• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

Baznas Siap Uji Coba Indeks Nasional

by Stella Gracia
13 Desember 2016 - 00:00
9
VIEWS
Baznas Siap Uji Coba Indeks Nasional
0
SHARES
9
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas—Badan Zakat Nasional meluncurkan Indeks Zakat Nasional (IZN), Selasa (12/12). Indeks ini adalah indikator yang dapat memberikan gambaran peran zakat mengatasi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan mustahik dan menunjukan tahap perkembangan institusi zakat dilihat dari internal kelembagaan, partisipasi masyarakat, maupun dukungan pemerintah.

Direktur Puskas BAZNAS, Irfan Syauqi Beik mengklaim IZN ini merupakan indeks pertama di dunia yang mampu melihat perkembangan institusi zakat. “Dari segi metodologinya ini bisa dikatakan indeks pengukuran zakat pertama di dunia. Karena negara-negara lain tidak ada yang memiliki indeks pengelolaan zakat yang mereka deklarasikan secara resmi. Kalau ada indeks cashflow pengelolaan dana mustahik tetapi kan ketika itu diimplikasikan dan menjadi instrumen kebijakan, itu yang gak ada,”ucapnya kepada Stabilitas.

  • Baca juga: Atasi Kemiskinan, BAZNAS Luncurkan Indeks Zakat Nasional

Dengan menggunakan mix method research serta berbagai skoring penilaian baik makro maupun mikro, metodologi ini dalam waktu dekat siap diuji coba di dua provinsi dan tiga sampai empat kota dan kabupaten.

BERITA TERKAIT

Atasi Kemiskinan, BAZNAS Luncurkan Indeks Zakat Nasional

“Insya Allah yang akan kita lakukan adalah field project di beberapa wilayah untuk kemudian kita hitung indeks zakatnya. Setelah ini, kira-kira minggu depan, akan turun. Dan di 2017 kita akan deklarasikan secara nasional. Paling tidak kalau provinsi sih ada dua sedangkan kota dan kabupaten tiga atau empat”jelas Irfan.

  • Baca juga: Studi Sun Life: 82 Persen Perempuan Generasi Sandwich Terhambat Bangun Ketahanan Finansial

BAZNAS berharap indeks zaka nasional ini bisa segera disosialisasikan terutama kepada badan zakat daerah, agar tujuan membentuki sebuah indikator yang akan menjadi referensi standar kemajuan dan refleksi kinerja perzakatan di Indonesia, yang penerapannya dapat dilakukan secara periodik pada level nasional dan provinsi bisa segera tercapai.

“Kita berharap pertama indeksnya kita bisa sosialisasikan terutama ke teman-teman baznas baik di nasional maupun di daerah. Kita sosialisasikan bahwa sekarang kita punya dan siap untuk mengukur juga nanti. Diukur dan dinilai berdasarkan indeks yang kita buat ini, semoga kalau ini nanti kita lakukan indikasinya adalah akan terjadi penguatan pada kualitas pengelolaan zakat karena dalam hal ini kan kita mengukur masyarakat dunia dan mengukur beberapa aspek yang kemudian nilainya bisa naik,”lanjut Irfan.

  • Baca juga: Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

Irfan menjelaskan sebelumnya dalam melihat pertumbuhan dan pengelolaan zakat, BAZNAS hanya melihat dari data parsial. “Jadi sebelumnya untuk mengukur kualitas itu tidak ada, jadi secara parsial. Saya dengan salah seorang dosen IPB mengembangkan model yang mengukur kesejahteraan kemiskinan dari persfektif syariah, kita buat ada indeks kesejehteraan, material, dan indeks kemiskinan absolut, itu contoh. Tapi kan itu bicara dampak, bicara pengelolaan itu parsial, jadi segi implikasi,”jelasnya.

BAZNAS berharap metodologi ini bisa segera disosialisasikan dan menjadi contoh bagi pengelolaan zakat di tingkat internasional. Sejak tahun 2010 sampai 2014 terdapat pertumbuhan penerimaan zakat hingga Rp 1,5 triliun, di akhir 2014 peningkatan mencapai Rp 2,77 triliun. Hal ini yang menjadi motivasi BAZNAS untuk terus mengembangkan pengelolaan zakat di tingkat nasional.

Tags: BAZNAS,Indeks Zakat Nasional
 
 
 
 
 
Previous Post

Atasi Kemiskinan, BAZNAS Luncurkan Indeks Zakat Nasional

Next Post

Komite Basel Nilai Regulasi Sektor Perbankan Indonesia Capai Tingkat Optimal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Studi Sun Life: 82 Persen Perempuan Generasi Sandwich Terhambat Bangun Ketahanan Finansial

Studi Sun Life: 82 Persen Perempuan Generasi Sandwich Terhambat Bangun Ketahanan Finansial

by Stella Gracia
26 Oktober 2026 - 13:13

Studi Sun Life mencatat 82 persen perempuan generasi sandwich terkendala membangun ketahanan finansial akibat beban ganda pengasuhan anak dan orang...

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

by Sandy Romualdus
20 Oktober 2026 - 17:46

BPA Brokers menghadirkan layanan konsultasi tata kelola DPPK dan DPLK guna membantu korporasi menyusun strategi dana pensiun karyawan yang berkelanjutan....

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

by Sandy Romualdus
20 Oktober 2026 - 11:53

Dewan Asuransi Indonesia (DAI) dan asosiasi industri asuransi memperingati Hari Asuransi 2026 dengan menggenjot literasi dan inklusi keuangan di 7...

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

by Sandy Romualdus
19 Oktober 2026 - 21:55

AAJI bersama 19 perusahaan anggota dan Yayasan Benih Baik menyalurkan donasi Rp315 juta serta 60 polis asuransi mikro bagi warga...

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2026 - 00:22

LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis asuransi berlaku mulai Juli 2027 dengan menerapkan skema pendaftaran bertahap dan seleksi kesehatan modal....

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:50

IFG Life gandeng Bank Sulselbar perkuat bisnis bancassurance. Sinergi hadirkan proteksi asuransi jiwa terpadu bagi debitur di Sulsel dan Sulbar....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Tumbuh Jadi Rp45,2 Triliun

Lindungi Likuiditas Investor, BEI Rombak Aturan Suspensi dan UMA Saham Mulai November 2026

Edukasi Pasar Modal Ritel, Ajaib Hadirkan Live Trading Sepekan Bareng Komunitas Saham

Rebalancing Indeks Acuan BEI: PGEO dan UNVR Terdepak dari IDX30, AALI Masuk IDX80

Terpakai Rp17 Triliun, Bank Mandiri Jelaskan Fasilitas Kredit Rp40 Triliun ke Jhonlin Group

Tindak 330 Entitas Ilegal, Satgas PASTI dan IASC Blokir Rekening Penipuan Rp825,2 Miliar

CASA Tembus Rp733,7 Triliun, BNI Bukukan Laba Operasional Kuartal III Terbesar Sepanjang Sejarah

Alokasikan Rp1 Triliun di Tahap II, BRI Lanjutkan Aksi Korporasi Buyback Saham

IHSG Bangkit 4,9 Persen, OJK Perpanjang Relaksasi Buyback Saham dan Perketat Deteksi Transaksi

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
APKASINDO Sebut RUU Perkelapasawitan Banyak Kekurangan

APKASINDO Sebut RUU Perkelapasawitan Banyak Kekurangan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance