• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Info Otoritas

Risiko Finansial Kian Kompleks, BI Tekankan Pentingnya Otonomi dan Integrasi Kebijakan

oleh Sandy Romualdus
11 Mei 2026 - 11:46
16
Dilihat
Sinergi BI-BNM: Digitalisasi Sistem Pembayaran Jadi Fokus Kerja Sama Bilateral Terbaru
0
Bagikan
16
Dilihat

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menyerukan pentingnya respons kebijakan yang terintegrasi di tengah pergeseran arsitektur keuangan global yang ditandai dengan semakin kuatnya keterkaitan antarlembaga dan lintas negara. Sinergi antara kebijakan moneter, fiskal, dan makroprudensial dinilai menjadi kunci utama dalam memitigasi percepatan transmisi risiko digital.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Thomas A.M. Djiwandono, menyatakan bahwa dunia saat ini sedang memasuki fase di mana batas antar-domain kebijakan semakin memudar. Kondisi ini menuntut koordinasi antarlembaga yang lebih erat serta mandat hukum yang jelas bagi masing-masing otoritas.

“Dibutuhkan kerangka kebijakan yang terintegrasi dan koordinasi erat antarlembaga. Dalam konteks ini, otonomi kelembagaan menjadi krusial, tidak hanya bagi bank sentral, tetapi juga seluruh regulator dan pengawas sektor keuangan,” ujar Thomas saat membuka International Conference and Call for Papers Journal of Central Banking Law and Institutions (ICFP-JCLI) ke-4 di Bali, Jumat (8/5/2026).

BERITA TERKAIT

Defisit Transaksi Berjalan Terkendali 1,1% PDB, Investasi Langsung Asing Tetap Betah di Indonesia

Peringatan Deputi Gubernur BI Aida Budiman: Anak Muda Harus Cerdas, Cermat, dan Cuan Pilih Investasi

Penyegaran Organisasi, Gubernur BI Perry Warjiyo Lantik Tiga Pemimpin Satuan Kerja Baru

PP No 21/2026 Diteken Prabowo, BI Perluas Instrumen DHE SDA Bisa Jadi Agunan Kredit Rupiah

Navigasi Risiko di Tengah Arsitektur Baru

Konferensi internasional tahun ini mengangkat tema “Central Banking in Transition: Navigating Interconnected Risks and Institutional Governance and Autonomy in the New Financial Architecture”. Forum ini menyoroti bagaimana digitalisasi mempercepat guncangan terhadap sistem keuangan, sehingga menuntut pengawasan yang lebih adaptif.

Partisipasi dalam ajang ini cukup signifikan, dengan masuknya 291 karya ilmiah dari 34 negara. Hal ini menunjukkan luasnya perhatian global terhadap isu tata kelola bank sentral dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin multidimensi.

Digitalisasi dan Kesiapan Krisis

Diskusi antara otoritas dan akademisi dalam forum tersebut menyimpulkan bahwa transformasi digital di sektor keuangan merupakan pedang bermata dua. Di satu sisi membuka ruang inovasi, namun di sisi lain menuntut penguatan tata kelola dan kesiapan krisis yang lebih tangguh.

“Transformasi digital menuntut kesiapan krisis dan kerangka pengawasan yang adaptif untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional maupun global,” tambah Thomas.

Melalui ICFP-JCLI, Bank Indonesia berupaya mendorong eksplorasi ide-ide baru guna memperkuat fondasi hukum dan kelembagaan kebanksentralan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem keuangan yang lebih berintegritas dan memiliki resiliensi tinggi terhadap dinamika ekonomi global. ***

Poin Utama Kerangka Kebijakan Terintegrasi BI (Mei 2026):

Pilar Utama Deskripsi Strategis
Integrasi Kebijakan Menghapus sekat antara moneter, fiskal, dan makroprudensial.
Otonomi Kelembagaan Menjaga independensi regulator untuk efektivitas pengawasan.
Transformasi Digital Mitigasi risiko percepatan guncangan sistem keuangan.
Mandat Hukum Penegasan tugas antarlembaga agar koordinasi lebih transparan.
Resiliensi Global Memperkuat keterkaitan lintas negara untuk cegah krisis
Tags: Arsitektur Keuangan GlobalBaliBank IndonesiaBIJCLIkebijakan monetermakroprudensialStabilitas Sistem KeuanganThomas Djiwandonotransformasi digital
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Keyakinan Konsumen April 2026 Menguat, Didorong Persepsi Ketersediaan Lapangan Kerja

Selanjutnya

Genjot Likuiditas, Pemerintah Percepat Restitusi PPh WP Badan dengan Omzet s.d Rp50 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Siasat Para Ibu Menjinakkan Dompet Digital

Siasat Para Ibu Menjinakkan Dompet Digital

oleh Sandy Romualdus
10 Juni 2026 - 10:37

Stabilitas.id - Di tangan seorang perempuan, selembar uang bisa menjadi penentu banyak hal: kelangsungan dapur, biaya sekolah anak, hingga benteng...

Dunia Masih Tertekan, BI Ungkap 3 Tantangan Besar yang Menghadang Ekonomi RI

Jaga Rupiah, BI Rilis Insentif Swap Lindung Nilai 10% dan Obral Lelang Repo

oleh Sandy Romualdus
9 Juni 2026 - 19:08

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) tidak hanya mengandalkan instrumen suku bunga acuan (BI-Rate) di level 5,50% untuk meredam depresiasi rupiah....

Resiliensi Perbankan Kuat, Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

CAR Tembus 23,97%, OJK Sebut Ketahanan Perbankan Nasional Masih Sangat Solid

oleh Sandy Romualdus
9 Juni 2026 - 19:02

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan tidak ada indikasi maupun potensi terjadinya fenomena bank rush atau penarikan dana nasabah...

BI: Uang Beredar Naik 7,34%, Efek Pelonggaran Moneter dan Dorongan Fiskal Pemerintah

Perkuat Benteng Stabilisasi Rupiah, Bank Indonesia Katrol BI-Rate Jadi 5,50%

oleh Sandy Romualdus
9 Juni 2026 - 17:05

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) secara mengejutkan memutuskan untuk kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin...

Percepat Pemulihan Ekonomi, OJK Tingkatkan Inklusi Keuangan

Debt Collector Diduga Pakai Kekerasan di Serang, OJK Panggil Toyota Astra Financial

oleh Sandy Romualdus
9 Juni 2026 - 14:53

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bertindak tegas dengan memanggil dan meminta klarifikasi langsung dari manajemen PT Toyota Astra Financial...

Lampu Hijau Aksesi, OECD Puji Reformasi Struktural Asuransi & Dana Pensiun OJK

Lampu Hijau Aksesi, OECD Puji Reformasi Struktural Asuransi & Dana Pensiun OJK

oleh Sandy Romualdus
9 Juni 2026 - 09:56

Stabilitas.id – Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan atau Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memberikan apresiasi tinggi terhadap...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Perkuat Rantai Pasok, KB Bank Kucurkan Kredit Rp720 Miliar ke MGM Bosco Logistics

Strategi Pembiayaan ESG: CIMB Niaga Kejar Target Net Zero Melalui Kredit Hijau Sektor Tambang

Siasat Para Ibu Menjinakkan Dompet Digital

BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker

RUPST Restui Dividen Rp21,9 Triliun, Telkom (TLKM) Jadwalkan Pembayaran 10 Juli 2026

Bentuk Konglomerasi, OCBC NISP (NISP) Caplok Great Eastern Life Rp201,98 Miliar

Dongkrak Nilai Transaksi Saham Hingga 119%, Program Liquidity Provider BEI Mulai Unjuk Gigi

Kinerja Solid, Laba Bersih BSI Melesat 17,79% Menjadi Rp2,8 Triliun hingga April 2026

Setara 5,6 Bulan Impor, Likuiditas Cadev Devisa Bank Indonesia Kokoh Di Atas Standar Global

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Pemerintah Akhirnya Relaksasi Aturan Tax Amnesty

Genjot Likuiditas, Pemerintah Percepat Restitusi PPh WP Badan dengan Omzet s.d Rp50 Miliar

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance