• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Januari 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$423,9 Miliar pada Oktober 2025

oleh Stella Gracia
16 Desember 2025 - 11:11
26
Dilihat
Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$423,9 Miliar pada Oktober 2025
0
Bagikan
26
Dilihat

Stabilitas.id— Bank Indonesia mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Posisi ULN Indonesia tercatat sebesar 423,9 miliar dolar AS, turun dari 425,6 miliar dolar AS pada September 2025.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso menyampaikan, secara tahunan ULN Indonesia masih mencatat pertumbuhan sebesar 0,3% (year on year/yoy), yang terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN sektor publik.

Ramdan menjelaskan, ULN pemerintah tetap berada dalam kondisi terjaga. Pada Oktober 2025, posisi ULN pemerintah tercatat sebesar 210,5 miliar dolar AS, atau tumbuh 4,7% (yoy). Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional, seiring tetap terjaganya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

BERITA TERKAIT

Penjualan Eceran Masih Tumbuh, BI Waspadai Tekanan Harga Ramadan

Surplus Neraca Perdagangan November 2025 Naik Jadi US$2,66 Miliar

Inflasi Desember 2025 Naik, BI Pastikan Stabilitas Harga Tetap Terjaga

Tingkatkan Transparansi dan Perdalam Pasar, IndONIA Gantikan JIBOR Mulai 1 Januari 2026

Sebagai salah satu instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Ramdan menegaskan bahwa ULN pemerintah dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel, serta pemanfaatannya terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan program-program prioritas yang mendorong keberlanjutan dan penguatan perekonomian nasional.

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,2% dari total ULN pemerintah), Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (19,6%), Jasa Pendidikan (16,4%), Konstruksi (11,7%), serta Transportasi dan Pergudangan (8,6%).

Posisi ULN pemerintah tersebut didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,99% dari total ULN pemerintah.

ULN Swasta Kontraksi

Sementara itu, ULN swasta mengalami penurunan. Pada Oktober 2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 190,7 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan 192,5 miliar dolar AS pada September 2025.

Ramdan Dmenyebutkan, secara tahunan ULN swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,9% (yoy). Penurunan tersebut terjadi baik pada kelompok peminjam lembaga keuangan (financial corporations) maupun perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations), yang masing-masing mencatat kontraksi 4,7% (yoy) dan 1,2% (yoy).

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan dan Penggalian, dengan pangsa mencapai 80,9% terhadap total ULN swasta.

Struktur ULN Tetap Sehat

Lebih lanjut, Ramdan menegaskan bahwa struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Hal ini tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tercatat sebesar 29,3% pada Oktober 2025.

Selain itu, struktur ULN Indonesia juga didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 86,2% dari total ULN.

Dalam rangka menjaga struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan ULN. Ramdan menambahkan, peran ULN akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan tetap meminimalkan risiko terhadap stabilitas perekonomian.

Data lengkap mengenai perkembangan ULN Indonesia disajikan dalam publikasi Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) edisi Desember 2025, yang dapat diakses melalui situs web Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan. ***

Tags: Bank IndonesiaBIramdan denny prakosoStabilitas MakroekonomiSULNIULN Oktober 2025Utang Luar Negeri Indonesiautang pemerintahutang swasta
 
 
 
 
Sebelumnya

Lima Tahun Berturut-turut, BI Raih Predikat Tertinggi Keterbukaan Informasi

Selanjutnya

OJK Cabut Izin Usaha BPR Bumi Pendawa Raharja di Cianjur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tekan Risiko dan Overutilitas, OJK Terbitkan POJK 33 dan POJK 36

Tekan Risiko dan Overutilitas, OJK Terbitkan POJK 33 dan POJK 36

oleh Stella Gracia
15 Januari 2026 - 10:51

Stabilitas.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua regulasi baru untuk memperkuat daya tahan dan daya saing industri perasuransian, penjaminan,...

Lewat IASC, OJK dan Bareskrim Polri Percepat Pengembalian Dana Korban Scam

Lewat IASC, OJK dan Bareskrim Polri Percepat Pengembalian Dana Korban Scam

oleh Stella Gracia
15 Januari 2026 - 10:28

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri) sepakat memperkuat kolaborasi dalam...

Ekonom Bank Mandiri: Inflasi Terkendali Modal Konsumsi Domestik Topang Pertumbuhan Awal 2026

Ekonom Bank Mandiri: Inflasi Terkendali Modal Konsumsi Domestik Topang Pertumbuhan Awal 2026

oleh Stella Gracia
15 Januari 2026 - 10:04

Stabilitas.id - Tingkat konsumsi masyarakat menunjukkan perbaikan di pengujung tahun 2025, sejalan dengan meningkatnya aktivitas belanja selama momentum Natal dan...

Penjualan Eceran Masih Tumbuh, BI Waspadai Tekanan Harga Ramadan

Penjualan Eceran Masih Tumbuh, BI Waspadai Tekanan Harga Ramadan

oleh Stella Gracia
14 Januari 2026 - 11:42

Stabilitas.id — Kinerja penjualan eceran pada Desember 2025 tetap tumbuh seiring meningkatnya permintaan masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional...

Insentif Perpajakan Dinilai Dukung Daya Beli dan Daya Saing Usaha

Insentif Perpajakan Dinilai Dukung Daya Beli dan Daya Saing Usaha

oleh Stella Gracia
14 Januari 2026 - 11:21

Stabilitas.id — Pemerintah terus memanfaatkan kebijakan perpajakan dan kepabeanan sebagai instrumen untuk mendorong perekonomian nasional, tidak hanya dari sisi penerimaan...

Kejar Indonesia Emas 2045, Menkeu Dorong Sinkronisasi Fiskal, Keuangan, dan Investasi

Kejar Indonesia Emas 2045, Menkeu Dorong Sinkronisasi Fiskal, Keuangan, dan Investasi

oleh Stella Gracia
14 Januari 2026 - 11:01

Stabilitas.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Visi Indonesia Emas 2045 bukan sekadar slogan, melainkan agenda besar lintas...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPSLB Bank Mandiri Tegaskan Dukungan Pemegang Saham dan Penguatan Strategi Menuju 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lewat IASC, OJK dan Bareskrim Polri Percepat Pengembalian Dana Korban Scam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Terbitkan POJK 32/2025 tentang Penyelenggaraan Buy Now Pay Later

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bank Jatim Gandeng LPPI Kembangkan Calon Pimpinan Cabang Lewat JLDP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Cuan Awal Tahun, Pemegang Saham BBRI Terima Dividen Interim Rp20,6 Triliun Hari Ini

Tekan Risiko dan Overutilitas, OJK Terbitkan POJK 33 dan POJK 36

Lewat IASC, OJK dan Bareskrim Polri Percepat Pengembalian Dana Korban Scam

Ekonom Bank Mandiri: Inflasi Terkendali Modal Konsumsi Domestik Topang Pertumbuhan Awal 2026

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam – Sumatera Barat

Penjualan Eceran Masih Tumbuh, BI Waspadai Tekanan Harga Ramadan

Insentif Perpajakan Dinilai Dukung Daya Beli dan Daya Saing Usaha

Kejar Indonesia Emas 2045, Menkeu Dorong Sinkronisasi Fiskal, Keuangan, dan Investasi

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Usaha Omnicom Group (OMC) Palsu

OJK Cabut Izin Usaha BPR Bumi Pendawa Raharja di Cianjur

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance