Dalam kondisi tersebut, pendidikan nonformal hadir sebagai alternatif yang lebih inklusif. Hal ini pula yang mendorong PT Cemindo Gemilang Tbk, produsen Semen Merah Putih, menghadirkan program Mandor Pintar Institute (MPI) untuk meningkatkan kapasitas pekerja konstruksi yang kerap luput dari akses pendidikan formal.
Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma, menegaskan bahwa pendidikan adalah hak semua orang, tanpa terkecuali. “Setiap orang berhak belajar dan berkembang, tanpa dibatasi status sosial atau gelar. Belajar bisa dari mana saja, dari pengalaman, komunitas, hingga pelatihan di tempat kerja,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (15/8/2025).
Program MPI memberikan pelatihan teknis praktis yang bisa langsung diterapkan di lapangan, mulai dari teknik pengecoran, pengawasan proyek, hingga manajemen keselamatan kerja. Materi dirancang sesuai kebutuhan industri agar memberi dampak langsung pada peningkatan kualitas kerja para pekerja konstruksi.
BERITA TERKAIT
Yang membedakan, MPI tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga sertifikasi resmi dari lembaga sertifikasi keahlian. Program ini menjalin kerja sama dengan pemerintah, termasuk Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) Kementerian Pekerjaan Umum. Sertifikat tersebut menjadi pengakuan kompetensi yang meningkatkan kepercayaan diri sekaligus membuka peluang karier lebih luas, baik di proyek nasional maupun swasta.
“Melalui MPI, pendidikan bisa hadir di mana saja, bahkan di tengah debu proyek dan hiruk pikuk pembangunan, selama ada komitmen membuka pintu belajar bagi semua,” tambah Nyiayu. ***

















