• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, September 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Superbank Masih Tahan Suku Bunga Deposito Meski BI Rate Turun, Ini Alasannya

oleh Stella Gracia
23 Juli 2025 - 07:47
94
Dilihat
Superbank Masih Tahan Suku Bunga Deposito Meski BI Rate Turun, Ini Alasannya
0
Bagikan
94
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – PT Super Bank Indonesia (Superbank) menyatakan belum akan menyesuaikan suku bunga deposito maupun kredit kendati Bank Indonesia (BI) telah memangkas suku bunga acuan menjadi 5,25%. Manajemen bank masih menerapkan strategi wait and see di tengah ketatnya likuiditas industri perbankan.

Presiden Direktur Superbank Tigor M. Siahaan menjelaskan bahwa tekanan pada likuiditas menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arah suku bunga bank. Menurutnya, saat ini terjadi ketimpangan antara pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan dana pihak ketiga (DPK), sehingga rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) perlu dicermati secara saksama.

  • Baca juga: Disiplin Fiskal Topang Optimisme, Pasar Saham dan Obligasi RI Catat Kinerja Gemilang di Agustus 2026

“Dari satu sisi, ini mencerminkan bahwa pertumbuhan kredit masih berjalan. Namun, bila kondisi ini berlanjut tanpa diimbangi peningkatan dana simpanan, maka LDR akan semakin tinggi. Ini harus jadi perhatian,” ujar Tigor dalam gelaran Indonesia Re International Conference 2025, Selasa (22/7/2025).

BERITA TERKAIT

Disiplin Fiskal Topang Optimisme, Pasar Saham dan Obligasi RI Catat Kinerja Gemilang di Agustus 2026

Cadangan Devisa Agustus 2026 Naik Jadi 146,5 Miliar Dolar AS, BI Pastikan Ketahanan Eksternal Tetap Kuat

Penarikan Dana SAL Ditunda, Dirut BTN Sebut Tekanan Perebutan DPK Mulai Mereda

Mandiri Sekuritas Patok Yield SBN 10 Tahun di 6,8%–7,0%, Pasar Mulai Didominasi Investor Domestik

Tigor menegaskan bahwa Superbank belum mengubah kebijakan suku bunga, baik kredit maupun simpanan. Pihaknya memilih untuk memantau perkembangan lebih lanjut sebelum mengambil keputusan penyesuaian suku bunga.

“Superbank saat ini belum melakukan perubahan. Kami terus memantau kondisi pasar dan indikator makroekonomi secara menyeluruh,” ujarnya.

  • Baca juga: Cadangan Devisa Agustus 2026 Naik Jadi 146,5 Miliar Dolar AS, BI Pastikan Ketahanan Eksternal Tetap Kuat

Seperti diketahui, Bank Indonesia telah menurunkan BI Rate sebanyak tiga kali sepanjang tahun berjalan menjadi 5,25%. Penyesuaian juga dilakukan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yang menurunkan tingkat bunga penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah di bank umum menjadi 4,00% pada Mei 2025.

Meski demikian, Superbank masih mempertahankan suku bunga deposito pada level yang cukup atraktif, yakni hingga 7,5% per tahun.

Menurut Tigor, kebijakan penurunan suku bunga oleh bank sentral tidak otomatis diikuti oleh perbankan, karena transmisi kebijakan moneter akan bergantung pada struktur dan strategi masing-masing bank.

  • Baca juga: Penarikan Dana SAL Ditunda, Dirut BTN Sebut Tekanan Perebutan DPK Mulai Mereda

“Penurunan suku bunga acuan oleh BI tidak serta merta harus diikuti penurunan suku bunga di industri. Efeknya terhadap kredit dan DPK akan berlangsung bertahap, tergantung pada posisi dan arah kebijakan masing-masing bank,” jelasnya.

Dengan posisi tersebut, Superbank tampaknya memilih bersikap hati-hati dalam menjaga keseimbangan likuiditas dan pertumbuhan aset di tengah dinamika suku bunga. ***

Tags: BIbi rateBI-Rate TurunBI7DRRbunga depositoIIC 2025Indonesia ReIndonesia Re International Conference 2025suku bungasuku bunga acuanSuku bunga depositoSuperbank
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Bank Jakarta Perkuat Dukungan terhadap Digitalisasi Pasar Tradisional

Selanjutnya

Danamon Syariah dan Muhammadiyah Kolaborasi Dorong Digitalisasi Keuangan Umat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Bukti Nyata Diversity, Direktur Keuangan Bank Jakarta Sabet Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026

Bukti Nyata Diversity, Direktur Keuangan Bank Jakarta Sabet Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026

oleh Stella Gracia
17 September 2026 - 10:57

Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, meraih penghargaan Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 untuk kategori Economic Empowerment for...

Bidik Rantai Ekonomi Umrah, Bank BSN Eksplorasi Ekosistem Digital Bersama JARDY Travel

Bidik Rantai Ekonomi Umrah, Bank BSN Eksplorasi Ekosistem Digital Bersama JARDY Travel

oleh Sandy Romualdus
16 September 2026 - 22:03

PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menjajaki kolaborasi dengan JARDY Travel Indonesia untuk mengintegrasikan ekosistem umrah dengan layanan digital perbankan...

BNI (BBNI) Serap USD700 Juta dari Global Bond, Oversubscribe hingga 3,6 Kali

Agresivitas BNI Amankan Likuiditas: Deposito Meledak 63%, Laba Bersih Tembus Rp14,3 Triliun

oleh Sandy Romualdus
16 September 2026 - 15:18

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sukses membukukan laba bersih Rp14,33 triliun hingga Agustus 2026. Di balik pertumbuhan ini, BNI...

Aplikasi haloBCA Tambah Fitur Baru, Kini Nasabah Bisa Track Status Laporannya!

Laju Terukur BCA: Tembus Laba Rp40 Triliun di Tengah Limpahan Dana Murah

oleh Sandy Romualdus
16 September 2026 - 15:13

BCA (BBCA) sukses meraup laba bersih Rp40,17 triliun dan menyalurkan kredit Rp1.017,7 triliun hingga Agustus 2026. Pertumbuhan ini ditopang kuatnya...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Langkah Taktis di Ujung Tenggat: BRI Eksekusi Buyback Rp90,7 Triliun demi Bantalan Internal

oleh Sandy Romualdus
16 September 2026 - 15:04

BRI (BBRI) menuntaskan aksi buyback 31 juta lembar saham senilai Rp90,73 miliar pada batas akhir periode (11 September 2026). Saham...

Terdampak Sebaran Abu Vulkanik, TransNusa Siapkan Solusi bagi Penumpang di CGK dan TKG

Ujian Likuiditas Akhir Tahun, BRI Tuntaskan Seri C Sebelum Hadapi Obligasi Jumbo Rp2,35 Triliun

oleh Sandy Romualdus
16 September 2026 - 14:49

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyiagakan dana Rp507,87 miliar pada instrumen aset likuid berkualitas tinggi (HQLA) untuk melunasi Obligasi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fitch Jatuhkan Peringkat Pos Indonesia ke Level ‘C’, Ancaman Gagal Bayar di Depan Mata

Bentengi UMKM dari Fraud: Kemnaker Luncurkan Sertifikasi Manajemen Risiko Microbanking

Bukti Nyata Diversity, Direktur Keuangan Bank Jakarta Sabet Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026

Bayang-bayang FOMC: Kenaikan Bunga The Fed Siap Beri Tekanan Jangka Pendek ke IHSG

Kejutan The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.705

IHSG Menanti Kepastian Arah Kebijakan Suku Bunga dan Disiplin Fiskal

Bidik Rantai Ekonomi Umrah, Bank BSN Eksplorasi Ekosistem Digital Bersama JARDY Travel

Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

Agresivitas BNI Amankan Likuiditas: Deposito Meledak 63%, Laba Bersih Tembus Rp14,3 Triliun

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Danamon Syariah dan Muhammadiyah Kolaborasi Dorong Digitalisasi Keuangan Umat

Danamon Syariah dan Muhammadiyah Kolaborasi Dorong Digitalisasi Keuangan Umat

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance