BERITA TERKAIT
JAKARTA-Pengamat pasar modal, Gema Merdeka Goeyardi, mengklaim bahwa metode prediksi harga dan market timing Astronacci yang merupakan temuannya kini telah mulai mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Hal ini seiring dengan kesuksesan Gema dalam meraih gelar Master of Financial Technical Analysis (MFTA) dari International Federation of Technical Analysis (IFTA). IFTA sendiri selama ini dikenal sebagai wadah organisasi analis teknikal dari seluruh dunia. “Gelar (MFTA) ini menunjukkan bahwa metode astronacci ini telah diakui secara internasional baik dari sisi akademis maupun profesi. Kini bisa dikatakan ilmu astronacci telah setara dengan metode-metode lain yang banyak digunakan di dunia, misal Elliott Wave, indicator Bollinger dan sebagainya,” ujar Gema, di Astronacci Mansion, Jakarta, Kamis (17/5).
Dijelaskan Gema, metode astronacci pada dasarnya merupakan gabungan dari ilmu astronomi finansial dan juga angka fibonacci yang digunakan untuk menentukan market timing dan memperkirakan pergerakan harga saham di satu waktu. Meski semula banyak yang meragukan dan menuding metode ini erat kaitannya dengan aktifitas ramalan berdasarkan zodiak, namun perlahan Gema mampu membuktikan sisi obyektifitas dan akademis metode astronacci. Gema bahkan telah sukses mempertahankan metode temuannya tersebut di sidang disertasi financial management doctoral S3. “Dulu banyak yang bilang metode ini gila. Namun Saya bisa membuktikan metodologi yang mendasarinya. Ini erat kaitannya dengan analisa teknikal yang berkutat dengan siklus. Ada siklus tahunan, siklus tiga tahunan dan sebagainya. Nah di astronacci ini siklus yang kami amati lebih mengacu pada orbit benda-benda astronomi,” papar Gema. Saat ini, lanjut Gema, metode Astronacci bisa dipelajari di Chartered Astronacci Trader Institute (CAT Institute) yang telah mendapat pengakuan dari American Academy Financial Management (AAFM).
















