LPS catat simpanan masyarakat tumbuh di seluruh kelompok nominal per Juni 2026. Tabungan di bawah Rp 5 juta melesat 7,36% YoY.
Stabilitas.id – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat pertumbuhan simpanan masyarakat tetap solid di seluruh kelompok nominal (tiering) hingga Juni 2026. Pertumbuhan positif ini terjadi mulai dari kelompok simpanan bernominal mikro di bawah Rp 100 juta hingga kategori jumbo di atas Rp 5 miliar.
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, menjelaskan bahwa berdasarkan asesmen Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), simpanan masyarakat yang didominasi oleh kelompok perorangan dan rumah tangga menunjukkan tren penguatan daya simpan yang terjaga.
Secara rinci, simpanan bernominal di bawah Rp 100 juta tumbuh sebesar 5,16% secara tahunan (year-on-year/YoY). Bahkan, simpanan dengan nominal di bawah Rp 5 juta mencatatkan akselerasi pertumbuhan yang cukup tinggi mencapai 7,36% YoY, melompat signifikan dari periode kuartal sebelumnya yang hanya tumbuh sekitar 2,02%.
BERITA TERKAIT
“Secara agregat, simpanan sampai dengan Rp 100 juta tumbuh 5,16% secara tahunan. Kemudian untuk yang di bawah Rp 5 juta juga tumbuh 7,36%. Di semua segmen meningkat, bahkan yang di atas Rp 5 miliar juga tumbuh 15,4%,” ujar Anggito dalam Taklimat Media Hasil Rapat Berkala KSSK III Tahun 2026 di Gedung LPS, Jakarta, Senin (3/8).
Anggito menegaskan bahwa indikator kemampuan finansial masyarakat lebih tecermin dari pergerakan data secara agregat ketimbang memantau pergerakan rekening secara individual. Saat ini, pemantauan agregat LPS mencakup sekitar 696 juta rekening perbankan di seluruh Indonesia.
Selain pertumbuhan nilai simpanan, LPS melaporkan bahwa tingkat cakupan penjaminan simpanan perbankan nasional berada di level yang sangat aman.
Hingga akhir Juni 2026, sebanyak 99,94% dari total rekening bank umum atau setara 696 juta rekening dijamin penuh oleh LPS hingga batas maksimum Rp 2 miliar per nasabah per bank. Sementara itu, pada industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS), cakupan penjaminan simpanan mencapai 99,97% atau mencakup 15,5 juta rekening. ***

















