• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, September 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Indonesia Pacu Langkah Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia pada 2029

oleh Stella Gracia
14 Agustus 2025 - 17:47
20
Dilihat
Indonesia Pacu Langkah Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia pada 2029
0
Bagikan
20
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Pemerintah bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bank Indonesia (BI), dan sejumlah kementerian/lembaga mempertegas komitmen menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah (eksyar) dunia pada 2029. Target ambisius ini didorong oleh kolaborasi lintas sektor yang fokus pada penguatan rantai nilai halal, pembiayaan syariah yang inklusif, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah yang berakar pada nilai-nilai luhur Islam.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Sarasehan Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah: Refleksi Kemerdekaan RI 2025 bertema “Menjadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia” yang digelar di Jakarta, Rabu (13/8). Kegiatan ini dihadiri tokoh-tokoh kunci, antara lain Wakil Presiden RI ke-13 sekaligus tokoh eksyar nasional, K.H. Ma’ruf Amin, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, dan Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas.

  • Baca juga: Anomali Utang Luar Negeri: Saat Korporasi Menahan Diri, Asing Justru Guyur SBN Internasional

Enam Inisiatif Strategis Nasional BI

BERITA TERKAIT

Anomali Utang Luar Negeri: Saat Korporasi Menahan Diri, Asing Justru Guyur SBN Internasional

Bantalan Suku Bunga Sudah Tebal, BI Diproyeksi Tahan Rem Moneter Pekan Depan

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Lelang SUN Rp32 Triliun, Panggung Pertaruhan Yield di Kuartal Ketiga

Dalam sesi Leaders Insight, Gubernur BI Perry Warjiyo memaparkan enam inisiatif strategis yang menjadi tonggak percepatan transformasi eksyar.

Pertama, Gerbang Santri (Gerakan Pengembangan Pesantren dan Rantai Nilai Halal) – Menguatkan kemandirian ekonomi pesantren agar menjadi bagian aktif dari ekosistem halal nasional.

Kedua, JAWARA Ekspor (Jaringan Wirausaha Syariah Mendorong Ekspor) – Mengembangkan integrasi sistem informasi, akses pasar, dan kerja sama internasional untuk mendorong ekspor produk halal.

Ketiga, GEMA Halal (Gerakan Berjamaah Akselerasi Halal) – Mengakselerasi sertifikasi halal dan memperluas rantai nilai industri halal.

Keempat, SAPA Syariah (Sinergi Perdagangan dan Pembiayaan Syariah) – Menghubungkan perdagangan syariah dengan akses pembiayaan yang kompetitif.

Kelima, KANAL ZISWAF (Kolaborasi Nasional Pengembangan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf) – Mengoptimalkan pemanfaatan dana sosial syariah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Terakhir, LENTERA EMAS (Literasi dan Inklusi Ekonomi Syariah Menuju Indonesia Emas) – Meningkatkan pemahaman masyarakat melalui program literasi eksyar yang masif dan berkelanjutan.

Perry menegaskan, “Keenam inisiatif ini adalah motor penggerak untuk memastikan ekosistem ekonomi syariah tumbuh secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir.”

  • Baca juga: Bantalan Suku Bunga Sudah Tebal, BI Diproyeksi Tahan Rem Moneter Pekan Depan

Penguatan Instrumen Keuangan Syariah

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyoroti bahwa sektor keuangan syariah telah mencatat pangsa aset sebesar 51,42% dari total aset keuangan nasional. Meski capaian ini signifikan, masih diperlukan penguatan, terutama pada instrumen yang inklusif dan berkelanjutan seperti sukuk hijau dan cash waqf-linked sukuk (CWLS).

“Kita harus memanfaatkan potensi keuangan syariah untuk membiayai pembangunan berkelanjutan, sekaligus memperluas akses bagi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas menegaskan bahwa ekonomi syariah adalah perwujudan nilai keadilan, kemaslahatan, dan keberkahan. MUI, kata dia, berkomitmen meningkatkan daya saing UMKM halal, mendorong ekspor produk halal berdaya saing global, mempercepat sertifikasi halal, dan mengoptimalkan ZISWAF untuk kesejahteraan umat.

Sementara itu, K.H. Ma’ruf Amin memaparkan tiga langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia. Antara lain, pembentukan UU Eksyar sebagai payung hukum pengembangan ekonomi syariah. Peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas. Serta penguatan kelembagaan, termasuk transformasi KNEKS menjadi Badan Eksyar.

Target PDB Syariah 2029

Indonesia telah meraih pengakuan internasional di sektor modest fashion, makanan halal, dan pariwisata ramah muslim. Laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2024/2025 menempatkan Indonesia di peringkat ketiga ekosistem eksyar global.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) syariah ditargetkan mencapai 56,11% pada 2029. Target ini selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional, termasuk RPJMN 2025–2029, RPJPN 2025–2045, dan visi besar AstaCita Indonesia Maju.

Sarasehan Nasional Eksyar diinisiasi oleh MUI bersama BI, Kementerian/Lembaga di bawah KNEKS, dan mitra strategis eksyar. Forum ini menjadi ajang sinergi pandangan, inisiatif, dan strategi antar pemangku kepentingan, dengan tujuan memastikan gerakan nasional eksyar menjadi bagian integral dari strategi transformasi ekonomi berkelanjutan.

  • Baca juga: Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI "Menagih" Kemenkeu di Senayan

“Forum ini adalah momentum untuk memperkuat barisan. Kita ingin ekonomi syariah tidak hanya tumbuh, tetapi juga menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” tegas Perry.

Dengan langkah yang terukur, dukungan lintas sektor, dan fondasi regulasi yang kuat, Indonesia optimistis dapat merealisasikan cita-cita besar menjadi pusat ekonomi syariah dunia pada 2029 — bukan sekadar sebagai simbol, tetapi sebagai pusat inovasi, perdagangan, dan pembiayaan syariah global. ***

Tags: #Sri MulyaniBank Indonesiaekonomi syariah indonesiaIndustri Halalkeuangan syariahKH Ma’ruf AminMUIPerry Warjiyopusat ekonomi syariah duniaSertifikasi HalalUMKM halalZISWAF
 
 
 
 
 
Sebelumnya

SIG Perkuat Tol Semarang–Demak, Infrastruktur Ganda Jalan Tol & Tanggul Laut

Selanjutnya

Bisnis Bullion Bank Pegadaian Melesat, Spin Off Jadi Opsi Jangka Panjang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Taktik Usia Emas Polytron: Dominasi Pasar B2B Lewat Pembuktian Ketangguhan Ekosistem Motor Listrik

Taktik Usia Emas Polytron: Dominasi Pasar B2B Lewat Pembuktian Ketangguhan Ekosistem Motor Listrik

oleh Sandy Romualdus
20 September 2026 - 19:09

Memasuki usia ke-51, Polytron makin agresif menguasai pasar B2B lewat penambahan suplai motor listrik tangguh bersertifikasi IP67 bagi operasional Rentokil...

Incar Jejaring Raksasa Muhammadiyah, Bank BSN dan MBC Bangun Ekosistem Emas Syariah

Incar Jejaring Raksasa Muhammadiyah, Bank BSN dan MBC Bangun Ekosistem Emas Syariah

oleh Sandy Romualdus
19 September 2026 - 20:36

Bank BSN menjalin kerja sama strategis dengan PT Mentari Bayt Coin (MBC) untuk memasok emas fisik bersertifikasi SNI guna memperkuat...

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Rapor APBN Agustus 2026: Keseimbangan Primer Surplus Rp154 Triliun di Tengah Defisit Fiskal

oleh Stella Gracia
18 September 2026 - 18:18

Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan defisit APBN hingga 31 Agustus 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93% dari PDB, diimbangi surplus...

Realisasi Pembiayaan APBN Januari Capai Rp105 Triliun, Fokus Perkuat Cadangan Pangan

Bayang-bayang The Fed: Pemerintah Akui Suku Bunga AS Bakal Picu Repricing Surat Utang Negara

oleh Stella Gracia
18 September 2026 - 17:55

Pemerintah mengantisipasi terjadinya repricing pada instrumen Surat Utang Negara (SUN) sebagai imbas dari kenaikan suku bunga The Fed ke level...

Dunia Masih Tertekan, BI Ungkap 3 Tantangan Besar yang Menghadang Ekonomi RI

Babak Akhir Krisis 1998: Surplus BI Rp55 Triliun Bawa Pemerintah Lunasi Utang BLBI

oleh Stella Gracia
18 September 2026 - 17:51

Pemerintah resmi melunasi seluruh kewajiban surat utang BLBI peninggalan krisis 1997-1998 pada Agustus 2026 berkat setoran surplus Bank Indonesia sebesar...

Menkeu Tegaskan Pentingnya Kerjasama Global dalam Penanganan Covid-19

Kucuran US$650 Juta dari ADB: Suntikan Dana Segar untuk Modernisasi Fiskal Daerah

oleh Stella Gracia
18 September 2026 - 17:38

ADB menyetujui pinjaman US$650 juta untuk Indonesia melalui Program ADIL guna memodernisasi tata kelola fiskal daerah, digitalisasi, dan peningkatan pelayanan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Perkuat Campus Financial Ecosystem, BNI dan Unpad Integrasikan Layanan Perbankan Digital

Taktik Usia Emas Polytron: Dominasi Pasar B2B Lewat Pembuktian Ketangguhan Ekosistem Motor Listrik

Sasar Mahasiswa Unpad, BNI Pamerkan Kecanggihan wondr di Jatinangor Music Fest

Incar Jejaring Raksasa Muhammadiyah, Bank BSN dan MBC Bangun Ekosistem Emas Syariah

Rapor APBN Agustus 2026: Keseimbangan Primer Surplus Rp154 Triliun di Tengah Defisit Fiskal

Lawan Intervensi Trump, The Fed Kerek Suku Bunga Acuan ke Level 4 Persen

Bayang-bayang The Fed: Pemerintah Akui Suku Bunga AS Bakal Picu Repricing Surat Utang Negara

Babak Akhir Krisis 1998: Surplus BI Rp55 Triliun Bawa Pemerintah Lunasi Utang BLBI

IHSG Tutup Pekan Terkoreksi ke 6.478, Rupiah Parkir di Rp 17.615/USD, Minyak Brent Kokoh di US$ 106 per Barel

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Bisnis Bullion Bank Pegadaian Melesat, Spin Off Jadi Opsi Jangka Panjang

Bisnis Bullion Bank Pegadaian Melesat, Spin Off Jadi Opsi Jangka Panjang

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance