagangan karbon melalui bursa karbon guna mengendalikan emisi...

BI: Uang Beredar Naik 7,34%, Efek Pelonggaran Moneter dan Dorongan Fiskal Pemerintah

Suku Bunga Instrumen Naik, Arus Dana Asing Balik Kanan ke RI US$ 7,98 Miliar di Triwulan II

oleh Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 17:25

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan arus modal asing masuk kembali (inflow) ke Indonesia sebesar US$ 7,98 miliar pada triwulan II-2026...

Didominasi Kasus Perbankan, OJK Seret 184 Perkara Jasa Keuangan ke Meja Hijau

Didominasi Kasus Perbankan, OJK Seret 184 Perkara Jasa Keuangan ke Meja Hijau

oleh Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 16:32

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui fungsi penyidikannya berhasil menyelesaikan total 184 perkara hingga akhir Juni 2026, di mana sektor perbankan...

Uang Beredar Tumbuh 4,9% di Mei 2025, Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Ekspansi Masih Dua Digit, Uang Primer BI Juni 2026 Tembus Rp 2.228 Triliun

oleh Stella Gracia
8 Juli 2026 - 16:25

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi uang primer atau M0 adjusted pada Juni 2026 tumbuh 13,8% secara tahunan mencapai Rp 2.228...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BNI Tegaskan Kepercayaan Nasabah Jadi Fondasi Industri Keuangan Digital Masa Depan

BNI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Digital di Indonesia Digital Bank Summit 2026

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

Survei BI: Indeks Penjualan Riil Juni 2026 Diproyeksi 221,6, Kontraksi Bulanan Menyusut

Perluas Akses Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7,00%

BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026

IASC Blokir Ratusan Ribu Rekening dan Amankan Dana Rp 674 Miliar

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
OJK: Pembiayaan Korporasi Perlu Dukungan Pasar Modal

OJK Ungkap Perkembangan Kasus Hukum KoinP2P, Dana Syariah, Akseleran, dan Pengembalian Izin Pinjam Modal

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance