JAKARTA, Stabilitas – Angka pengangguran dan kemiskinan terus menurun, namun apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka kesejahteraan masyarakat akan lebih meningkat signifikan. Padahal potensi untuk meningkatkan ekonomi daerah sangat besar, apalagi Pemerintah telah menggalakkan penyediaan infrastruktur di seluruh pelosok negeri.
Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Otoritas Jasa Keuangan, Firdaus Djaelani mengatakan pada tahun 2017 OJK telah merumuskan beberapa program yang pada intinya akan difokuskan pada dua hal. Pertama bagaimana peran sektor jasa keuangan dapat lebih kontributif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, kedua bagaimana kontribusi sektor jasa keuangan dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan ketahanan dan stabilitas sistem keuangan.
“Kedua aspek ini kami yakini akan menjadi kunci bagi kita untuk mengarungi 2017 dan juga tahun-tahun ke depan. Peran ekonomi domestik perlu diperkuat untuk mengantisipasi lambatnya pemulihan global,”terang Firdaus, di Jakarta, Kamis (16/2).
BERITA TERKAIT
Penyebaran sentra pertumbuhan juga perlu dipercepat agar hasil pembangunan dapat dinikmati secara lebih merata, inisiatif-inisiatif yang telah disusun oleh OJK diharapkan dapat memperluas akses keuangan oleh seluruh kalangan masyarakat.
“Ketahanan dan stabilitas sistem keuangan mutlak diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan terhadap prospek dan fundamental sektor jasa keuangan,”lanjut Firdaus.
Menyikapi dua program yang akan difokuskan pada tahun ini, OJK menyiapkan tujuh inisiatif untuk seluruh sektor jasa keuangan, salah satunya optimalisasi program kerja yang telah digagas bersama industri jasa keuangan, pemerintahm, dan bank Indonesia diantaranya laku pandai, Simpanan Pelajar, program Jaring, asuransi pertanian dan ternak, asuransi nelayann dan penjaminan kredit UMKM, pengaturan pegadaian swasta, revitalisasi modal ventura, serta program pembiayaan yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan lainnya.
















