• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Info Otoritas

Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Q2 2026, BI Pastikan Cadangan Devisa Tetap Tebal

oleh Sandy Romualdus
4 Agustus 2026 - 09:47
42
Dilihat
Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Q2 2026, BI Pastikan Cadangan Devisa Tetap Tebal
0
Bagikan
42
Dilihat

BI catat aliran modal asing US$ 8,5 miliar di Q2 2026. Cadangan devisa tergerus US$ 11 miliar untuk stabilisasi Rupiah dan utang luar negeri.

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) mencatat derasnya aliran modal asing (net inflows) yang masuk ke instrumen portofolio domestik mencapai US$ 8,5 miliar atau setara Rp 153 triliun (asumsi kurs Rp 18.000 per dolar AS) pada kuartal II-2026.

  • Baca juga: Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Pelaksana Tugas / Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menjelaskan bahwa masuknya investasi portofolio asing tersebut terutama disokong oleh tingginya minat investor pada instrumen Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

“Aliran investasi portofolio asing didukung oleh SBN dan SRBI yang kemudian berlanjut pada kuartal III-2026 seiring dengan meningkatnya imbal hasil instrumen keuangan domestik,” ujar Destry dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (3/8).

BERITA TERKAIT

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Pegang Teguh Stability over Growth, BI Fokus Amankan Target Inflasi dan Stabilitas Moneter

Serapan Kenaikan Bunga Juni Belum Optimal, Motto Stability Over Growth Masih Relevan Bagi BI

Derasnya arus modal masuk tersebut turut memperkuat otot mata uang Garuda. Setelah sempat mengalami gejolak pada pertengahan Juli akibat eskalasi konflik geopolitik Timur Tengah dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, nilai tukar rupiah berbalik menguat ke level Rp 17.994 per dolar AS pada penutupan perdagangan 31 Juli 2026.

Dari pilar eksternal, neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2026 masih membukukan surplus sebesar US$ 3,58 miliar, kendati pada Juni 2026 sempat mencatatkan defisit tipis sebesar US$ 0,45 miliar.

Cadangan Devisa Tergerus US$ 11 Miliar

  • Baca juga: Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Di sisi lain, BI mengungkapkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia mengalami penurunan sekitar US$ 11 miliar atau setara Rp 198 triliun sepanjang tahun berjalan ini.

Destry menerangkan, posisi cadev Indonesia sempat menyentuh level tertingginya di kisaran US$ 156 miliar pada awal tahun 2026. Namun per akhir Juni 2026, posisinya terkoreksi menjadi US$ 145,6 miliar.

Pengurangan dana cadev tersebut dimanfaatkan BI secara terukur untuk dua kebutuhan utama, yakni intervensi di pasar valuta asing guna meredam volatilitas Rupiah serta pemenuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Posisi cadangan devisa tertinggi kita di 2026 itu sekitar US$ 156 miliar, dan sekarang posisinya US$ 145 miliar. Pengurangan ini digunakan untuk stabilisasi dan juga pembayaran utang luar negeri, khususnya dari pemerintah karena dana pemerintah ada di BI,” kata Destry.

Kendati tergerus sekitar US$ 11 miliar, BI menegaskan bahwa struktur ketahanan sektor eksternal Indonesia masih dalam kondisi yang sangat prima.

  • Baca juga: Pegang Teguh Stability over Growth, BI Fokus Amankan Target Inflasi dan Stabilitas Moneter

Destry menekankan bahwa posisi cadev sebesar US$ 145,6 miliar masih sangat memadai lantaran mampu membiayai 5,4 bulan impor sekaligus pembayaran utang luar negeri pemerintah. Capaian tersebut berada jauh di atas standar kecukupan internasional yang menetapkan batas minimum benchmark selama 3 bulan impor. ***

Tags: aliran modal asingBank Indonesiacadangan devisaDestry DamayantiKSSK 2026pasar valasrupiahSBNSRBI
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Daya Beli Terjaga, LPS Catat Simpanan Masyarakat Tumbuh di Seluruh Kelompok Nominal

Selanjutnya

Dibayangi Tekanan Tarif AS, Impor Vietnam Melesat 41,4%, Tembus Defisit US$ 3,59 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 22:57

Sambut HUT Ke-81 RI, Bank Indonesia menghadirkan Kartu Kredit Indonesia dan perluasan MDR QRIS 0% guna mendorong kemandirian serta efisiensi...

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 17:30

OJK resmi mencabut izin usaha PT BPR Citra Bersada Abadi di Bekasi. Akibat permodalan negatif dan gagal penyehatan, LPS eksekusi...

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 17:06

OJK lantik Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner Pengawasan BMKS. Langkah strategis cegah transfer pricing dan bentuk harga acuan komoditas dalam...

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 16:58

RDG Bank Indonesia tahan BI-Rate di level 5,75% per Agustus 2026. Suku bunga acuan dijaga guna perkuat stabilitas rupiah dan...

Perkuat Inklusi dan Integritas Pasar, OJK Pacu Pembentukan Bursa Komoditas Strategis dan Pasar Karbon

Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

oleh Stella Gracia
18 Agustus 2026 - 15:57

OJK gelar LIKE IT 2026 di Jamnas XII Cibubur. Gandeng Kemendikdasmen & Pramuka, OJK dorong 7.500 anggota Pramuka makin cerdas...

Perkuat Inklusi dan Integritas Pasar, OJK Pacu Pembentukan Bursa Komoditas Strategis dan Pasar Karbon

Perkuat Inklusi dan Integritas Pasar, OJK Pacu Pembentukan Bursa Komoditas Strategis dan Pasar Karbon

oleh Stella Gracia
18 Agustus 2026 - 08:57

OJK perkuat sektor jasa keuangan di HUT ke-81 RI. Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi paparkan 3 amanah Presiden Prabowo:...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Dibayangi Tekanan Tarif AS, Impor Vietnam Melesat 41,4%, Tembus Defisit US$ 3,59 Miliar

Dibayangi Tekanan Tarif AS, Impor Vietnam Melesat 41,4%, Tembus Defisit US$ 3,59 Miliar

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance